Cara Kumpulkan Dana Pensiun Dari Umur 20-an

2 min read

Cara Kumpulkan Dana Pensiun Dari Umur 20-an

Tidak bisa dipungkiri setiap manusia akan bertemu hari tua. Di hari tua, tubuh sudah tidak bisa lagi mendukung aktivitas seperti di masa muda. Kondisi fisik pun mulai melemah dan daya pikir sudah berkurang.

Jika sudah begini, idealnya Anda tinggal menikmati hidup dengan lancar dan bahagia bersama keluarga.

Tentunya semua orang memiliki impian saat sudah memasuki hari tua. Misalnya, kamu ingin melihat anak dan cucu bisa menikmati hidup tanpa harus bersusah payah. Tidak perlu lagi stres memikirkan biaya hidup buatmu dan keluarga.

Di hari tua, saatnya kamu melakukan banyak kegiatan yang bermanfaat tanpa harus kerja keras, seperti memberikan kontribusi yang baik bagi orang-orang yang membutuhkan bantuan.

Semua orang pastinya punya mimpi ketika menginjak usia 50 tahun ke atas, dirinya tak perlu bekerja keras lagi. Tinggal hanya menikmati hidup dengan bahagia bersama anak dan cucu. Di masa ini, kehidupan kamu sudah pasti ditentukan dari hasil jerih payah semasa muda. Jika mengatur strategi dengan baik, tentunya kamu bisa hidup mandiri karena memiliki simpanan dan jaminan pensiun.

Karena itu, mempersiapkan dana pensiun sedini mungkin menjadi sangat penting untuk dilakukan. Usia 20-an, yakni fase ketika kamu sudah mulai bekerja, maka penting untuk belajar melakukan dasar-dasar pengelolaan uang agar bisa mengumpulkan dana pensiun.

Salah satu poin penting dalam mempelajari dasar pengelolaan finansial adalah tabungan jangka pendek dan jangka panjang. Setiap rentang usia tentu punya kebutuhan dan target keuangan. Namun, hal ini tentunya bersifat relatif. Sebab kebutuhan senantiasa berubah seiring dengan bertambahnya usia.

Nah, berikut pembahasannya!

Usia 20-an

Ini merupakan rentang usia yang baik untuk belajar mengatur keuangan. Kamu punya kesempatan untuk menciptakan good money habit. Misalnya, membuat anggaran bulanan dan mencatat semua pengeluaranmu.

Kamu bisa mulai membuat anggaran untuk emergency fund. Lakukan ini dengan mengatur pendebetan otomatis ke rekening setiap kali menerima gaji. Idealnya, kamu menabung sebanyak enam bulan gaji.

Selain itu, kamu juga bisa sedikit demi sedikit mengumpulkan uang untuk dana pensiun. Walaupun sudah ditanggung oleh tempat kerjamu, enggak masalah menerapkan ini untuk dana pensiun pribadi. Bisa dimulai dari jumlah yang kecil, misalnya 1-5 persen dari gajimu.

Usia 30-an

Di rentang usia ini, kondisi finansial akan lebih kompleks. Biasanya di usia 30-an ini, orang masih sibuk melunasi utang kartu kredit, mengumpulkan dana darurat, mengumpulkan dana pensiun, dan ditambah dengan mencicil tagihan rumah.

Nah, supaya kondisi finansialmu berjalan baik, maka sebaiknya berfokus pada tiga atau empat target saja. Meskipun targetnya sedikit, yang penting terpenuhi. Apablia semua sudah beres, kamu boleh melanjutkan target berikutnya.

Selagi membayar cicilan rumah, kamu bisa mulai merencanakan tabungan pendidikan anak mulai dari yang dasar sampai perguruan tinggi. Selain itu, kamu juga bisa mulai belajar memahami dan merencanakan program asuransi.

Usia 40-an

Salah satu kebutuhan yang menjadi prioritas di usia 40-an adalah dana pensiun. Memasuki usia ini, pada umumnya penghasilan para pekerja cukup tinggi.

Kamu harus memahami betul kebutuhan saat pensiun kelak. Sembari fokus dengan dana pensiun, kamu bisa menyeimbangkan hal tersebut dengan tabungan pendidikan anak.

Di saat yang sama, kamu juga perlu memperhatikan investasimu. Pelajari dengan teliti jenis investasi apa yang bisa memberikanmu banyak keuntungan.

Usia 50-an

Inilah rentang usia yang menjadi puncak terkumpulnya dana pensiun. Di usia ini, kamu perlu mengevaluasi seluruh tabungan dan tujuan investasimu. Ada baiknya kamu memilih investasi yang memiliki dua unsur, yaitu pertumbuhan dan pendapatan. Pilihlah investasi dengan risiko yang rendah.

Dengan melakukan langkah yang tepat di setiap rentang usia tersebut, niscaya kamu dapat mengumpulkan dana pensiun secara optimal. Sebagai informasi, masa pensiun bagi pekerja, terutama karyawan biasanya dimulai pada usia 55 tahun.

Nah, selamat mencoba!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *