Peluang Bisnis Daycare : Persiapan dan Langkah-langkahnya

12 min read

Selain bisnis barang, bisnis di dunia jasa sebenenarnya juga sama-sama memiliki prospektus yang sangat besar. Salah satu bisnis jasa yang sangat di butuhkan saat ini dan mungkin belum banyak di tekuni adalah bisnis Daycare (tempat penitipan anak). Jika Anda memiliki ketertarikan di bidang pendidikan dan parenting, mungkin bisnis daycare ini cocok untuk Anda.

Sebab daycare bukanlah sekedar penitipan anak biasa. Idealnya, ketika anak di titipkan hampir seharian di daycare anak bukan hanya di beri makan dan di mandikan saja. Tapi anak-anak juga perlu di stimulasi tumbuh kembangnya sesuai usia mereka.

Sayangnya, saat ini di Indonesia keberadaan daycare berkualitas masih sangat sedikit. Sudah banyak riset yang menunjukan tingginya angka kebutuhan daycare berkualitas di Indonesia. Sebab di era modern dimana banyak perempuan memiliki double burden, tidak hanya sebagai ibu tapi juga sebagai wanita karir keberadaan Daycare berkualitas sangat dibutuhkan.

Nah, bagi Anda yang tertarik untuk membuka bisnis pendidikan yang satu ini, yuk ikuti pembahasannya sampai selesai!

Prospek Bisnis Daycare

Sebelum memulai sebuah bisnis Anda wajib mengetahui prospek kedepannya. Termasuk bisnis daycare. Salah satunya dengan mengetahui seberapa di butuhkannya daycare bagi masyarakat kita, dan alasannya mereka memilih daycare di banding alteratif solusi lain.

Orangtua Semakin Melek Pentingnya Parenting Berkualitas Tapi Memiliki Double Burden

Berdasarkan data statistik BPS tahun 2000 ada sekitar 101,6 juta angkatan kerja dan ternaya 40% di antaranya (40,6 juta) adalah wanita. Sedangkan data SAKERNAS tahun 2001 juga menunjukkan jumlah wanita yang bekerja tiap tahunnya bertambah 1,18%.

Hal ini menunjukan bahwa kebutuhan daycare akan selalu ada dan bahkan semakin tinggi karena peran ganda orangtua di era modern. Sebagai orangtua, tentunya kita ingin memberikan pengasuhan terbaik, apalagi usia awal anak merupakan golden age yang akan mempengaruhi perkembangan mereka di masa depan. Nah dengan adanya daycare yang berkualitas kekhawatiran orangtua akan berkurang.

Sebab daycare sebenarnya bukan hanya sekedar tempat penitipan anak, melainkan sistem yang di buat untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak. Ini artinya, daycare juga harus memiliki kurikulum yang jelas, program, tenaga ahli dan fasilitas yang menunjang untuk pendidikan anak usia dini, seperti halnya sistem pendidikan lainnya. Orangtua bisa lebih fokus bekerja dan produktifitas akan semakin meningkat.

Daycare Kualitas Masih Kurang

Mungkin bagi Anda yang sudah melakukan riset kecil-kecilan atau mengalami sendiri bagaimana kebutuhan dan kualitas daycare di lingkungan sekitar, sudah tahu bahwa ada berbagai macam persoalan yang terjadi di dalam daycare. Dari mulai yang ringan hingga masalah yang cukup serius dan bisa mempengaruhi tumbuh kembang si kecil.

Pada tahun 2019, KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia) mengadakan sebuah riset di TPA (Taman Penitipan Anak) dan juga Taman Anak Sejahtera (TAS) atau Daycare. Ada 75 sampel TPA dan TAS yang di pilih secara acak di 20 kabupaten/kota yang ada di 9 provinsi yang berbeda. Ternyata hasilnya tercatat 20% daycare memiliki kualitas yang tidak baik, dan 6% bahkan masuk pada kategori kualitas yang sangat tidak baik.

Jika Anda berhasil membuka bisnis daycare dan memperoleh kepercayaan dari para orangtua atas layanan dan sistem daycare, maka tentunya mereka akan merekomendasikan tempat Anda. Apalagi jika iuran daycare masih terjangkau oleh kebanyakan pekerja di Indonesia. Sebab kebanyakan daycare berkualitas yang ada saat ini biayanya sangat mahal.

Hal ini juga akan membuka peluang pengembangan daycare lebih luas lagi. Bisa saja daycare Anda mendapatkan dana hibah, investor besar dan lainnya untuk mengembangkan bisnis pendidikan yang Anda miliki.

Baca yuk, 8+ Sumber Penghasilan Realistis di Usia 20an

Daycare VS Babysitter (Pengasuh), Mana ynag Lebih di Pilih?

Selain daycare, ada solusi pengasuhan anak usia dini yang lain dan mungkin lebih dulu dikenal oleh masyarakat Indonesia yaitu menggunakan jasa babysitter (pengasuh). Sebenarnya, pilihan menggunakan daycare atau babysitter itu tergantung masing-masing orangtua. Namun ada beberapa keunggulan daycare yang cukup menarik para orangtua di banding babysitter diantaranya dari segi kepraktisan dan juga stimulasi.

Orangtua tidak perlu memberikan pelatihan apapun pada pengasuh di daycare. Tidak seperti babysitter yang harus di latih dan di berikan jadwal stimulasi untuk anak setiap harinya. Di daycare, orangtua tinggal mengikuti kurikulum dan program dari daycare dan tidak perlu takut program berhenti mendadak karena layanan daycare selalu tersedia tidak seperti babysitter yang bisa secara berhenti mendadak.

Sebenarnya dari segi biaya, jika orangtua memilih daycare regular yang secara keuntungan hampir sama dengan menggunakan jasa baby sitter maka biaya daycare akan jauh lebih terjangkau. Karena orangtua tidak perlu menyiapkan THR, biaya hidup harian, pulsa, bonus ataupun membeli makanan anak lagi. Namun biaya daycare bisa bermacam-macam, jika orangtua ingin memilih daycare dengan fasilitas premium tentunya Anda harus mengeluarkan biaya yang lebih tinggi.

Pertanyaannya, apakah memulai bisnis daycare ini butuh biaya yang sangat besar? Kalau begitu, bagaimana dengan kita yang punya modal minim tapi punya konsep daycare yang lumayan? Apakah tidak mungkin membuka bisnis daycare?

Jawabannya ada di poin selanjutnya. Namun sebelum itu, kita bahas terlebih dahulu kunci kesuksesan yang sangat mempengaruhi kesuksesan sebuah daycare!

Kunci Kesuksesan Bisnis Daycare

Kunci Kesuksesan Bisnis Daycare

Kesuksesan sebuah bisnis tentunya di pengaruhi oleh berbagai hal. Termasuk dalam usaha membuka daycare. Namun setidaknya ada beberapa hal yang wajib Anda perhatikan bagi Anda calon owner daycare. Apa saja itu?

Bidang Kualitas Layanan Daycare

Bidang penting pertama yang akan kita bahas adalah soal kualitas layanan daycare. Produk utama dari bisnis ini adalah layanan jasa penitipan anak. Sehingga hal ini menjadi salah satu kunci sukses dari bisnis ini.

Apalagi seperti yang sudah di jelaskan sebelumnya, di Indonesia masih kekurangan daycare berkualitas. Oleh karena itu kegiatan di daycare bukanlah hanya anak di titipkan di sebuah tempat lalu di biarkan saja. Tetapi ukuran kualitas dalam sebuah daycare juga cukup kompleks, seperti :

  • Memiliki peraturan yang jelas (misalnya jam buka yang tetap, meskipun jam jemput bisa lebih fleksibel)
  • Memiliki kurikulum
  • Tenaga pengasuhnya berkualitas
  • Memiliki fasilitas yang menunjang (misalnya tempat bermain dan saran belajar lainnya, konsultasi ahli gizi, dokter atau psikolog, fasilitas antar jemput dll)
  • Makanan yang di sajikan sehat
  • Tempatnya bersih dan aman

Bidang Keuangan Bisnis

Aspek keuangan merupakan hal yang penting dalam kesuksesan sebuah bisnis apapun. Jika keuangannya tidak tertaur, pengeluaran dan pemasukan serta arus kasnya berantakan maka inilah tanda awal kehancuran dari sebuah bisnis. Jadi bagaimana pun malas atau takutnya kita mengurus masalah keuangan bisnis, sebagai pengusaha kita tetap harus melakukannya.

Sebab dengan keuangan yang jelas, kita bisa tahu apakah bisnis ini berjalan dengan baik ataukah tidak. Coba kita bayangkan, misalnya kita punya idealisme untuk membuka bisnis daycare yang berkualitas. Semua sarana dan prasarana kita beli, saking bersemangatnya setiap ada 1 anak yang mendaftar di daycare lalu kita akan membeli fasilitas baru tanpa mencatatnya.

Namun kita lemah dalam hal pemasaran sehingga respon dari pasar pun bisa dikatakan kurang. Tiba-tiba tagihan membengkak tanpa kita sadari tapi tidak bisa tetutupi oleh pemasukan dari para orangtua. Yang terjadi selanjutnya sudah bisa kita tebak.

Yuk baca juga ulasan, 12 Hal yang Harus Diketahui Sebelum Membuka Bisnis Preloved /Thrift

Tapi jika yang terjadi sebaliknya, pencatatan keuangan terekam dengan baik walau sekecil apapun bisnis daycare yang kita mulai maka controling akan tetap berjalan. Anda jadi bisa menganalisa berbagai hal yang perlu di perbaiki dengan mempertimbangkan prioritas. Selain itu, keuangan yang baik dalam sebuah bisnis juga bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi investor karena itu menjadi ciri kualitas manajemen dalam suatu usaha tertentu.

Bidang Pemasaran

Bidang lainnya yang tak kalah berpengaruh dalam sebuah bisnis adalah pemasaran. Jika ide Anda tentang bisnis daycare sudah bagus dan rencana Anda sudah matang, tapi tidak bisa memasrkannya? Itu hampir akan sia-sia.

Karena sebuah ide butuh jembatan untuk bisa terhubung dengan pasarnya yang dalam hal ini para orangtua atau orang-orang yang memiliki anak usia dini dan memiliki double burden. Jembatan itu adalah sistem dan komunikasi pemasaran.

Tanpa pemasaran yang jelas dan terarah, maka ide-ide dan daycare yang Anda bangun akan seperti mati suri dan tinggal menunggu bisnis di tutup. Sebab walaupun tidak ada orangtua yang mendaftarkan anaknya di daycare, biaya operasional dan pemasaran akan tetap harus di bayarkan. Oleh karena itu pemasaran efektif dan efisien sangat penting bagi daycare Anda.

Nah, mengenai stratetgi pemasaran, akan kita bahas lebih lanjut di bagian persiapan membuka bisnis daycare nanti.

Bidang Reputasi dan Citra Perusahaan

Tahukah Anda, dalam memilih sebuah daycare hal pertama yang di lakukan para orangtua adalah mencari daycare yang memiliki reputasi yang baik.

Mereka mungkin akan bertanya kepada tetangga yang menitipkan anaknya terlebih dahulu ke daycare yang kita bangun, melihat review di dunia maya dll. Oleh karena itu, penting sekali untuk kita mempertimbangkan bidang reputasi dan citra perusahaan agar kualitas daycare bisa sampai di telinga para orangtua dari calon anak yang akan berada dalam pengasuhan daycare kita.

Reputasi daycare juga tetap perlu di jaga saat anak-anak dalam pengasuhan daycare. Sehingga bidang reputasi daycare ini meliputi sarana komunikasi yang baik dan lancar dengan orangtua anak. Mislanya saja membuat grup orangtua untukupdate perkembangan harian anak-anak, membuat saluran tanya jawab secara personal antara pihak manajemen daycare dengan orangtua dll.

Hal-hal yang Perlu Disiapkan

Hal-hal yang Perlu Disiapkan membuka bisnis daycare

Setiap bisnis pasti butuh modal. Modal itu bukan hanya berupa uang, tapi juga waktu, konsep, skill dan juga relasi (networking). Tidak terkecuali dalam bisnis daycare. Nah, apa saja sih hal-hal yang perlu di siapkan sebelum membuka daycare?

1. Riset Konsep : Kurikulum, Program dan Fasilitas Daycare

Konsep daycare adalah hal yang sangat penting dan mendasar untuk di miliki oleh owner daycare. Meskipun kurikulum, program dan fasilitas daycare bisa berubah seiring bertambahnya wawasan dan pengalaman saat menjalankan daycare.

Namun setidaknya sebagai pemilik daycare, kita harus paham kebutuhan dan masalah apa yang hendak kita pecahkan dengan membangun salah satu sarana pendidikan anak usia dini ini.

Karena bisnis ini melibatkan unsur pendidikan di dalamnya, tentunya bisnis akan lekat dengan pertimbangan-pertimbangan sosial dan juga psikologi. Inilah yang akan membawa daycare menuju fungsi yang sebenarnya. Intinya adalah mencari titik seimbang antara bisnis dan tujuan daycare. Jika perlu Anda bisa melakukan konsultasi dan mendapatkan saran dari para ahli yang berkaitan dengan usaha daycare Anda.

Pada umumnya, anak yang bisa mendapatkan fasilitas daycare mulai dari usia 4 bulan hingga usia memasuki TK (Taman kanak-kanak). Anda bisa membuat batasan usia sesuai kemampuan daycare Anda nanti. Tak lupa buat juga jadwal buka dan jemput daycare.

Tapi asumsi ini akan menjadi salah satu pengetahuan dasar untuk mengembangkan konsep yang lebih tepat bagi tumbuh kembang anak melalui daycare yang Anda bangun.

Tanpa pemahaman akan konsep daycare kita sendiri, kita akan kesulitan mengembangkan daycare yang berkualitas. Oleh karena itu, penting bagi pemilik daycare untuk mempersiapkan kurikulum, program dan fasilitas daycare sebelum mulai membukanya. Sebagai gambaran umum, kegiatan di dalam daycare terdiri dari unsur :

  • Pengasuhan
    Memberikan pengasuhan sehingga anak bisa bermain dan mengembangkan potensinya secara lebih optimal dengan pengawasan yang baik.
  • Perawatan
    Memberikan perawatan atas kebutuhan fisiologis hingga psikologis anak misalnya makan, kebersihan fisik bahkan perawatan secara medis dengan ditangani oleh dokter yang berpengalaman. Serta konsultasi perkembangan anak secara psikis oleh ahlinya.
  • Pendidikan & Bimbingan
    Memberikan stimulus dan bimbingan yang sesuai dengan kebutuhan anak usia dini.

2. Membentuk Tim Kepengurusan Daycare

Untuk mengembangkan sebuah bisnis, tentunya di butuhkan tim. Apalagi jika bisnis yang dibuka adalah daycare. Mungkin untuk awal-awal, kita bisa menghandle sendiri, tapi tetap saja untuk membuat daycare berkualitas maka kita tetap butuh bekerjasama dengan orang lain.

Ada hal-hal penting yang butuh di kelola dengan fokus seperti manajemen daycare, tenaga pengasuh, legalitas, keuangan hingga bagian pemasaran daycare.

Rasanya tidak mungkin kita bisa memperoleh hasil yang maksimal jika kita melakukan semua hal ini sendirian. Oleh karena itu, penting untuk Anda mengenali potensi yang Anda sendiri dalam bisnis ini dan apa pekerjaan yang kemungkinan sulit Anda handle dan bisa dikerjakan oleh tim.

Hal ini akan berhubungan dengan pembahasan mengenai networking di poin ke 5 nanti. Sebab sebaiknya kita memilih orang-orang yang memiliki visi yang sama dalam kepengurusan inti. jIni akan menentukan kira-kira siapa saja yang kemungkinan bisa berjasama untuk membangun bisnis daycare ini.

4. Riset dan Analisa Pasar

Sebelum benar-benar terjun membuka tempat penitipan anak, kita wajib melakukan riset dan analisa pasar terlebih dahulu. Pasar dari fasilitas daycare adalah para orangtua atau orang-orang yang memiliki anak usia dini. Namun anak-anak yang menggunakan daycare juga termasuk asumsi pasar utama yang dalam hal ini akan menerima layanan yang di sediakan daycare.

Tapi memahami hal ini saja tidak cukup. Kita juga perlu memehami lebih tepat kebutuhan-kebutuhan mereka, kecenderungan pemilihan, dimana tempat mereka berkumpul, usia mereka dll. Tentukan juga berapa batasan usia anak yang di terima di daycare dan berapa jumlahnya.Jangan lupa pertimbangkan dimana Anda akan membuka usaha daycare.

Semakin detail kita memahami asumsi pasar, maka kemungkinan untuk memperoleh feedback yang baik juga akan semakin tinggi dan daycarepun bisa berkembang ke arah yang lebih baik.

5. Memperhitungkan Networking yang di Miliki

Hal lainnya yang perlu di persiapkan untuk membuka bisnis daycare adalah networking. Hampir dalam hal apapun, networking sangat di perlukan untuk menunjang kesuksesan. Seperti yang sudah di bahas sebelumnya, meskipun bisa di jalankan sendiri di awal-awal namun untuk menjalankan bisnis daycare yang lebih berkualitas seperti yang kita harapkan perlu tim. Dalam hal ini Anda mulai memperhitungakan networking yang sudah Anda bangun sebelumnya.

Misalnya dalam hal dana. Adakah orang yang kemungkinan memiliki visi yang sama dan bisa menunjang daycare dalam hal dana? Jika Ada, hal itu bagus untuk perkembangan daycare.

Atau Anda perlu orang untuk terjun sebagai pengasuh karena Anda kurang memiliki skill lapangan dalam hal pengasuhan? Anda bisa mencari rekan yang memiliki minat dan latar belakang skill tersebut. Begitu pula dalam hal lainnya misalnya dalam hal legalitas, keuangan dll. Anda bisa mempertimbangkan network/ jaringan di sekililing Anda.

6. Memperhitungkan Modal Dana Awal yang Realistis dan Budgeting

Meskipun membuat sebuah daycare adalah passion bagi sebagian orang, namun tentu saja kita tidak boleh melupakan sisi bisnisnya. Kecuali memang, Anda benar-benar memiliki sebuah yayasan atau daycare fondation yang memnang di khususkan untuk amal. Namun pada konteks saat ini yang kita bicarakan adalah dayacare yang juga sebagai bisnis pendidikan.

Maka dari itu, perhitungan modal dana dan budgeting sangat penting dilakukan. Nantinya ini akan menentukan mulai dari fasilitas, jumlah tenaga ahli, lokasi hingga kegiatan pemasaran yang realistis kita pilih.

Pada poin sebelumnya di sebutkan bahwa adanya network/ jaringan yang bisa membantu dari segi modal dana akan sangat membantu dalam proses pengembangan daycare. Tapi masalahnya, bagaimana jika tidak ada network yang bisa memberikan suntikan dana?

Sebenarnya Anda tetap bisa membuka bisnis daycare meskipun dengan modal minim misalnya membuka daycare rumahan namun dengan catatan tetap memperhatikan kapasitas dan kualitas. Selain itu setidaknya Anda juga memiliki background pendidikan atau pengalaman di bidang pengasuhan atau kesehatan anak usia dini. Jika daycare sudah di lirik banyak orang maka keuangan bisnis akan semakin membaik dan bisa di jadikan modal tambahan untuk mengembangkan daycare.

7. Memilih Lokasi Terbaik Untuk Membuka Daycare

Selanjutnya, Anda juga perlu memikirkan lokasi terbaik untuk membuka bisnis daycare. Tidak semua lokasi bisa di pilih untuk membuka sebuah daycare. Apalagi faktor kemanan dan kebersihan sangat berpengaruh bagi bisnis yang satu ini.

Hal ini bukan berarti Anda harus menyewa suatu tempat yang mahal untuk membuka daycare. Jika Anda masih memiliki modal yang minim, daycare rumahan yang mana lokasi daycare berada di kediaman Anda sendiri juga bisa di pilih asalkan memenuhi kriteria yang potensial akan membuat bisnis daycare Anda berkembang.

Selain aman dan bersih, sebaiknya Anda juga memilih lokasi yang strategis. Misalnya dekat dengan perumahan warga dan bisa di lalui oleh kendaraan. Dengan begitu para orangtua bisa lebih mudah menjangkau daycare Anda. Sebab, para orangtua juga bisanya memilih daycare yang dekat dengan tempat tinggal.

8. Membuat Strategi Pemasaran Daycare

Seperti yang sudah di jelaskan sebelumnya, pemasaran adalah aspek yang sangat penting bagi kesuksesan bisnis daycare. Tanpa pemasaran yang efektif dan efisien, maka daycare yang berkualitaspun sulit berkembang.

Berbicara mengenai hal ini, sebuah strategi pemasaran harus bisa sampai kepada target pasar. Sehingga hal selanjutnya yang harus di lakukan setelah mengenali target pasar adalah mencari dimana biasanya berkumpul.

Apalagi di era digital seperti saat ini, para orangtua yang memiliki anak usia dini tidak lagi hanya berkumpul saat event parenting, namun juga kebanyakan dari mereka berada di sosial media hampir setiap hari. Mereka juga menggunakan internet untuk mencari informasi apapun. Oleh karena itu, saat ini penting untuk bisnis daycare Anda bisa eksis dan bisa di akses dengan mudah di mesin pencari ataupun sosial media.

Anda perlu mendokumentasikan dan mengemas cerita tentang daycare Anda. Hal ini sangat penting, karena akan menjadi jejak digital yang lebih mudah di jangkau oleh para orangtua.

Cara Membuka Daycare

cara membuka bisnis daycare

Setelah melakukan persiapan-persiapan sebelum membuka bisnis daycar, pertanyaan selanjutnya adalah “apa lagi yang harus kita lakukan?

Jadi, langkah-langkah membuka daycare di bawah ini mengasumsikan Anda telah melakukan berbagai persiapan seperti yang disebutkan diatas. Baiklah, langsung saja kita bahsa satu persatu ya!

1. Menentukan Biaya yang Tepat untuk Daycare

Setelah membuat serangkaian business planning terkait daycare ayng hendak Anda bangun, kini saatnya Anda menentukan biaya daycare Anda. Biaya daycare per-anak yang di titipkan memang bervariasi tergantung fasilitas yang di dapatkan. Namun sebagai informasi, biaya daycare regular berkisar Rp 1.000.000 – Rp 3.000.000/ bulan per-anak. Sedangkan daycare premium bisa mencapai Rp 10 jutaan/ bulan per anak.

Jadi tergantung fasilitas yang di berikan kepada anak. Nah jika Anda bisa membuat daycare yang secara kualitas lebih baik dan fasilitas lebih lengkap namun biayanya masih terjangkau oleh kebanyakan orangtua bekerja, hal tersebut pasti akan menarikminat para orangtua.

2. Sediakan Perlengkapan Bermain dan Stimulasi Belajar

Proses tumbuh kembang anak-anak usia dini pastinya berbeda dengan anak-anak yang sudah lebih besar. Mereka mungkin harus memulai dengan stimulasi motorik, lalu berlanjut pada stimulasi suara dan seterusnya. Ketika kurikulum dan program sudah di buat, jangan lupa menyiapkan perlengkapan bermain dan stimulasi belajar anak sesuai rentang usia anak yang Anda terima di daycare.

3. Memilih Tenaga Asuh yang Kompeten

Selanjutnya, pastikan memilih tenaga pengasuh yang kompeten. Belakangan publik heboh dengan banyaknya kasus penyiksaan pada anak oleh babysitter. Namun bukan berarti anak-anak juga aman 100% mendapatkan pengasuhan di daycare.

Oleh karena itu, pastikan Anda merekrut pengasuh yang kompeten bukan hanya dari segi skill pengasuhan tapi juga sehat secara fisik dan mental. Sebab jika sampai daycare Anda terkena kasus negatif, tentunya citra daycare yang sudah susah di bangun dan dijaga akan tercoreng. Bukan tidak mungkin, daycare Anda juga akan mengalami penutupan paksa.

4. Mengurus Izin Usaha yang Sah

Masalah perizinan usaha sangat penting untuk kelangsungan bisnis Anda di masa mendatang. Jadi sebelum usaha daycare di jalankan, pastikan Anda sudah mengantongi izin usaha untuk mengurangi resiko masalah hukum di kemudian hari. Untuk masalah perizinan ini, Anda bisa mengunjungi pihak-pihak terkait seperti dinas pendidikan anak usia dini, dinas usaha kecil dan menengah dll.

5. Menjalankan Strategi Promosi dengan Konsisten

Bukan hanya tepat dalam membuat strategi promosi, namun promosi juga harus di lakukan secara konsisten. Perlu waktu dan proses agar masyarakat mengenal daycare yang Anda bangun.

Apalagi jika kita menggunakan strategi pemasaran digital (digital marketing). Selain mempromosikan daycare di event parenting, sekolah-sekolah, atau cara offline lainnya Anda juga bisa menggunakan promosi secara online dengan membuat website dan media sosial daycare.

Karakteristik promosi di dunia maya perlu waktu dan proses yang tidak sebentar. Namun jika Anda konsisten melakukan promosi dengan menyediakan konten yang relevan, misalnya, maka promosi Anda pasti akan membuahkan hasil dan ini berlangsung secara jangka panjang.

6. Kelola Keuangan Bisnis Daycare dengan Baik

Salah satu faktor kesuksesan suatu bisnis berasal dari faktor keuangan bisnisnya. Oleh karena itu, diawal Anda di sarankan untuk melakukan budgeting dan menghitung modal awal selama membuat business plan.

Sekecil apapun bisnis daycare yang Anda buat, jangan biarkan pengelolaan keuangan bisnis Anda berantakan. Minimal, Anda mengantongi HPP (Harga Pokok Produk) atau dalam hal ini jasa daycare, pencatatan aset, arus kas harian dan laporan tahunan.

7. Membuat Media Komunikasi yang Baik dengan Para Orangtua

Jika daycare sudah mulai berjalan, jangan lupa membuat media komunikasi antara orangtua dan daycare. Walaupun orangtua menitipkan anaknya di daycare dan sibuk bekerja, bukan berarti mereka tidak ingin tahu tumbuh kembang anaknya. Justru sebaliknya, mereka akan sangat terbantu dengan laporan dan apapun aktifitas yang di lakukan sang anak. Oleh karena itu, media komunikasi yang baik sangat di perlukan.

Hal ini akan membuat orangtua semakin tenang saat menitipkan anak di daycare. Media komunikasi ini juga bisa sangat berguna jika sewaktu-waktu anak sakit dan perlu di jemput orangtua.

Daycare Berkualitas yang Ada di Indonesia

Sebagai referensi, Anda juga bisa belajar dari daycare-daycare yang sudah mulai beroperasi saat ini. Berikut adalah beberapa daycare berkualitas yang ada di kota-kota besar seperti Jakarta dan Bandung. Mungkin Anda bisa menjadikan bahan perbandingan dan inspirasi untuk mempersiapkan daycare Anda nantinya!

1. Flying Star Daycare

Flying Star Daycare adalah salah satu daycare berkualitas di Jl. Manunggal Jaya No.30, RT.7/RW.4, Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan.

Selain perhatian ekstra pada nutrisi makanan yang di ebrikan keapada anak, salah satu program dari daycare satu ini adalah memberikan stimulasi permainan yang berbeda kepada anak yang akan mengasah dirinya untuk memilih. Intinya kreatifitas adalah landasaan kurikum dari Flying Star Daycare.

2. Happy Trails Daycare & Preschool

Happy Trails Daycare & Preschool merupakan daycare yang mengusung metode montessori di kota Bandung.

Selain dikenal dengan metodenya, para orangtua juga lebih tenang menitipkan anaknya di Happy Trails Daycare & Preschool karena daycare yang satu ini memiliki staff yang kompeten dan berpengalaman. Alamat lengkap Happy Trails Daycare & Preschool berada di De La Rose Residence Blok A No.11, Cisaranten Kulon, Kota Bandung.

3. Growing Tree Daycare & Preschool Bandung

Growing Tree adalah salah satu pre school dan daycare berkualitas yang juga berada di kota Bandung tepatnya di Jalan Bumi Mas Kencana III No.2, Antapani.

Daycare yang satu ini terkenal karena fasilitas yang lengkap dan program yang bisa mengasah kreatifitas anak. Untuk melihat konsep dan fasilitas yang di tawarkan, Anda bisa mengujungi situs resminya di www.growingtreebdg.com

Baca yuk, 8 Peluang Bisnis Pendidikan di Era Industri 4.0, Apa Saja Idenya?

Penutup

Membuka bisnis daycare berkualitas adalah bisnis yang tak hanya berpeluang besar namun juga bemberikan manfaat positif bagi generasi bangsa. Saat ini, daycare berkualitas yang rata-rata berada di kota-kota besar, namun belum banyak jumlahnya. Jika Anda tertarik mendalami bisnis pendidikan yang satu ini, semoga Anda terbantu dengan ulasan di atas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *