Strategi Kelola Uang Belanja Yang Terbatas Buat Ibu Muda

1 min read

Strategi Kelola Uang Belanja Yang Terbatas Buat Ibu Muda

Memutuskan untuk menjadi ibu rumah tangga di usia yang muda tidaklah gampang. Terlebih lagi dalam hal mengelola uang belanja rumah tangga. Mengatur keuangan pribadi saja kadang masih sulit dilakukan, apalagi mengatur untuk urusan rumah tangga bukan?

Untuk itu, para ibu muda dan bapak muda harus dengan cermat mengelola keuangan. Apalagi bila memiliki sumber pemasukan yang terbatas. Jangan sampai menimbulkan utang yang akan memberatkan di depan karena kurangnya pengetahuan dan strategi dalam mengelola keuangan. 

Strategi Kelola Uang Belanja Yang Terbatas Buat Ibu Muda

Dengan mengetahui strategi mengelola keuangan yang baik, seorang ibu muda dapat dengan mudah mengatur pengeluaran untuk belanja kebutuhan pokok dan lainnya. Lalu, bagaimana strateginya? Berikut ini strategi mengelola uang belanja yang terbatas yang bisa diterapkan ibu muda. Yuk simak!

  1. Bicarakan Dengan Suami

Membicarakan uang adalah hal yang tabu. Namun dalam berumah tangga, membicarakan uang menjadi hal yang penting untuk dibahas. Pasalnya, rumah tangga terdiri dari suami, istri, dan anak. Maka ada baiknya terbuka mengenai keuangan antara suami dan istri. Bicarakan mengenai menu apa saja yang ingin disantap juga pemenuhan gizi untuk meminimalisir penyakit serta biaya kesehatan. 

Memilih Pasangan Adalah Investasi Jangka Panjang

2. Buat Anggaran

Anggaran berfungsi tidak hanya sebagai proposal pengajuan dana kepada suami melainkan juga sebagai alat sarana untuk mengevaluasi pengeluaran dan pemasukan bulanan.

3. Tentukan Prioritas Jangka Panjang Rumah Tangga 

Hal yang satu ini penting banget karena pastinya ada tujuan jangka panjang yang ingin dicapai di dalam suatu keluarga. Misalnya saja seperti dana pensiun, dana pendidikan anak, membeli rumah, atau juga dana darurat. Maka dari itu perlu dibicarakan dengan suami mana yang ingin dicapai terlebih dahulu, mana yang bisa nanti-nanti.

4. Cari Alternatif Pemasukan Lain

Raditya Dika dalam artikel ini pernah bilang,”Uang keluar harus lebih sedikit daripada uang masuk”. Nah terus kalau ternyata yang keluar lebih banyak gimana, Moms? Caranya adalah dengan mencari alternatif pemasukan lainnya.

Kalau kamu adalah Ibu Muda yang memilih untuk mengurus keluarga saja, maka kamu bisa mulai dengan melakukan jualan kecil-kecilan, mengajar tutor, atau melakukan investasi. 

Investasi kini bisa dilakukan dengan mudah dan cepat. Meskipun demikian, kamu harus mempelajari seperti apa bisnis dan perusahaan investasi yang dituju. Pastikan aman dengan sudah terlisensi di OJK dan menawarkan keuntungan yang wajar. Akan lebih baik lagi kalau bisa membantu orang lain seperti untuk modal usaha. Nah kriteria tersebut sejatinya sudah dimiliki oleh Amartha.

Amartha adalah perusahaan investasi Peer to Peer (P2P) Lending yang menghubungkan investor kepada perempuan pengusaha mikro di pedesaan. Dengan berinvestasi di Amartha, kamu turut memberdayakan para perempuan pengusaha mikro agar dapat mandiri dan berdaya.

Amartha sudah terlisensi OJK pada tahun 2019 lalu sehingga menjadi perusahaan investasi yang aman. Bagi hasil yang ditawarkan adalah sampai 15% flat per tahun tergantung profil risiko yang kamu pilih.

Gimana, tertarik berinvestasi di Amartha? Yuk daftar sekarang!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *