Kapan Momen yang Tepat dalam Membeli Saham?

1 min read

Kapan Momen yang Tepat dalam Membeli Saham?

Pada umumnya, investasi saham identik dengan target jangka panjang antara beberapa bulan hingga beberapa tahun. Meski begitu, ada beberapa orang yang lebih suka menjadi trader dan melakukan aktivitas trading saham.

Ketika menjadi trader, pasti kamu pernah bertanya kapankah sebenarnya momen yang tepat dalam membeli saham. Apakah di pagi hari saat pembukaan bursa? Atau di siang hari sesudah jam istirahat bursa? Atau malah di sore hari, saat harga saham mengalami rebound maupun kenaikan yang lebih cepat?

Kebanyakan trader biasanya lebih suka belanja membeli saham di sore hari. Sebab, harga saham umumnya akan diangkat lebih cepat. Sebagian lagi ada yang lebih suka untuk melakukan trading saham di pagi hari karena harganya cenderung masih fluktuatif.

Nah, berikut ini adalah pembahasan tentang kecenderungan harga saham pagi, siang, maupun sore hari!

Kecenderungan Harga Saham di Pagi Hari

Di pagi hari saat pembukaan bursa, harga saham cenderung masih volatile. Sebab, banyak trader biasanya masih menempatkan order dan melakukan berbagai penyesuaian harga.

Karena itu, jika diperhatikan di pagi hari banyak harga saham yang masih naik turun dengan cepat. Kondisi semacam ini sering dimanfaatkan oleh para trader untuk membeli saham yang punya harga diskon.

Apalagi, jika IHSG langsung dibuka dengan kondisi hijau atau tidak mengalami koreksi. Ini berarti waktu yang tepat untuk mencuri start dan membeli saham-saham dengan harga murah. Namun, jika IHSG dibuka dengan mengalami koreksi cukup dalam, sebaiknya tahan diri untuk melakukan trading. Jika bersikeras ingin trading, sebaiknya belilah dengan modal kecil (bertahap).

Kecenderungan Harga Saham di Siang Hari

Di siang hari, terutama saat jelang jam istirahat bursa, seringkali fluktuasi harga saham tidaklah setinggi saat pagi maupun sore. Pada siang hari seperti ini, kebanyakan memilih untuk wait and see. Ada juga trader yang memanfaatkan momen ini untuk menjual sahamnya jika sudah terbilang naik cukup tinggi.

Kecenderungan Harga Saham di Sore Hari

Sebagian besar trader lebih menyukai aktivitas trading saham di sore hari. Sebab sore hari adalah momen dimana banyak saham yang harganya mulai diangkat oleh bandar. Meski begitu, hal semacam ini tentunya tidak bisa dijadikan patokan.

Sebab, sebelum bursa ditutup, terkadang ada juga aksi marking the close. Ini merupakan kondisi ketika bandar sudah merasa untung pada suatu saham, lantas saham tersebut akan dijual besar-besaran sehingga harganya jatuh jelang penutupan bursa.

Well, jika menilik hal-hal tersebut, sebenarnya momen tepat untuk membeli saham bisa muncul kapan saja, baik pagi, siang, ataupun sore hari. Sebab, bursa saham cenderung fluktuatif. Karena itu, ada baiknya jika kamu memutuskan melakukan trading saham, ada baiknya menjadi trader yang fleksibel.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *