Tahun Baru, Kebiasaan Baik Baru

1 min read

Tahun Baru, Kebiasaan Baik Baru

Awal tahun ini, jutaan orang di Indonesia berkomitmen kepada dirinya untuk mencapai sebuah ambisi yang besar, seperti: bisa lari 10 km, turun berat badan 15kg, berhenti merokok, dan tentunya independen finansial.

Tapi sama seperti tahun-tahun sebelumnya, banyak diantara kita yang akan berhenti di tengah jalan dan gagal merealisasi ambisi tersebut. Kenapa?

Alasannya adalah jika kita memulai suatu hal yang terlalu besar dan secara tiba-tiba, kita akan merasa perubahan tersebut menjadi beban bagi kita dan sulit untuk dicapai (HBR, 2020).

Misalkan saja, bayangkan jika kamu adalah atlet angkat beban, tidak mungkin tiba-tiba kamu bisa mengangkat beban 100 kg bukan? Pasti kamu harus perlahan-lahan dari 5kg, 10kg, 20kg, dan seterusnya.

Kamu juga harus mengimbangi latihan bertahap dengan kebiasaan yang lain seperti asupan makan dan waktu istirahat. Semua itu dilakukan secara bertahap dan konsisten agar pada akhirnya kamu bisa mengangkat 100 kg.

Hal yang serupa juga dapat diaplikasikan dalam perencanaan keuangan pribadi. Tidak ada orang di dunia ini yang bisa menyelesaikan dan mencapai kebebasan finansial secara instan (kecuali kalau kamu anak sultan, hehe).

Simaklah tips-tips berikut untuk membantu kamu mencapai impian finansial.

Mulai dari yang kecil

Jika kamu belum terbiasa untuk menabung, mulai lah dari nominal yang sangat kecil. Mulai dari 10 ribu rupiah per hari, kemudian 20 ribu, dan seterusnya hingga mencapai nilai yang ideal bagi kamu. Usahakan minimum kamu menabung 30% dari penghasilan kamu setiap bulannya

Pisah rekening pengeluaran dengan tabungan

Untuk mempermudah membedakan mana jatah yang bisa dipakai untuk pengeluaran dan mana jatah yang harus ditabung buatlah minimum dua rekening bank yang terpisah.

Jika kamu bisa membuat rekening kedua, kamu bisa menyimpan tabungan kamu di celengan yang aman terlebih dahulu dan kemudian menaruh uang tersebut ke bank setelah terkumpul.

Jangan lupa juga untuk memisahkan dana darurat juga ya!

Catat pengeluaran

Kegiatan ini adalah hal yang sangat sederhana tapi dapat memiliki dampak paling besar ke perencanaan keuangan, karena dengan mencatat kamu akan mengetahui apa saja pengeluaran kamu setiap bulannya dan apa yang harus dikurangi.

Jika kamu belum terbiasa, mulailah mencatat secara bulanan, kemudian mingguan, dan secara perlahan menjadi harian. Tips: pasang alarm di HP kamu untuk mencatat pengeluaran.

Sabar dalam belajar

Tidak ada dari kita yang dapat ahli dalam suatu hal dengan hanya belajar satu malam. Ingat masa-masa sekolahmu? Jika kamu penganut sistem belajar kebut semalam pasti kamu tahu itu adalah cara yang buruk (hehe). Hal serupa juga berlaku jika kamu ingin mempelajari keuangan pribadi dan investasi.

Mulai lah dari konsep-konsepnya baru ke praktiknya, dan tentunya mulai lah secara perlahan dan konsisten. Gunakanlah Youtube dan Instagram sebagai media belajar kamu (youtube: Doddy Bicara Investasi, Felicia Putri; Instagram: @aspire.financial, @cerdikmapan, @halofina, dll).

Untuk mempermudah bagi kamu untuk memulai dan membuat proses ini lebih menarik, gunakanlah forman 50 Weeks Challenge berikut!

Untuk high resolution dan editable format kamu bisa akses di link ini, jangan lupa untuk di download terlebih dahulu sebelum di edit.

Dengan menggunakan template tersebut kamu bisa menabung 10 juta rupiah dalam satu tahun secara mudah loh! Jika menurut kamu 10 juta bukan nilai yang ideal, kamu bisa mengkali nominal yang harus ditabung setiap minggunya. Misal, jika kamu mau menabung 30 juta, berarti di Januari W2 kamu harus menabung 3X nya (150 ribu).

Selamat mencoba, semoga bermanfaat dan semoga di akhir tahun ini kamu bisa mencapai impian finansial kamu!

Reference:

HBR (2020), https://hbr.org/2020/01/to-achieve-big-goals-start-with-small-habits

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *