3 Kegunaan Kartu GPN Bagi UMKM

2 min read

3 Kegunaan Kartu GPN Bagi UMKM

Saat ini, masyarakat sudah semakin familiar dengan cara bertransaksi non tunai. Dengan menggunakan kartu maupun e-wallet, masyarakat jadi semakin lebih mudah bertransaksi. Karena itu, untuk mendukung transaksi non tunai yang semakin masif ini diperlukan pengembangan infrastruktur, instrumen, dan mekanisme sistem pembayaran nasional yang mampu memproses seluruh transaksi pembayaran domestik secara terkoneksi.

Untuk mendungkung hal, Bank Indonesia juga telah merintis peraturan tentang Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) pada tanggal 21 Juni 2017 lalu. GPN ini bertujuan untuk menghapus batasan yang selama ini terjadi, yang mana untuk mengakses kebutuhan perbankan hanya bisa dilakukan pada bank yang sama atau melalui mesin EDC/ATM dengan logo yang sama dengan yang tertera pada kartu.

Selain itu, mulai tanggal 1 Januari 2022, Bank Indonesia juga mewajibkan semua Nasabah bank di Indonesia untuk memiliki minimal 1 (satu) kartu debit berlogo GPN dari seluruh rekening yang dimilikinya.

Sebagai informasi, Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) atau National Payment Gateway (NPG) adalah sebuah sistem yang menghubungkan seluruh alat pembayaran (kartu debit, kartu kredit, atau uang elektronik) dengan mesin/perangkat transaksi pembayaran seperti ATM, mesin Electronic Data Capture (EDC), atau kanal pembayaran lainnya.

3 Kegunaan Kartu GPN Bagi UMKM

Bagi masyarakat, penggunaan kartu GPN tentunya kan memberikan banyak keuntungan. Terlebih lagi bagi para pelaku usaha, baik itu pengusaha UMKM maupun pengusaha dalam bidang tertentu. Dengan adanya keuntungan tersebut, membuat proses bisnis UMKM berjalan dengan baik dan di sisi lain dapat memberi manfaat lebih dari segi finansial.

Berikut ini adalah 3 kegunaan kartu GPN bagi UMKM:

1. Menikmati Merchant Discount Rate

Bagi para pelaku usaha, khususnya bagi para pengusaha UMKM, kartu GPN memberikan keuntungan dengan adanya Merchant Discount Rate (MDR). Pada dasarnya, MDR merupakan potongan yang akan dibebankan pada merchant dalam kaitannya dengan transaksi yang dilakukan di mesin EDC.

Dahulu, sebelum dikeluarkannya kartu GPN oleh pemerintah, MDR yang dibebankan bagi para pedagang dan pengusaha sebesar 2-3 persen. Meski tidak besar, namun jika transaksi dilakukan secara terus menerus bisa saja hal tersebut menjadi beban bagi pelaku usaha kecil. Namun, kini setelah adanya kartu GPN biaya MDR ini menjadi turun hingga satu persen sehingga tidak terlalu membebani para pelaku industri kecil.

2. Transfer Antar Bank Jadi Lebih Murah

Kemudahan selanjutnya menggunakan kartu GPN ini biaya transfer antar bank menjadi lebih murah dari sebelumnya. Selama ini, dalam transaksi kartu debit masih dilakukan oleh mesin Electronic Data Capture (EDC) dari bank lain. Kini, biaya transaksi bisa semakin ditekan. Bahkan untuk transaksi non-tunai untuk ritel dengan kartu kredit, tidak dipungut biaya sama sekali untuk transaksi pemerintah.

Selain pengusaha UMKM, kartu GPN bisa bermanfaat bagi para nasabah dalam melakukan transfer antar bank untuk transaksi dalam hal pembayaran dan transaksi jual beli lainnya. Terlebih lagi untuk transaksi dalam jumlah besar dan intens yang kamu lakukan. Sehingga, membuat kamu semakin nyaman tanpa khawatir saldo rekening berkurang dengan jumlah tak sedikit karena biaya transaksi ini.

Mengenal QRIS, Pembayaran Online Yang Inklusif

3. Keamanan Lebih Terjamin

Terakhir, kegunaan kartu GPN bagi para pengusaha UMKM adalah tingkat keamanannya yang terjamin. Pasalnya, dalam kartu GPN juga sudah dilengkapi fitur keamanan dengan standar tinggi. Sistem keamanan ini berlaku di dalam negeri dan melalui jalur domestik.

Dengan demikian kamu menjadi lebih nyaman dan aman ketika bertransaksi dalam kaitannya mengenai usaha milikmu. Khususnya jika kamu bertransaksi dengan nominal yang cukup besar. Semua dapat tertangani dan dijaga transparansinya.

Dukung UMKM Indonesia Melalui Amartha

Itulah 3 kegunaan kartu GPN bagi para pengusaha UMKM. Selain mendukung produk-produk UMKM dengan bertransaksi menggunakan kartu GPN, kamu juga bisa membantu perkembangan UMKM sebagai pendana di Amartha. 

Amartha merupakan perusahaan peer-to-peer (P2P) lending yang menghubungkan investor kepada perempuan pengusaha mikro di pedesaan. Dengan berinvestasi di Amartha, kamu akan mendapatkan keuntungan sampai 15% flat per tahun berdasarkan referensi profil risiko yang kamu miliki.

Amartha adalah perusahaan investasi yang aman karena sudah memiliki izin usaha dari OJK sejak tahun 2019 lalu. Dengan menerapkan sistem tanggung renteng dan berkelompok, risiko gagal bayar dapat diminimalisir. Selain itu, Amartha tidak hanya menyalurkan modal usaha saja tetapi juga mengadakan pendampingan dan pelatihan keuangan dan kewirausahaan kepada para mitranya.

Tertarik untuk raih keuntungan sekaligus menciptakan dampak sosial yang nyata? Daftarkan diri kamu sekarang di www.amartha.com!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *