Kapan luka ini akan berakhir? mungkin pertanyaan ini tengah bergerliya dalam benakmu, menhingat rasa sakit yang sampai ini belum juga berkahir.

Mungkin kamu bertanya kapan akan sembuh? padahal sembuh atau tidaknya itu tergantung kamunya, tergantung seberapa legowo kamu pada apa yang telah menimpamu.

Karena sakitmu sebenarnya hanya tentang waktu, iya waktulah yang akan menyembuhkan lukamu, asalkan kamu belajar ikhlas maka pasti sakitmu akan sembuh.

5Jalani Saja Perih yang Dirasa Dengan Tanpa Mengingat Sebab Apa Luka Itu Terjadi

Untuk sekarang ini jalani saja perih yang kamu rasa dengan tanpa mengingat sebab apa lukamu terjadi, hingga akhirnya kamu pun lupa bahwa dulu pernah terluka.

Tapi tentu memang tidaklah mudah, tapi kamu bisa belajar dengan berjalannya waktu, karena waktu itu sendiri yang akhirnya akan membuatmu lupa akan lukamu.

4Biarkan Waktu yang Menjawab Kapan Sakit Itu Akan Mereda

Iya, biarkan waktu yang menjawab kapan rasa sakit itu akan mereda, kapan perih itu akan sembuh, tugasmu hanya terus kendalikan hatimu dengan rasa benci.

Sebab tidak sedikit darimu yang mengeluh ingin lupa, mengeluh ingin cepat sembuh dari rasa sakit, tapi dia masih menanam kebencian di dalam hatinya.

3Biarkan Waktu yang Membuatmu Mengerti Bahwa Luka Itu Akan Pergi Bila Kamu Belajar Merelakan

Lantas biarkan waktu yang membuatmu mengerti bahwa luka itu akan pergi, sakitmu akan luntur, bila kamu belajar merelakan tanpa henti.

Biarkan waktu yang membuatmu mengerti bahwa hatimu akan kembali tenang bila kamu tidak lagi membenci.

2Biarkan Waktu yang Membuatmu Sadar Bahwa Sesak Itu Akan Terus Menghujam Bila Kamu Tak Belajar Ikhlas

Biarkan waktu pula yang membuatmu sadar bahwa rasa sesak yang terus menggelayuti hatimu akan menjauh tatkala kamu belajar untuk ikhlas.

Karena sungguh rasa perih dan sakit yang terus menghujam hatimu, itu ada karena kamu sendiri tidak pernah berusaha untuk mengikhlaskannya.

1Ingat, Semua Tentang Waktu, Tidak Usah Berusaha Terlalu Keras Melupakan, Cukup Kamu Belajar Memaafkan

Jadi, meski semuanya adalah tentang waktu, tidak usah kamu berusaha terlalu keras melupakan, karena percuma jika kamu tidak pernah belajar memaafkan.

Memaafkan? iya, karena ikhlas itu bisa hadir dalam hatimu, jika kamu telah lunak memaafkan, telah lunak menganggap semua yang terjadi adalah ujian yang bagaimanapun harus kamusyukuri dengan bijaksana.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here