Mulai Populer di Masyarakat, Inilah Kelebihan dan Kekurangan dari Cryptocurrency

2 min read

Mulai Populer di Masyarakat, Inilah Kelebihan dan Kekurangan dari Cryptocurrency

Investasi pada mata uang digital alias cryptocurrency semakin marak di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Investasi pada Cryptocurrency mulai banyak diminati oleh masyarakat semenjak kepopuleran Bitcoin.

Perlu kamu tahu, Bitcoin sendiri merupakan salah salah satu Cryptocurrency yang mulai dikenal publik sejak maraknya virus WannaCry. Pada kasus tersebut, korban yang terjangkit virus WannaCry diminta untuk membayarkan sejumlah Bitcoin kepada hacker untuk mengembalikan data yang terenkripsi.

Sebagai informasi, cryptocurrency merupakan mata uang digital yang dipakai untuk bertransaksi virtual dalam jaringan internet. Kata “cryptocurrency” berasal dari gabungan dua kata, yaitu “cryptography” yang mempunyai arti kode rahasia, dan “currency” yang berarti mata uang.

Konsep kriptografi sebenarnya sudah dikenal sejak zaman Perang Dunia II. Ketika itu, Jerman memakai kriptografi guna mengirimkan kode-kode rahasia agar tidak mudah terbaca oleh pihak lawan. Berbeda dengan mata uang konvensional yang bersifat terpusat, mata uang digital justru bersifat desentralisasi.

Tidak ada pihak yang hadir dan berperan sebagai perantara dalam suatu transaksi. Pembayaran dengan mata uang digital berlangsung dari pengirim ke penerima atau peer-to-peer. Namun, seluruh transaksi yang dilakukan tersebut tetap dicatat dan dipantau dalam sistem jaringan cryptocurrency.

Walau cryptocurrency sudah dikembangkan sejak tahun 1990-an, baru sekitar 10 tahun terakhir ini dikenal masyarakat di Dunia. Beberapa jenis cryptocurrency yang sering digunakan antara lain Litecoin, Ethereum, Monero, Ripple, dan tentu saja Bitcoin. Saat ini ada lebih dari 1.000 cryptocurrency yang beredar di seluruh Dunia.

Perlu kamu tahu, ada sistem blockchain yang membuat transaksi mata uang digital ini berlangsung aman. Blockchain menyerupai buku besar yang melakukan pencatatan pada setiap aktivitas transaksi dalam sistem yang bekerja secara desentralisasi, valid, dan minim kesalahan. Skema ini memunculkan penilaian bahwa transaksi mata uang digital lebih mudah, aman, dan praktis daripada sistem perbankan konvensional.

Lantas, apakah investasi dalam bentuk cryptocurrency ini aman dan menguntungkan? Berikut kelebihan dan kekurangannya!

Kelebihan Cryptocurrency

1. Terhindar dari Pemalsuan Mata Uang

Salah satu permasalahan dari penggunaan uang kertas maupun kartu kredit adalah rawan pencurian dan pemalsuan. Secara teknis di dunia digital, ada istilah “double spend”, yang bermakna dengan menggunakan uang yang sama, seseorang dapat melakukan transaksi untuk dua hal yang berbeda. Nah, skema blockchain di cryptocurrency ini tidak memungkinkan terjadinya pemalsuan mata uang.

2. Melindungi Privasi

Sering kali beberapa orang tidak ingin identitasnya diketahui saat bertransaksi demi alasan privasi. Bukan berarti orang yang ingin menjaga privasi seperti ini adalah orang jahat. Terdapat banyak alasan mengapa orang ingin melakukan ini, salah satu alasannya karena takut identitasnya disalahgunakan.

Jika kamu bertransaksi dengan sebuah merchant secara online misalnya, data kartu debit atau kredit adalah hal yang lumrah untuk diketahui oleh pihak merchant. Lalu, bagaimana seandainya jika merchant tersebut tidak bertanggung jawab, atau sistem mereka kebobolan oleh hacker yang kemudian data milikmu dan customer lainnya ikut raib tercuri?

Dengan cryptocurrency, pihak yang bertransaksi hanya bisa mengetahui nominal transaksi, waktu transaksi, dan alamat wallet cryptocurrency yang digunakan tanpa mengetahui siapa pemilik wallet cryptocurrency tersebut.

3. Kecepatan dan Kemudahan

Sebagai informasi, cryptocurrency memang sengaja diciptakan sebagai solusi dari rumitnya transaksi keuangan dan perbankan konvensional. Dengan menggunakan Cryptocurrency, kamu bisa melakukan transaksi dengan lebih cepat dan praktis.

Misalnya untuk melakukan transfer ke rekening luar negeri, kamu biasanya harus melakukan transaksi tersebut pada hari dan jam kerja. Sedangkan untuk transaksi menggunakan Cryptocurrency, kamu bisa melakukannya kapan saja tanpa harus menunggu jam dan hari kerja.

Kekurangan Cryptocurrency

1. Volatilitas yang Tinggi

Cryptocurrency termasuk mata uang baru yang belum lama ini populer oleh di masyarakat Dunia. Kiprah cryptocurrency sendiri masih baru berlangsung sekitar 10 tahun belakangan ini. Oleh sebab itu, volatilitas mata uang jenis ini masih sangat tinggi. Nilai mata uang bisa tiba-tiba mengalami kenaikan yang drastis. Begitu juga dengan penurunan nilainya yang juga bisa terjadi dalam waktu yang sangat cepat.

Kamu tidak dapat memprediksikan dengan tepat bagaimana nilai mata uang ini di masa mendatang. Potensi kerugian juga bisa lebih besar. Terkadang nilai dari tukar dari Cryptocurrency seperti Bitcoin juga dinilai kurang masuk akal karena terlampau tinggi.

2. Transaksi Terbilang Rumit

Sebagian orang hingga saat ini masih menganggap transaksi cryptocurrency rumit. Hal ini karena kamu harus membuat wallet cryptocurrency, mengatur biaya pengiriman, membuat backup private key, dan lainnya sebelum bertransaksi dengan cryptocurrency. Ini wajar terjadi karena sistem cryptocurrency sendiri belum diketahui banyak orang.

Karena itu, pengaplikasian cryptocurrency akan lebih sulit bagi orang-orang yang belum melek internet. Tapi bayangkan, dengan apa yang dianggap rumit ini, ada kontrol penuh yang kamu dapatkan dari cryptocurrency. Kamu sendiri yang berperan sebagai bank untuk transaksi-transaksi yang dilakukan.

Well, semoga informasi ini bermanfaat ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *