Padamu Aku Bersujud berawal dari kisah aku. Seorang yang dulu tak pernah mengenal agama. Agama bagiku hanyalah title untuk KTP. Agama bagiku hanyalah hal yang sering aku banggakan dimulitku tanpa selaras dengan perbuatanku.

  Baca juga: seorang-sahabat-hancur-hanya-karena cinta

Untuk kesekian kali aku berusaha untuk berubah, namun hatiku tidak bisa sejalan dengan kehendak. Karena hatiku sudah ditutupi oleh surga dunia.

Betapa hebatnya anak-anak diluar sana yang umurnya masih sangat muda, mereka bisa menghafal al-qur’an pada usia mereka yang masih sangat muda. Sedangkan aku, aku hanya bisa menghayal untuk bisa memasuki surga melalui pintu mana saja yang aku inginkan, tanpa memperdulika amal ibadahku.

Ingin aku mengubah cara hidupku yang menyimpang dari cara hidup islami, ingin aku memperbanyak amal ibadah daripada dosa, tapi aku tidak pernah tau waktu itu apa aku sanggup untuk mengubahnya.

Sekarang aku percaya bahwa semua keinginan pasti ada jalan apabila kita melakukannya dengan sabar dan ikhlas. Serta berpegang teguh pada tali yang tidak akan memutuskan kita dalam kondisi apapun.

Sekarang aku tersadar, betapa mulianya islam, betapa angungnya Allah.

Allah tidak pernah meninggalkanku dalam kondisi apapun. Meskipun aku sering melupakan-Nya. Aku hanya meningat-Nya ketika aku ditimpa oleh musibah.

Tekadku sudah bulat. Aku akan berusaha untuk mengubah diri menjadi yang lebih baik. Meski halang yang begitu besar ikut menyertakan hijrahku.

   Baca juga: mengapa-istriku-tak-secantik dulu

Karena apapun yang terjadi Allah selalu berada disisi hambanya. Begitupula diriku, akanku usahakan hanya pada-Nya aku berserah dan bersujud.