Arisan Online dan Tips Aman Mengikutinya

1 min read

Arisan Online dan Tips Aman Mengikutinya

Arisan menjadi bagian yang tak terlepaskan dari masyarakat Indonesia. Metode menghimpun dan memutar uang secara berkelompok ini terus berkembang seiring kemajuan zaman.

Jika di era tahun 2000-an lalu, arisan kendaraan menjadi yang paling sering dilakukan. Saat ini, bentuknya telah bertransformasi ke beragam jenis. Salah satunya yang tengah populer adalah arisan online. 

Arisan tanpa harus bertatap muka ini semakin marak seiring dengan berkembangnya era digital. Semua bisa dilakukan serba online dan cepat, demi efektivitas dan efisiensi. Namun, di tengah kemudahan itu, muncul masalah baru yakni kasus penipuan yang sudah memakan banyak korban.

Tips Memilih Arisan Yang Aman!

Dikutip dari Kumparan.com, Karo Penmas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengaku sudah mendapat banyak laporan kasus dugaan penipuan arisan online di tahun 2020. Di antaranya terjadi di Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, dan Jambi. Menurut Dedi, jumlah kerugian arisan online ditaksir mencapai miliaran rupiah.

Berkaca dari banyak kasus penipuan berkedok arisan, kira-kira bagaimana cara ya memilih arisan yang aman?

Nah, berikut ini adalah beberapa tips dalam mengikuti arisan secara aman:

  • Ikuti arisan yang diselenggarakan oleh orang-orang yang sudah dikenal secara personal. Dengan begitu, perputaran uang dapat diketahui secara seksama. Pasalnya, arisan secara hakikatnya merupakan kegiatan sosial.
  • Hindari arisan yang menjanjikan keuntungan. Perlu kamu tahu, arisan bukanlah merupakan salah satu sarana investasi, tidak seperti reksadana atau deposito. Karena itu, sebaiknya kamu tidak mengikuti arisan yang menjanjikan bisa menambah nilai setoran. Pasalnya, hal ini berpotensi sebagai penipuan.  
  • Pastikan pengeluaran untuk arisan tidak mengganggu pengeluaran pokok, seperti kebutuhan rumah, dana pendidikan anak, premi asuransi, tabungan rutin, dan lain-lain. Sebaiknya, usahakan anggaran arisan tidak lebih dari 10% pendapatan.
  • Waspadai money game berkedok arisan. Ciri-ciri money game berkedok arisan adalah organisasi atau jumlah pesertanya sangat besar. Belum lagi, pembuat money game berkedok arisan umumnya menjanjikan bunga atau keuntungan bagi para pesertanya.
  • Pada dasarnya, arisan yang benar adalah hadiah harus dibagi secara merata dan bergiliran ke setiap peserta. Selain itu, tidak ada bunga ataupun keuntungan yang diberikan, artinya uang yang didapat sama besar seperti yang disetorkan.
  • Hindari penggunaan uang hasil arisan untuk belanja rutin. Jika kamu menggunakan uang hasil arisan untuk belanja kebutuhan sehari-hari atau barang yang berusia pendek seperti baju atau sepatu, maka kamu tidak mendapatkan manfaat yang lebih besar dari uang hasil arisan.

Alternatif Agar Tidak Terjerat Arisan Online

Nah, daripada mengikuti arisan online yang berpotensi penipuan, kamu bisa memilih alternatif lainnya yaitu investasi di Peer to Peer (P2P) Lending Produktif.

Nah, salah satu platform P2P Lending yang aman dan tepercaya karena sudah memiliki izin usaha dan diawasi olej Otoritas Jasa Keuangan (OJK) adalah Amartha. Sebagai informasi, Amartha adalah perusahaan pionir dalam layanan fintech peer to peer lending (P2P) yang menghubungkan pendana urban dengan pengusaha mikro di pedesaan. Hingga saat ini tercatat sudah ada lebih dari 500.000 perempuan di seluruh penjuru Indonesia telah menjadi mitra Amartha untuk diberdayakan.

Dengan bergabung menjadi pendana di Amartha, kamu berarti telah berpartisipasi menciptakan dampak sosial yang nyata berupa kesejahteraan merata loh. Selain itu, kamu juga akan mendapatkan keuntungan hingga 15% per tahun dan cash flow mingguan. Menariknya, pembayaran angsurannya juga bisa bisa diambil kapan saja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *