Inilah Alasan Kenapa Rajin Menabung Aja Gak Cukup Bikin Kamu Cepat Kaya

1 min read

Inilah Alasan Kenapa Rajin Menabung Aja Gak Cukup Bikin Kamu Cepat Kaya

Sejak kecil, menabung adalah salah satu yang sering diajarkan untuk dilakukan. Bahkan, banyak anggapan di masyarakat bahwa kebiasaan menabung akan membawa kamu menjadi kaya. Namun, faktanya menabung saja tidaklah cukup untuk mengumpulkan kekayaan.

Perlu kamu tahu, tabungan sebenarnya hanya cocok untuk memenuhi kebutuhan jangka pendek. Sedangkan untuk kebutuhan jangka panjang seperti biaya pendidikan anak, kamu tetap harus mempunyai sumber dana selain tabungan.

3 Jenis Pendapatan Yang Harus Kamu Miliki. Sudah Punya Semua?

Berikut ini adalah beberapa alasan utama bahwa menabung saja tidak akan cukup untuk bikin kamu cepat kaya!

1. Pengaruh Inflasi

Inflasi merupakan salah satu penyebab utama mengapa tabungan tidak akan cukup membuat kamu cepat kaya. Dengan adanya inflasi, harga meningkat dan nilai mata uang menjadi turun. Inflasi dapat disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari meningkatnya kebutuhan, meningkatnya harga bahan pokok, hingga banyaknya peredaran mata uang di suatu negara.

Sebagai contoh, tabungan di lembaga keuangan konvensional punya bunga rata-rata 1% per tahun. Padahal inflasi di Indonesia rata-rata per tahun mencapai 5% per tahun. Dari perbandingan tingkat bunga tabungan yang lebih rendah dari tingkat inflasi, nilai tabungan kamu akan tergerus terus tiap tahunnya.

2. Kesenjangan Ekonomi

Setiap negara, terutama negara berkembang tentunya mengalami masalah kesenjangan ekonomi. Negara Indonesia sendiri memiliki kesenjangan ekonomi yang terbilang cukup tinggi, menyebabkan pertumbuhan ekonomi tidak dapat dinikmati seluruh masyarakatnya.

Hal ini disebabkan banyak masyarakat kelas menengah hanya menabung saja dan tidak melakukan menyalurkan uangnya di beberapa instrumen investasi lainnya. Sedangkan, masyarakat kelas atas sudah mulai mengembangkan dana di instrumen investasi lain yang dapat menjanjikan imbal hasil lebih besar dibandingkan hanya dengan menabung.

Perbedaan yang mencolok antara masyarakat menengah yang terus kehilangan nilai uang karena inflasi, dan masyarakat kelas atas yang sudah fasih mengembangkan uangnya, semakin memperpanjang kesenjangan ekonomi di Indonesia.

3. Kenaikan Penghasilan Tidak Sebanding dengan Kenaikan Harga

Rendahnya bunga bank tidak dapat didukung oleh tingkat kenaikan gaji setiap tahunnya. Sebagai contoh konkret, kenaikan dari harga properti di Tangerang Selatan mencapai 15% per tahun artinya jika kamu membeli sebuah properti di tahun 2021 senilai Rp500 juta, maka di tahun 2029 harga tersebut bisa melonjak hingga Rp1,7 miliar.

Nilai ini meningkat hampir 4 kali lipat. Inilah mengapa banyak yang menilai bahwa generasi milenial sebagai pekerja produktif di masa sekarang akan kesulitan memiliki rumah di masa depan jika mereka hanya mengandalkan penghasilan dan tabungan.

Itulah beberapa alasan kenapa menabung saja tidak cukup untuk membuat kamu cepat kaya. Selain menabung, ada baiknya kamu juga berinvestasi agar lebih cepat meraih tujuan finansial. Salah satu instrumen investasi masa kini yang patut kamu coba adalah dengan bergabung menjadi pendana di Amartha.

Pasalnya, dengan menjadi pendana bagi para perempuan pengusaha mikro mitra Amartha, kamu berarti telah berpartisipasi menciptakan dampak sosial yang nyata berupa kesejahteraan merata loh. Selain itu, kamu juga akan mendapatkan keuntungan hingga 15% per tahun dan cash flow mingguan. Apalagi, pembayaran angsurannya juga bisa bisa diambil kapan saja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *