Usaha angkringan merupakan salah satu usaha yang layak dilirik di jaman modern ini. Usaha yang berchiri khas berjualan di sore hingga pagi hari ini sangat familiar di semua kalangan masyarakat. Usaha yang terkenal dengan nasi kucing dan minuman hangat ini sangat layak untuk dilirik untuk anak muda yang berencana membuka usaha dengan modal yang minim.

Untuk bisa membuka usaha angkringan modal yang anda perlukan tidaklah banyak. Untuk membuat satu gerobak angkringan biaya yang diperlukan hanya berkisar antara 3-3.5 juta rupiah. Jika anda memiliki persediaan dana sebersar 15 juta rupiah, anda sudah bisa membuat 3 gerobak plus dengan membeli kelengkapan memasaknya.

Meskipun modal yang dikeluarkan cukup murah, namun jangan remehkan keuntungan dari usaha angkringan ini. Dalam semalamnya saja minimal satu gerobak bisa meraup keuntungan paling kecil sebesar 200 ribu rupiah. Kalikan saja dalam satu bulan, 6 juta rupiah keuntungan bisa di dapat dari usaha ini. Pada awalnya kita hanya bisa menemui penjual angkringan di kota jogja saja. Namun, akhir-akhir ini penjual angkringan dapat kita temuan di kota-kota lain.

Mengingat keuntungan dari usaha ini sangat menggiurkan tentunya tidak ada salahnya untuk anda mencoba usaha ini.Jika kalian tertarik untuk membuka usaha angkringan ini, alangkah baiknya kalian menyimak 7 Tips Sukses Memulai Usaha Angkringan Modern dibawah ini.

7 Tips Sukses Memulai Usaha Angkringan Modern

1. Persiapkan Modal

Dalam memulai usaha tentu langkah awal yang harus dilakukan adalah mempersiapkan modal. Dalam usaha angkringan modal yang diperlukan hanyalah untuk membuat gerobak, membeli peralatan memasak dan bahan masakan. Namun, jika anda berencana untuk merekrut karyawan, tentunya anda harus menyisihkan tambahan dana untuk menggaji karyawan tersebut. Kisaran modal yang perlu anda persiapkan adalah sekitar 4-5 juta rupiah.

Jika anda mengalami kendala dalam persediaan modal anda bisa meminjam modal usaha pada koperasi atau bank yang menawarkan bunga rendah. Atau anda bisa menjalin kerjasama dengan pengusaha angkringan lainnya, anda bisa menawarkan sistem bagi hasil. Dengan bentuk kerjasama seperti ini anda hanya cukup melakukan penjualan saja, karena modal dan bahan telah disediakan oleh mitra anda. Untuk menghindari terjadinya kesalah pahaman di kemudian hari ada baiknya untuk membuat perjanjian diatas kertas bermaterai, agar nantinya tidak jika terjadi sengketa yang bisa berdampak pada usaha yang dijalankan.

2. Pilih Lokasi yang Strategis

Salah satu kunci sukses dalam usaha angkringan adalah lokasi jualan yang strategis. Dengan lokasi usaha yang strategis tentunya peluang untuk menemukan pembeli menjadi lebih terbuka lebar. Usha angkringan merupakan usaha yang dibuka pada malam hari sehingga faktor-faktor keamanan harus sangat diperhitungkan. Selain itu,  usaha angkringan merupakan usaha dengan lokasi tetap, sehingga pembelilah yang akan mengdatangi lokasi tempat kita berjualan. Sebaiknya pilih lokasi yang dekat dengan pusat keramaian. Semakin ramai tentunya akan semakin baik. Lokasi yang dekat dengan jalan raya, pusat pusat keramaian  kota, depan museum, taman kota dan alun alun kota, dapat menjadi pilihan lokasi untuk berjualan. Dengan lokasi lokasi tersebut anda kemungkinan anda akan dikunjungi oleh banyak orang menjadi lebih besar.

3. Sesuaikan Produk Jualan dengan Kelompok Konsumen

Mengapa pembeli mengunjungi usaha angkringan kita?. Karena makanannya enak, varian makanannya oke, pelayanan yang siip, dan pastinya cocok dilidah pembeli. Sangat penting untuk memperhatikan hal-hal diatas. Karena dengan menyesuaikan antara jenis makanan yang dijual dan selera konsumen tentunya peluang produk kita terjual akan lebih besar. Lalu bagaimana cara untuk mengetahui selera konsumen? Apakau harus melakukan wawancara atau survei. Tentunya  hal itu telarlalu repot untuk dilakukan. Cukup dengan melakukan tes pasar, artinya anda harus mencoba coba terlebih dahulu beberapa jenis hidangan yang dijual. Baru kemudian anda bisa memutuskan untuk menjual hidangan yang paling laris. Keberhasilan tes pasar ini akan mempengaruhi kelangsungan usaha anda selanjutnya. Karena selera orang terhadap makanan jarang berubah. Sehingga jika anda telah menemukan hidangan yang laris dijual maka pertahankan untuk terus menjualnya.

4. Tentukan Menu Andalan dan Harga Jual

Salah satu cara untuk menarik perhatian calon konsumen adalah dengan menyajikan menu istimewa. Menu istimewa ini akan menjadi ciri khas dari usaha angkringan anda. Untuk itu tentukan menu andalan dari usaha anda. Menu ini harus memiliki ciri khas tersediri dan berbeda daro usaha-usaha angkringan yang lainnya. Selain menu andalan tentunya yang menjadi daya tarik dari usaha ini adalah harga yang ditawarkan cukup murah. Harga yang ditawarkan sesuai dengan porsi hidangan yang relatif sedikit. Anda bisa menawarkan promo arau kupon yang menarik. Misal dengan memberikan promo gratis tambahan lauk jika nominal pembelian diatas 50 ribu. Tentunya hal ini akan dapat membuat pelanggan tertarik untuk terus membeli dagangan anda.

5. Tidak Menghilangkan Ciri Khas Angkringan

Ciri khas dari usaha angkringan yang mudah dikenali adalah, adanya gerobak yang ditutup atap terpal dan tersedia dua bangku panjang dan meja yang diperuntukkan bagi pembeli saat menyantap hidangan. Dan ciri khas lainnya adalah harga hidangan yang relatif murah. Tentunya ini menjadi ciri khas yang harus tetap anda pertahankan. Jika anda memutuska untuk menanggalkan ciri khas ini, tentunya hal ini akan mempengaruhi minat konsumen untuk mampir ke gerobak anda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here