Belajar Google Analytics Buat Blogging, Bisnis Online (Level Pemula)

7 min read

Google Analytics

Google Analytics adalah tools wajib untuk blogging. Sayangnya, masih banyak blogger pemula yang belum memanfaatkan tools gratis ini, atau bahkan belum mengetahuinya. Tulisan ini membahas cara belajar Google Analytics untuk pemula.

Lembaga survei online WeAreSocial menyebut 100+ juta orang mengakses internet di Indonesia. Datanya sbb:

  • Ada 175 juta pengguna internet di Indonesia pada Januari 2020, penetrasi internet 64% dari masyarakat
  • Pengguna internet meningkat sebanyak 25 juta (naik +17%) dari 2019 ke 2020

Peluang pasar yang luar biasa besar. Dan seiring bertambahnya jumlah penduduk di Indonesia, pasar online akan ikut tumbuh.

Bagaimana mencari uang dari pasar internet yang sedemikian besar ini ?

Salah satunya lewat blogging.

Untuk bisa berhasil di dunia internet marketing, blogger, Anda harus paham data. Online, it’s all about data.

Tools untuk data yang blogger harus tahu dan kuasai adalah Google Analytics.

Apa itu Google Analytics

Google Analytics (GA) adalah layanan gratis dari Google yang memberikan analisa user atau pengguna yang datang ke situs.

GA memberikan perspektif dari sisi user. Karena akan ada banyak tools – tools lain yang juga penting untuk blogging, tetapi memberikan insights yang berbeda dari GA.

Alasan Memakai

Kenapa blogger perlu menggunakan tools ini, berikut alasannya:

  • Gratis. Tidak ada biaya untuk menggunakan GA, sementara alat – alat yang lain berbayar dengan kemampuan belum tentu sebaik GA.
  • Tracking. Di dunia online, salah satu yang paling penting adalah melakukan tracking untuk bisa mengetahui kinerja blog.
  • Metriks. Bagaimana mengetahui kinerja blog bagus atau tidak dari berbagai macam metrik. Salah satunya analisa melalui GA
  • Standard. GA adalah alat standar yang digunakan di dunia online dan internet marketing, sehingga bisa diterima saat berkomunikasi di dunia online.
  • Simpel. Tampilan GA sangat enak dilihat dan digunakan.

Cara Memasang

Proses memasang GA di blog cukup mudah. Ada dua tahap.

Pertama, daftar akun GA dengan melakukan langkah berikut:

  1. Kunjungi halaman Analytics di https://analytics.google.com/analytics/
  2. Klik tombol “Pendaftaran” untuk menghubungkan email ke akun GA. Perlu punya akun Gmail.
  3. Isi detail akun dalam form dan perhatikan untuk memilih antara HTTP dan HTTPS, bila situs kamu menggunakan HTTPS, maka wajib pilih yang HTTPS.
  4. Isi kategori blog dan zona waktunya.
  5. Muncul S&K untuk dibaca, kalau setelah memahami S&K, klik “Setuju”.
  6. Dapatkan ID Pelacak, yang harus dimasukkan ke blog.

Kedua, setelah terdaftar di GA, Anda harus memasukan ID Pelacak, yang bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu:

  • Manual dengan menyalin script ID Pelacak dan memasukkan ke dalam situs.
  • Otomatis menggunakan bantuan plugin yang banyak tersedia. Tinggal input ID Pelacak ke dalam plugin, lalu otomatis masuk ke dalam situs.

Keterbatasan Google Analytics

Meskipun punya fitur yang mumpuni, tetapi GA juga punya keterbatasan. Blogger perlu memahami keterbatasan ini agar bisa menggunakan GA secara optimal.

GA adalah alat untuk menganalisa user pengunjung. Perspektifnya dari sisi user.

  • GA tidak cocok untuk melakukan analisa SEO search engine. Kalau ingin tahu lebih mendalam soal SEO, GA bukan alat yang tepat.
  • GA juga tidak cocok untuk melakukan analisa UX/UI, misalnya tidak bisa untuk tracking ‘heatmap’ perilaku pengunjung saat masuk ke dalam situs kita.
  • Jika menggunakan iklan Adsense, GA juga bukan alat yang bisa secara detail menjelaskan analisis soal Adsense. Perlu alat analisa Adsense yang berbeda dari GA.

Diluar keterbatasan tersebut, GA punya banyak sekali fitur ampuh untuk mengetahui perilaku pengunjung.

10 Fitur Google Analytics

Dari pengalaman menggunakan GA untuk blogging, saya mencatat ada banyak fitur di tools ini, tetapi yang penting dipahami untuk pemula adalah 10+ kegunaannya. 

1. Jumlah Pengunjung

Paling utama adalah blogger bisa tahu berapa banyak pengunjung yang datang ke blog setiap saat (bahkan real-time) dari Google Analytics. 

Indikator yang sangat penting. Karena bagaimanapun juga,  indikator berhasil tidaknya blog, adalah banyak tidaknya pengunjung.

GA menyediakan metrik jumlah pengunjung secara real-time, jam, harian, mingguan, bulanan dan tahunan. Bisa menentukan sendiri (custom) periode pengunjung yang hendak dilihat.

Beberapa metrik pengunjung yang penting:

  • Pengunjung baru vs lama. Berapa banyak pengunjung setia yang sudah pernah datang dan datang lagi, lalu pengunjung yang baru pertama kali.
  • Lokasi. Dari negara mana pengunjung datang.

Kalau ingin menunjukkan jumlah pengunjung, blogger tinggal mengambil data dari GA. Orang sudah percaya karena data GA sudah standar.

2. Real Time Traffic

Berapa pengunjung yang sekarang sedang ada di dalam blog disediakan GA dalam ‘real-time’ data. At anytime, blogger bisa tahu berapa orang yang sedang mengunjungi blog-nya.

Terdapat rincian halaman yang sedang dikunjungi dan berapa jumlah pengunjung di setiap halaman.

Real – Time data ini penting untuk blogger mengetahui secara cepat jika traffic-nya mengalami penurunan atau kenaikan yang tidak biasanya. Membantu blogger untuk cepat mengambil tindakan jika ada masalah.

Saya secara rutin melihat traffic blog ke real-time data untuk melihat dengan cepat perkembangan traffic. Karena sudah terbiasa, saya sudah tahu jumlah traffic yang ‘normal’ berada di kisaran berapa per jam-nya atau per hari.

Jika tiba – tiba traffic di real-time berbeda dari umumnya, saya bisa tahu dan segera mengecek apakah ada masalah di blog.

Jadi, real-time data memberikan indikator awal soal kondisi pengunjung blog.

3. Artikel Paling Dikunjungi

Setelah tahu jumlah pengunjung secara total, selanjutnya blogger melihat rincian atau breakdown pengunjung tersebut dari artikel atau halaman di situs.

Blogger bisa menganalisa halaman mana yang paling banyak dikunjungi, mana halaman yang tidak mendatangkan pengunjung sama sekali.

Info ini menjadi ‘reality check’ karena seringkali artikel yang saya harapkan ramai pengunjung ternyata tidak, sedangkan artikel yang saya kira biasa-biasa saja, ternyata mendatangkan pengunjung banyak.

Data ini menjadi sumber informasi untuk mengembangkan konten blog. Blogger jadi tahu pengunjung paling suka jenis artikel atau topik yang mana.

Di masing – masing artikel, GA menyediakan informasi:

  • Lama Membaca. Berapa lama pengunjung membaca artikel tersebut.
  • Bounce Rate. Apakah setelah membaca artikel, pindah ke artikel lain atau langsung keluar dari blog 

4. Sumber Traffic 

Dari Mana pengunjung, tahu situs kita ? Jawaban ini disediakan oleh GA.

Ada beberapa jenis sumber traffic yang ditampilkan oleh GA.

  • Organic. Pengunjung yang datang karena menemukan situs di search engine. Hasil dari pencarian kata kunci tertentu.
  • Direct. Pengunjung langsung datang ke situs, misalnya, karena sudah kenal dengan brand situs atau sebelumnya sudah pernah mengunjungi.
  • Referral. Pengunjung datang dari sosial media atau link di situs – situs lain. Kalau misalnya blogger pasang iklan atau share di sosial media, lalu pengunjung melihat dan klik link-nya, maka dihitung di referral.
  • Paid Ads. Pengunjung yang datang dari iklan. Sumber traffic bisa dari iklan yang dipasang di berbagai platform dan akan dihitung di bagian ini.

Mengetahui sumber traffic sangat penting karena blogger bisa menentukan strategi yang paling tepat untuk mendatangkan pengunjung. Apakah menggunakan SEO untuk organik, memanfaatkan sosial media atau membeli iklan.

Kalau sumber penghasilan blog dari iklan Adsense, sumber traffic disarankan dari organik. Organik adalah sumber traffic yang gratis (dibandingkan iklan) dan tidak rawan banned dari Google Adsense.

5. Analisa Iklan

GA menyediakan dua macam analisa iklan, yaitu:

  1. Publisher. Blog menerima penghasilan dari pemasangan iklan Google Adsense
  2. Advertiser. Blog memasang iklan untuk mendatangkan pengunjung.

Publisher

Kalau memonetisasi blog dengan iklan, Anda bisa menghubungkan akun Adsense dengan GA. Ini sangat penting.

Setelah adsense dan GA dihubungkan, Anda jadi bisa tahu mana artikel atau halaman yang mendatangkan pendapatan iklan paling banyak. Laporannya ada di GA.

Dengan tahu informasi ini, blogger bisa membangun artikel – artikel yang mendatangkan penghasilan iklan paling besar.

Dari pengalaman, saya lihat tidak semua artikel mendatangkan penghasilan iklan yang sama. 

Ada topik – topik tertentu yang meskipun pengunjungnya sedikit tetapi hasil iklannya besar. Sebaliknya, ada artikel dengan pengunjung banyak, tetapi iklannya sedikit.

Dengan bantuan data dari GA, blogger bisa mengetahui engembangan konten yang bisa mendatangkan penghasilan iklan lebih besar.

Advertiser

GA menyediakan analisa traffic yang masuk dari pemasangan iklan, Google Adwords. Advertiser bisa melihat dan menilai efektivitas iklan untuk mendatangkan traffic yang berkualitas. 

Dengan menghubungkan Google AdWords, kampanye yang dibuat di AdWords bisa dianalisa di Google Analytics. Posisi kata kunci, jumlah klik, serta memilah jumlah klik berdasarkan jam dalam hari untuk bisa tahu jam berapa pengunjung bertamu ke web melalui pintu iklan Adwords.

6. Perilaku Pengunjung

Informasi di GA menampilkan berbagai indikator yang menunjukkan bagaimana pengalaman dan perilaku pengunjung saat di blog.

Salah satunya adalah mengetahui kapan pengunjung datang. 

Di Google Analytics terdapat menu ‘when do you users visit’. Melalui halaman ini kamu dapat melihat informasi terkait dengan hari dan jam yang padat pengunjung.

Informasi ini berguna jika blogger ingin mempublikasikan artikel dan mengirimkan email serta kampanye lainnya.

Informasi lain yang penting juga adalah:

  • Page View. Berapa banyak halaman yang dikunjungi dan ini penting jika penghasilan blog dari iklan. Semakin banyak halaman yang dilihat, kemungkinan pengunjung melihat dan mengklik iklan (artinya, uang !) semakin besar.
  • Arus Perilaku Pengunjung. Behaviour Flow Report memberi gambaran visual tentang jalur yang dikunjungi pengunjung di situs web. Informasi ini membantu menunjukkan bagaimana pengunjung berinteraksi dengan konten yang ada. 

7. PageSpeed

Kecepatan situs adalah bagian penting pengalaman menggunakan blog. Siapa yang mau mengunjungi blog yang lambat.

Bahkan, Google sendiri secara tegas menyatakan bahwa kecepatan situs menjadi faktor dalam menyusun ranking di mesin pencari.

Blog yang lambat, maaf, tidak akan menduduki ranking yang baik.

Tapi, bagaimana blogger tahu bahwa blog-nya lambat. Apakah semua halaman lambat atau halaman – halaman tertentu saja.

GA menyediakan informasi tersebut soal kinerja blog dari sisi pagespeed. Dirinci untuk setiap halaman per halaman dan menunjukkan mana halaman yang paling lambat diakses.

GA akan memunculkan warning jika suatu halaman menjadi lambat.

Memang informasi pagespeed di GA, tidak serinci yang disajikan tools khusus seperti GTMetrix dan Google Pagespeed, tetapi paling tidak bisa memberikan indikasi awal masalah dalam blog speed.

8. Mobile vs Desktop

Bagaimana pengunjung mengakses blog ?

GA menyediakan informasi apakah pengunjung datang dari mobile, tablet dan desktop. Info ini penting karena mempengaruhi cara dan desain blog.

Saya mengalami pergeseran pengunjung dari yang sebelumnya banyak lewat desktop ke sekarang mayoritas menggunakan mobile. Eranya sekarang adalah akses lewat mobile atau via ponsel.

Karena diakses sebagian besar lewat mobile, saya harus memastikan bahwa blog harus berbentuk responsive yang bisa dengan nyaman dibaca di ponsel.

Sementara, investasi untuk perbaikan di desktop tidak menjadi prioritas karena pengunjung lewat desktop sedikit dan tidak signifikan.

Bagaimana dengan blog Anda ?

Hal itu yang perlu dilihat dari laporan di GA, agar strategi pengembangan blogging yang dilakukan bisa tepat sasaran. Jangan sampai fokus di desktop, sementara sebenarnya pengunjung lihatnya di mobile.

9. Benchmarking

Bagaimana kinerja blog dibandingkan kompetitor?

GA menyediakan analisanya di bagian benchmarking dengan membandingkan blog dengan kompetitor. Perbandingan dilakukan berdasarkan: 

  • Industri
  • Negara
  • Ukuran ramai tidaknya situs
  • Periode perbandingan (harian, bulanan, tahunan dan custom)

Bisa memilih ukuran benchmark yang akan digunakan.

Contohnya, blog saya, pilih industri Finance dan Indonesia, lalu muncul perbandingan, sesuai dengan metrik yang ingin digunakan. Ada berbagai metrik yang tersedia di GA.

Meskipun tidak 100% akurat, tetapi benchmarking ini membantu memberikan gambaran buat blogger soal kondisi blog-nya dibandingkan blog sejenis.

10. Konversi

Apakah kampanye di situs berhasil ?

Ukurannya bisa dilihat melalui fitur konversi, yang disediakan di GA. Blogger bisa tahu apakah pengguna melakukan, misalnya, mendaftarkan alamat email, mengunduh sesuatu atau menghadiri sebuah event, berdasarkan tracking konversi yang dimonitor dalam GA.

Hasil konversi bisa dirinci berdasarkan metrik dan channel, misalnya, bisa melihat

  • jumlah konversi pengunjung dari Jakarta pada laporan Audience> Geo> Location.
  • jumlah konversi pengunjung dari akun Facebook di bagian Acquisition> All Traffics> Source / Media.
  • jumlah konversi pengunjung yang berhasil landing di page tertentu pada laporan Behavior> Site Content> Landing Page.

Data konversi yang rinci dan detail akan sangat membantu mengevaluasi kampanye dan mengembangkan strategi.

Cara Step by Step Google Analytics

Estimate Cost : 00 IDR

Time Needed : 01 hours 00 minutes

Cara Menggunakan Google Analytics

  1. Buka Akun GA

    Daftar akun Google Analytics

  2. Aplikasi GA

    Aplikasi Google AnalytcisAplikasi Google Analytics

  3. Dasbor GA

    Buat dashbor GA sesuai kebutuhanDashboard Google Analytics

  4. Metrik Lengkap

    GA memiliki metrik lengkapGoogle Analytics 4

  5. Real-Time Data

    Analisa pengunjung real time di blogGoogle Analytics 7

  6. Sumber Traffic

    Analisa sumber traffic pengunjungGoogle Analytics 5

  7. Trend Visitor

    Analisa trend visitorGoogle Analytics 6

Materials
  • Aplikasi Google Analytics
  • PC, Desktop, Laptop, Ponsel

Tips Memakai GA

Saya menyarankan beberapa hal buat blogger terkait Google analytics, yaitu:

  • Segera pasang GA di situs. Tools ini akan membantu mengelola situs
  • Gunakan aplikasi GA yang bisa diunduh di Playstore. Aplikasi mempermudah untuk mengakses dan memonitor Google Analytics
  • Pahami keunggulan dan keterbatasan GA untuk analisa. Meskipun punya banyak manfaat, GA juga punya keterbatasan. Tidak bisa hanya mengandalkan satu tools dalam mengelola blog.
  • Lakukan tracking dan konversi dengan memanfaatkan GA agar data serta informasinya akurat dan bisa dipertanggungjawabkan
  • Manfaatkan Google Analytics Academy. Ikut belajar secara gratis di platform online yang disediakan oleh Google, mulai dari kelas pemula sampai lanjutan.

Kesimpulan

Sukses tidaknya blogging dan online marketing sedikit banyak ditentukan oleh kemampuan melakukan tracking, dan mengolah data. Untuk itu, perlu tools untuk bisa menjalankan fungsi tersebut dengan baik.

Google Analytics adalah alat tracking user yang wajib dikuasai oleh blogger. Tidak hanya karena gratis, tetapi juga kemampuan GA dalam analisa yang sangat mumpuni.

Belajar Google Analytics adalah skill yang wajib dikuasai blogger agar sukses dalam blogging.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *