Kerja Keras tapi Gaji Habis Sebelum Waktunya?

1 min read

Kerja Keras tapi Gaji Habis Sebelum Waktunya?

Memasuki minggu-minggu pertengahan, sebagian dari kita mungkin baru saja mengecek isi dompet dan berpikir “Gaji kayanya selalu habis sebelum tanggal gajian berikutnya ya?”. Hal ini juga menjadi perhatian teman-teman Financial Wisdom.

Sekalipun setiap tanggal gajian tiba kita merasa cukup hingga gajian berikutnya, tapi pada kenyataannya, sepertinya selalu saja ada sesuatu sehingga tetap mengalami kesulitan tiap menjelang tanggal gajian berikutnya.

Mengapa bisa begini ya? Ada beberapa alasan yang bisa kita simak bersama. Yuk!

1. Inflasi

Salah satu penyebab habisnya gaji Anda secara cepat adalah Inflasi. Inflasi merupakan kenaikan harga barang setiap suatu periode. Jadi kalau peningkatan gaji kita tak sebanding dengan kenaikan harga barang, tentu saja akan selalu merasa kurang.

Harga barang dan jasa akan terus naik terus setiap tahunnya, sementara jika tidak diimbangi dengan pemasukan, lama-lama simpanan akan terus tergerus untuk menutupi kenaikan harga tersebut.

Mengenal Inflasi dan Deflasi Serta Pengaruhnya Untuk Keuanganmu!

2. Tidak Ada Perencanaan Bulanan

Rencanakan besaran dana dari segala pengeluaran yang telah Anda tentukan sebelumnya. Seluruh rencna harus objektif. Bila perlu, Anda dapat melakukan survei harga yang akan dihabiskan untuk membeli suatu barang/jasa.

Ingat! Jangan berlebihan dan gunakan uang Anda untuk hal yang benar-benar penting dan mendesak. Hal ini penting untuk menjamin pengeluaran kita tidak lebih besar pasak daripada tiang.

3. Terlambat Menyadari Perlunya Pemasukan Tambahan

Kemungkinan ke-3 adalah gaji yang Anda peroleh memang ternyata terlalu kecil sehingga Anda memerlukan dana tambahan. Sebenarnya hal ini bisa diantisipasi dengan pencatatan yang jelas setiap bulannya.

Dari situ Anda bisa melihat berapa besar kekurangan yang Anda butuhkan, kemudian mencari channel-channel baru untuk mendambah tambahan seperti mulai berinvestasi.

Investasi adalah salah satu cara yang membuat dana “bekerja” untuk Anda dan tujuannya untuk memenuhi kebutuhan hidup jangka pendek maupun panjang (misalnya dana pensiun). Tapi keduanya dilakukan demi mencapai kebebasan finansial.

Umumnya investasi dilakukan melalui berbagai macam instrumen mulai dari saham, reksa dana saham atau pada platform peer-to-peer lending yang saat ini sedang hangat dibicarakan.

Salah satu platform P2P Lending yang aman dan menguntungkan adalah platform yang bergerak pada sektor riil dan telah terdaftar dan diawasi OJK, misalnya Amartha. Amartha juga menawarkan perlindungan tanggung renteng, Asuransi mitra, serta adanya kerjasama dengan Jamkrindo.

Dari segi keuntungan, Amartha adalah investasi yang menguntungkan karena menawarkan keuntungan hingga 15% flat per tahun dengan dana pengembalian dibayarkan setiap minggunya.

Tertarik mendapatkan pemasukan tambahan tiap minggu dari Amartha? Daftar sekarang!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *