Pengertian Index S&P 500 (Beli Saham Amerika Modal 2 Jutaan)

11 min read

Pengertian Index S&P 500 (Beli Saham Amerika Modal 2 Jutaan)

Ingin investasi di USA ? Manfaatkan S&P 500, indeks saham yang memberikan eksposur ke 500 perusahaan terbaik di Amerika Serikat. Bagaimana cara melakukan investasi luar negeri dengan indeks ini. Cukup modal 2 jutaan untuk buka akun.

S&P adalah singkatan dari Standard and Poor, lembaga rating ternama dari USA. Peringkat utang yang dikeluarkan lembaga ini sangat didengar dan dijadikan acuan oleh semua lembaga keuangan di seluruh dunia.

Salah satu produk S&P adalah indeks harga saham yang menjadi acuan perkembangan pasar di USA, disebutnya S&P 500.

Menariknya, tidak hanya sebagai acuan, S&P 500 digunakan pula sebagai instrumen investasi. Instrumen indeks ini cocok untuk investasi saham buat pemula karena aman, terdiversifikasi dan menguntungkan.

Tetapi sebelum menguraikan SP500 lebih jauh, saya ingin menjelaskan kenapa perlu atau bahkan wajib melakukan investasi saham di luar negeri.

Kenapa Beli Saham Asing

Banyak dari Anda mungkin bertanya kenapa repot repot melakukan investasi di pasar USA. Apa untungnya beli saham asing.

Menurut saya dari pengalaman main saham di pasar luar negeri, berikut alasannya:

1. Potensi Pasar Besar

Pasar luar negeri memiliki potensi sangat besar. Ukuran ekonomi USA beberapa kali lipat lebih besar dari negara lain, bahkan terbesar di dunia.

Implikasinya, Anda bisa membeli saham perusahaan kelas global berskala internasional jika terjun bursa USA, misalnya:

  • Apple – salah satu perusahaan terkaya di dunia saat ini. Produknya, kebangetan kalau Anda tidak tahu.
  • Facebook – saya yakin mayoritas penduduk dunia menggunakan produk digital yang satu ini.
  • McDonald – siapa yang tidak tahu perusahaan fast food ini, bahkan di ujung pelosok Indonesia pun ada gerai McDonald dengan standar pelayanan dan kualitas makanan yang sama.
  • Starbucks – karena hampir setiap hari beli kopi di kedai Starbucks, saya ingin jadi bagian sebagai pemilik, dengan membeli saham perusahaan ini di NYSE.
  • Nike – saya pecinta sneakers dan Nike dengan desain sepatu yang ciamik, up to date dan terdepan, menurut saya, masih sulit disaingi produsen sepatu lainnya.
  • Johnson & Johnson – perusahaan obat dan farmasi terbesar di dunia yang inovasi produknya sudah mendunia.

Kapitalisasi Apple di USA sama dengan kapitalisasi gabungan semua perusahaan publik di Bursa Efek Indonesia.

2. Diversifikasi

Dengan bisa melakukan pembelian saham di berbagai negara, Anda melakukan diversifikasi portofolio di pasar global, yang dalam situasi dunia yang penuh ketidakpastian menjadi sangat penting. 

Contohnya, Anda bisa dengan mudah memilih investasi di negara yang paling cepat recovery dari pandemi Covid-19. Memilih perusahaan yang tidak kena dampak Covid.

Ketika Pfizer dan Moderna mengeluarkan vaksin Covid-19 yang fenomenal, Anda bisa langsung beli sahamnya di New York Stock Exchange. Ikut bagian jika perusahaan farmasi ini sukses mengembangkan vaksin Covid.

3. Pilihan Produk

Pasar USA menawarkan  banyak produk keuangan. Bukan hanya saham.

Salah satunya adalah ETF (Exchange Traded Fund), yang memberikan kesempatan kepada investor berinvestasi di berbagai instrumen keuangan dengan modal kecil dan aman.

Dengan berinvestasi ETF di USA, boleh dikatakan Anda masuk ke pasar dengan banyak sekali pilihan instrumen, sangat bervariasi, tergantung kebutuhan dan tujuan investasi.

Di BEI pun sebenarnya sudah ada ETF tetapi skala dan pilihannya masih jauh dibawah Wall Street.

4. Komisi Fee Gratis

Trend di broker Wall Street saat ini adalah memberikan gratis fee komisi transaksi. Nol biaya transaksinya.

Baru – baru ini, Schwab, salah satu broker terbesar, mengumumkan bahwa tidak memungut komisi dalam jual beli saham, alias komisinya Nol. Sebelumnya, Schwab meminta komisi $14 per transaksi flat.

Kebijakan zero commission ini sangat menguntungkan buat investor ritel, yang biasanya beli saham dalam jumlah relatif kecil (sehingga secara prosentase komisi terhadap nilai transaksi menjadi besar).

5. Bisa Beli 1 Saham

Minimum pembelian saham di New York Stock Exchange (NYSE) atau Nasdaq adalah 1 lembar saham.

Betul, Anda bisa beli hanya 1 saham di bursa Wall Street ini. Berbeda dengan di Bursa Efek Indonesia, minimum pembelian adalah 100 lembar saham.

Menurut saya, kombinasi antara kebijakan Zero Commision dan pembelian minimum 1 lembar saham, sangat membantu investor ritel yang dana investasinya cukup terbatas.

6. Hedging Valas

Investasi di saham luar negeri secara tidak langsung membantu Anda melakukan hedging terhadap aset dalam US$ untuk menghadapi fluktuasi nilai tukar. 

US$ adalah mata uang yang digunakan 40% transaksi dunia. Posisinya relatif paling kuat.

Sebagai  investor menghadapi risiko nilai tukar ini adalah melakukan hedging, salah satunya dengan investasi saham di luar negeri.

Disamping risiko nilai tukar, daya beli mata uang US$ relatif lebih kuat dibandingkan mata uang lain, yang dicerminkan dari inflasi di US lebih rendah.

Apa implikasinya ?

Meskipun return investasi saham di pasar luar negeri, misalnya Amerika Serikat, lebih rendah dibandingkan di pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) tetapi karena daya beli mata uang US$ lebih kuat maka nett return (setelah dikurangi inflasi) akan lebih baik di Amerika Serikat.

7. Good Governance

Pasar saham di Wall Street sudah berjalan puluhan tahun dengan kapitalisasi pasar terbesar di dunia saat ini. Pasar saham Amerika Serikat menguasai 50%+ dari total pasar saham global.

Besarnya transaksi di pasar yang diikuti tingginya likuiditas, membuat kemungkinan ‘saham gorengan untuk eksis menjadi lebih kecil karena dibutuhkan dana yang sangat besar untuk bisa memanipulasi harga saham di pasar sebesar Wall Street.

Disamping itu, lamanya usia bursa Wall Street membuat regulasi dan penegakkan hukum sudah terinstitusi dengan baik, sehingga saham gorengan bisa lebih diminimalisir (meskipun kemungkinan selalu ada, walaupun kecil).

Tidak Mahal, Rp 2 jutaan Buka Broker Saham Amerika

Banyak yang jiper, takut, investasi di pasar USA, mengira minimum investasinya besar. Saya pun awalnya punya kekhawatiran yang sama, sehingga sempat lama menunda berinvestasi di USA.

Tapi belum lama ini, saya ketemu broker yang bisa membuka akun cukup dengan modal 2 jutaan. Ini broker yang legit, punya izin jelas.

Saya sudah mencoba dan cukup dengan investasi Rp 2 jutaan sudah bisa membuka akun untuk transaksi.

Perlu saya jelaskan bahwa:

  • Untuk buka akun saham Amerika, modal minimum Rp 2 jutaan
  • Untuk transaksi indeks (lewat ETF), modal minimum Rp 7 jutaan
  • Untuk investasi saham, modal minimum Rp 2 jutaan.

Proses pembukuan dan cara memulainya, saya jelaskan nanti. Sekarang, lihat dulu apa itu SP500 dan bagaimana bisa digunakan untuk investasi.

Apa itu Definis S&P 500

S&P 500 adalah indeks yang terdiri atas 500 saham dengan market capitalization terbesar di Amerika Serikat. Indeks ini dimiliki oleh Standard & Poor.

Indeks saham SP500 meliputi 80% dari kapitalisasi pasar di USA. Jadi mencerminkan market.

Diluncurkan di tahun 1957, indeks SP500 menggunakan bobot kapitalisasi pasar saham dalam perhitungan indeks. Semakin besar market cap suatu saham, semakin besar pengaruhnya di indeks dan sebaliknya.

Kriteria

Kriteria untuk saham bisa masuk dalam SP500 adalah:

  • Market cap minimum US$ 8.2 Billion
  • Jumlah saham dijual di pasar minimum 50%
  • Perusahaan harus untung, profit, di kuartal terakhir dan 4 kuartal sebelumnya.
  • Likuiditas saham yang cukup di pasar. Diukur dari minimum setiap bulan terdapat 250,000 jumlah saham yang ditransaksikan dalam 6 bulan terakhir

Setiap kuartal, SP melakukan rebalancing, mengecek kembali kriteria yang ada, sehingga bisa ada saham baru yang masuk ke indeks SP500 dan sebaliknya saham yang dikeluarkan dari indeks.

Daftar Saham

SP tidak membeberkan semua saham yang masuk dalam indeks S&P 500. Hanya top-10 saham yang ditampilkan di situs mereka.

Tentu saja, daftar ke-10 saham ini akan senantiasa berubah, seiring rebalancing yang dilakukan setiap kuartal mengikuti perubahan kinerja saham dan pasar.

Daftar ke 10 saham utama dalam SP 500 adalah:

Saham Kode
Apple AAPL
Microsoft MSFT
Amazon AMZN
Facebook Inc A FB
Alphabet Inc A GOOGL
Alphabet Inc C GOOG
Berkshire Hathaway BRK.B
Johnson & Johnson JNJ
Procter & Gamble PG
Nvidia NVDA

Investasi Indeks vs Saham

Bagaimana SP 500 bisa dimanfaatkan ?

Selain untuk mengukur perkembangan pasar, indeks SP500 bisa digunakan untuk investasi. Saya akan bahas investasinya sekarang.

Investasi di indeks SP500 artinya beli indeks tersebut, dengan kata lain eksposur terhadap semua saham yang ada dalam indeks SP500.

Apakah itu artinya Anda harus beli satu persatu saham yang ada di dalam indeks tersebut ? Alamak, mahal sekali biayanya.

Tidak. Anda tidak harus beli semua saham yang ada di dalam indeks tersebut.

Anda cukup beli, yang namanya ETF atau Exchange Traded Fund.

Apa itu ETF

ETF atau Exchange Traded Fund adalah semacam Reksadana yang dijual lewat Bursa Efek, bukan lewat Manajer Investasi seperti umumnya Reksadana. Sesuai namanya, ETF merupakan fund yang diperdagangkan di exchange (bursa).

Jadi, ETF merupakan penggabungan antara unsur reksa dana dalam hal pengelolaan dana dengan mekanisme saham dalam hal transaksi jual maupun beli.

Active vs Passive Investing

Dalam reksadana, Manajer Investasi aktif memilih saham – saham. Makanya disebut sebagai active investing.

Anda bisa lihat di fund-fact sheet Reksa Dana yang setiap bulan mencantumkan komposisi saham yang Reksadana miliki. Komposisinya akan selalu berubah – ubah.

Tapi, ETF punya cara kerja yang berbeda, melakukan investasi hanya di saham – saham yang ada di dalam indeks yang menjadi acuan, misalnya SP500. ETF hanya beli saham yang ada di indeks SP500 tersebut.

ETF tidak aktif melakukan analisa karena daftar saham di suatu indeks sudah ditentukan oleh pihak yang membuat indeks tersebut.

Kalau isi SP500 berubah, barulah ETF ikut berubah. Makanya ETF disebut passive investing.

Manfaat ETF

Apa yang membuat ETF menarik ?

Diversifikasi

Anda bisa membangun diversifikasi  sangat mudah dengan membeli ETF. Diversifikasi adalah salah satu kunci sukses berinvestasi di pasar modal.

Don’t put your eggs in one basket.

Jika melakukan diversifikasi sendiri, Anda membutuhkan dana yang sangat besar.

Contohnya kalau beli ke 500 saham yang ada di SP500, bisa dihitung besarnya biaya dan ribetnya proses.

Jadi, diverifikasi bukan perkara mudah jika dilakukan secara manual, terutama secara pendanaan, khususnya buat investor pemula dengan dana terbatas.

Solusinya adalah dengan menggunakan ETF. Cuku beli ETF yang berbasis S&P 500, artinya sudah berinvestasi di 500 saham perusahaan terbaik di pasar USA tanpa perlu membeli ke 500 saham tersebut.

Fee ETF Sangat Murah

Manajer investasi di Reksadana mengelola investasi secara aktif, beli dan jual saham secara rutin, sesuai dengan mandatnya.

Manajer Investasi di ETF melakukan hal berbeda, mengelola investasi secara pasif. Pasif artinya Manajer Investasi membeli saham mengikuti komposisi indeks yang mereka gunakan sebagai acuan ETF.

Karena ETF itu passive investing, biaya investasi mereka menjadi sangat murah.

Masuk akal karena di ETF, Manajer Investasi tidak perlu melakukan riset, tidak harus mempekerjakan analis saham bergaji mahal, cukup mengikuti komposisi saham yang terdapat dalam Indeks.

Cost yang sangat murah membuat beli ETF menjadi menguntungkan. 

Banyak ahli keuangan, termasuk Warren Buffet, yang menyarankan berinvestasi di Indeks Fund atau ETF khususnya buat investor pemula.

Cara Investasi Indeks USA

Sekarang bagaimana cara berinvestasi di indeks SP500 lewat ETF di pasar USA.

Anda harus buka akun di broker yang bisa memberikan akses ke pasar USA. Dan broker tersebut harus bisa membuat Anda bisa melakukan transaksi ETF.

Broker eToro

Broker internasional yang saya gunakan adalah eToro.

A. Alasan Pilih

Sejumlah alasan memilih eToro untuk investasi ETF:

  1. Menawarkan banyak instrumen keuangan dalam 1 platform – saham, crypto, komoditas, forex, ETF, CFD dan Indeks. Investor punya banyak pilihan instrumen untuk mendapatkan return terbaik dan diversifikasi portofolio
  2. Memberikan akses investasi ke pasar – pasar global, seperti USA, Inggris, Eropa dan Hongkong, cukup lewat 1 broker.
  3. Beli saham dalam dollar value $ atau in fraction, minimum hanya $50, yang memberikan kesempatan kepada investor ritel untuk membeli saham perusahaan global terbaik di dunia dengan modal kecil.
  4. Minimum investasi ETF hanya $500 relatif  kecil dibandingkan akses dan pilihan produk yang eToro tawarkan.
  5. Komisi 0% alias gratis untuk melakukan transaksi jual beli saham tanpa leverage di pasar saham terbesar di dunia US..
  6. Pilihan setor deposit via rekening bank di Indonesia membuat dana masuk saat itu juga (tidak ada jeda waktu) dan tanpa biaya transfer
  7. Pilihan penarikan dana via rekening bank di Indonesia membuat uang masuk ke rekening bank dengan cepat
  8. Customer Service berbahasa Indonesia 24/5

B. Legalitas

eToro adalah broker internasional yang sudah berdiri sejak 2007 dan memiliki izin dari berbagai regulator, yaitu:

  • Australia: Australian Securities and Investments Commission (ASIC) lisensi Australian Financial Services License 491139.
  • UK: Financial Conduct Authority (FCA) lisensi no FRN 583263.
  • Cyprus: Cyprus Securities Exchange Commission (CySEC) lisensi  no # 109/10.

Saya mengecek ke database FINRA – otoritas resmi di USA yang mengawasi broker – untuk mengetahui apakah broker eToro tercatat resmi dan punya izin brokerage jual beli saham di USA.

Hasilnya adalah ETORO USA SECURITIES INC. (ETORO USA SECURITIES INC.) CRD#: 298361/SEC#: 8-70212 diregulasi oleh FINRA.

Saat ini eToro dilaporkan melayani lebih dari 13 juta trader di seluruh dunia.

C. Proses Buka Akun

Berikut ini adalah langkah-langkah membuka akun untuk melakukan investasi ETF lewat eToro.

a) Buka Rekening

Saya wajib memenuhi hal berikut:

  1. Mengisi formulir, menjawab serta mengkonfirmasi sejumlah pertanyaan di pembukaan rekening, dan mengupload dokumen identitas.
  2. Menunggu verifikasi eToro yang mengecek data serta dokumen
  3. Menyetor uang deposit untuk pembukaan rekening

b) Isi Form di Aplikasi

Pengisian data terdiri atas beberapa steps:

  • Data pribadi: nama, alamat, kontak dan lain – lain
  • Pengalaman, pengetahuan trading dan rencana investasi
  • Risk profile: berapa besar rencana investasi serta kesiapan menerima kerugian
  • Sumber investasi: gaji, warisan, penghasilan dan lain-lain
  • Status pekerjaan: apakah ada yang kerja di otoritas bursa, public company, lalu informasi bidang usaha serta pekerjaan saat ini
  • Asset: jumlah penghasilan saat ini, jumlah asset/cash yang dimiliki.
  • NPWP wajib diisi.

Setelah mengisi data, saya mengupload dokumen berikut:

  1. Identitas. eToro menerima KTP sebagai dokumen identitas nasabah dari Indonesia.
  2. Menunjukkan alamat tempat tinggal, yaitu tagihan bank atau utilitas seperti listrik, air atau telepon, dengan masa pengiriman kurang dari 6 bulan. Jika tidak memiliki dokumen tagihan tersebut, nasabah bisa menggunakan SIM sebagai bukti alamat, selama alamat di SIM adalah alamat domisili sekarang.

Upload dokumen adalah proses terakhir, karena setelah itu, saya menunggu eToro melakukan verifikasi yang membutuhkan waktu paling lama sekitar 3 hari.

Untuk menanyakan status akun, nasabah bisa juga menindaklanjuti ke eToro melalui email ke [email protected]

Setelah menunggu 3 hari, saya menerima email yang menyatakan bahwa eToro sudah menyetujui rekening saya.

c) Min Deposit $500 untuk ETF Index

Saya harus menyetorkan dana, minimum $500 untuk bisa memulai jual beli ETF. Saya setorkan dalam Rupiah, tidak dalam US$.

Masuk ke aplikasi, Anda lihat ke bagian ‘deposit fund’, klik disana dan eToro akan memberikan pilihan cara menyetorkan dana deposit, yaitu:

  1. Transfer ke Rekening Bank Lokal Indonesia. Tidak ada biaya transfer
  2. PayPal
  3. Kartu Debit Visa dan Mastercard

Saya pilih ‘local bank’ karena prosesnya cepat (saat itu juga masuk rekening eToro) dan tidak kena biaya transfer.

Klik ‘local bank’ akan muncul daftar bank di Indonesia yang bisa menerima setoran ke eToro. Saya pilih Bank BCA.

d) Transaksi ETF

Sekarang, bagaimana melakukan beli dan jual ETF ? 

Sebelum itu, saya harus harus menandatangani W8EN Form. Tanpa tanda tangan form ini, regulasi melarang Anda melakukan transaksi di pasar saham US.

Regulasi di USA mewajibkan pengisian form ini  saat warga negara bukan USA akan melakukan jual beli saham di pasar USA. Form ini membuktikan bahwa Anda bukan warga negara Amerika.

eToro menyediakan layanan tanda tangan form secara elektronik di komputer atau ponsel, atau bisa pula cetak dokumen, tanda tangan lalu di scan dan kirim via email.

Setelah beres dengan form, lanjut pembelian atau penjualan ETF, Anda klik ‘Trade’ dan akan masuk ke beranda jual beli ETF, dengan ketentuan sebagai berikut:

  • Minimum pembelian adalah $500
  • Pilih X1 untuk pembelian tanpa leverage (tanpa hutang)

Klik ‘Set Order’ untuk melakukan order pembelian atau penjualan. Setelah itu, Anda bisa mengecek semua status order di laporan jual beli.

Ketika order saham berhasil dieksekusi, Anda bisa mengecek kepemilikan saham di laporan portfolio. Laporan portfolio menunjukkan semua instrumen yang Anda miliki saat ini dan nilainya.

e) Withdraw Fund

Pilihan untuk menarik dana, WD, sama dengan deposit, yaitu bank lokal, PayPal, kartu debit/kredit Visa Mastercard dll.

Cara yang paling mudah adalah lewat online banking, sama seperti saat transfer deposit, yang mana Anda akan terima dana di rekening dalam waktu 1 – 2 hari.

Untuk menarik uang, withdraw fund (WD), Anda cukup pilih fungsi ini di layar akun, dengan ketentuan WD adalah:

  • Minimum penarikan adalah $30
  • Fee untuk setiap penarikan $5

Saya belum pernah melakukan penarikan dana di eToro. Tetapi, sejauh ini saya belum pernah membaca atau mendengar nasabah mengalami kesulitan dalam penarikan dana.

f) Virtual Trial Account

Salah satu cara memastikan bahwa broker yang akan kita gunakan legit, terpercaya dan punya sistem yang bagus, Anda melakukan simulasi perdagangan dengan trial atau akun demo. 

eToro menyediakan trial akun ini dan investor bisa menggunakan untuk simulasi transaksi persis seperti transaksi biasa, hanya bedanya tidak menggunakan uang.

Selama trial, Anda periksa semua fungsi, fitur dan layanan dengan akun trial, sehingga dari sini, bisa menilai apakah ini broker yang baik, memiliki sistem yang bagus atau tidak.

Meskipun akun trial tidak 100% sama dengan transaksi real, tetapi paling tidak Anda bisa punya gambaran sebelum mulai trading.

D. Pilihan ETF di eToro

eToro menawarkan total 152 ETFs di platform dan saya ingin meng highlight beberapa yang menarik dan saya juga sudah invest. Tentu saja, salah satunya adalah ETF Indeks S&P 500.

1) Vanguard Total Stock Market

Vanguard Total Stock Market, kode ‘VTI’, adalah produk Vanguard, perusahaan fund terbesar di dunia saat ini, yang komposisi ETF adalah tracking semua saham di pasar USA.

Simpelnya, Anda beli ETF ini berarti punya semua saham di pasar Amerika Serikat. Keuntungannya, sangat terdiversifikasi dan fee-nya sangat murah, hanya 0,03%

2) Vanguard FTSE Emerging Market

Vanguard FTSE Emerging Markets, kode ‘VWO’, adalah ETF yang mengikuti indeks FTSE negara berkembang yang terdiri atas 850 saham besar dan menengah di 22 negara berkembang (emerging markets), seperti Brazil, China, Taiwan, Afsel dll.

Emerging markets umumnya menawarkan return dan risiko lebih tinggi, namun dengan diversifikasi, resiko tersebut diharapkan bisa dikelola lebih baik. 

3) Vanguard S&P 500

Salah satu ETF favorit saya, Vanguard S&P 500, kode ‘VOO’, tracking indeks S&P 500 yang berisi 500 saham terbaik di USA. Semua saham big cap USA masuk dalam ETF ini.

Keuntungannya, diversifikasi ke saham – saham big cap dan fee-nya murah, 0,03%

4) SPDR Gold

ETF SPDR Gold, kode ‘GLD”, dari State Street fund manager mengikuti pergerakan harga emas dunia. Anda tidak perlu membeli emas, cukup investasi di ETF ini jika ingin berinvestasi di pasar emas dunia.

Fee atau expense ratio di 0,40%. 

5) Vanguard Real Estate

ETF Vanguard Real Estate ETF, kode ‘VNQ’, mengikuti pergerakan harga sektor properti di USA. Anda yang ingin investasi di pasar properti, tanpa harus beli properti, bisa membeli ETF jenis ini.

Fee atau expense ratio masih cukup rendah, hanya 0,12%. 

Pengalaman Beli Index S&P500 ETF

Estimate Cost : USD

Time Needed : 01 days 00 hours 00 minutes

Pengalaman beli Index S&P 500 ETF di eToro

  1. Masuk eToro

    Masuk ke eToro, bisa di situs atau aplikasi.

  2. Deposit Fund

    Setor deposit lewat bank lokal untuk bisa mulai transaksi

  3. ETF’s di eToro

    Banyak pilihan ETF di eToro

  4. ETF S&P500 Vanguard

    Index S&P 500 bisa dibeli di ETF Vanguard VOO

  5. Deskripsi VOO

    Apa itu VOO ETF S&P500

  6. Min Investasi $500

    Minimum investasi $500 ETF S&P500

  7. Withdraw Funds

    Cara withdraw funds ke rekening bank

Materials
  • Aplikasi eToro, situs eToro

Tips Investasi ETF

Sejumlah hal bisa Anda pertimbangkan saat investasi ETF sebagai berikut:

1. Cocok untuk Diversifikasi

ETF cocok untuk Anda melakukan diversifikasi investasi. Karena acuan ETF sebagian besar adalah indeks yang terdiri atas ratusan saham, sehingga relatif lebih aman.

2. Hati – Hati ETF Eksotis

Seiring waktu, mungkin karena permintaan, jenis ETF berkembang dan masuk segmen – segmen yang eksotis. ETF tidak lagi hanya semata indeks.

Perlu berhati – hati investasi di ETF yang sangat fokus ke hanya saham – saham tertentu saja atau instrumen tertentu karena resikonya pasti lebih tinggi dan tujuan diversifikasi jadi tidak tercapai.

3. Pegang Jangka Panjang

Seperti semua investasi saham, keuntungan investasi ETF bisa dicapai dalam periode jangka panjang. Investasi dalam jangka pendek, apalagi melakukan trading, tidak akan menghasilkan keuntungan yang optimal di ETF.

4. Pemula, Manfaatkan ETF

Awal masuk ke pasar USA, saya memanfaatkan ETF sebagai instrumen pertama. Cara investasinya mudah, tidak perlu meneliti saham satu persatu, cukup beli 1 ETF sudah bisa terekspos pada satu market.

5. Minimum Deposit Rendah

Untuk bisa melakukan investasi ETF, Anda perlu memilih broker yang tepat, yaitu jenis multi-asset dan minimum deposit rendah. 

Saya menggunakan eToro karena saya nilai broker ini memenuhi sejumlah kriteria broker internasional yang baik, sesuai yang saya sampaikan sebelumnya.

Kesimpulan

Keuntungan fintech adalah investor dari semua kalangan bisa masuk ke pasar di seluruh dunia dengan mudah dan murah. Hanya butuh deposit $500 atau 7 jutaan, kita bisa investasi di pasar seluruh dunia.

Tidak hanya itu, hadirnya instrumen ETF membuat proses investasi menjadi lebih efisien karena orang bisa beli semua saham (indeks) tanpa harus beli sahamnya satu-satu, bisa beli emas di pasar dunia tanpa perlu beli emas fisik dan investasi di properti tanpa harus punya properti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *