Cuma Empat Huruf, tapi Bisa Melipatgandakan Keberkahan dan Hasil

0
260

 Kita, sebagai manusia fitrahnya tak bisa hidup sendiri

 sebagai manusia fitrahnya tak bisa hidup sendiri Cuma Empat Huruf, tapi Bisa Melipatgandakan Keberkahan dan Hasil
Teman yang baik selalu mengajak dalam kebaikan. (salamelfath.blogspot.com)


Atmosferku.com –   Berbuat baik itu sebenarnya sudah menjadi tanggung jawab setiap insan secara fitrahnya. Nggak ada manusia yang diciptakan langsung jadi orang jahat. Coba perhatikan, bayi-bayi disekitar anda, apa iya mereka terlahir dengan muka garang, sadis, dan keluar dari rahim langsung memfitnah, apa lagi membunuh? nggak ada kan? hehehehe…

Sejatinya memang kita semua dilahirkan untuk bertanggung jawab, untuk menjadi khalifah dimuka bumi. Untuk saling mengingatkan dalam kebaikan bagi satu sama lainnya. Namun, karena akal kita yang mulai nggak masuk ngakal, jadinya kita malah keblinger. Ikut pergaulan yang nggak jelas, sekarang jamannya medsos, kita mengidolakan seseorang, kemudian kita mengikuti setiap gaya dan perilakunya. Padahal perilakunya salah, alias tidak mengajarkan pada kebaikan, ekh malah kita ikuti. Apa itu yang namanya nggak masuk akal. Iya kan? coba pikir, idola anda siapa?

Bukan berarti manusia semua demikian, sedikit lebih banyak masih ada yang berakal sehat. Masih lurus dalam koridor sang pencipta, meskipun bukan suci. Karena semua manusia pasti punya dosa. Tapi, bukan mengungkit dosa da kesalahannya melainkan prosesnya dalam menuju kebaikan.

Mungkin juga sebagian kita mulai seperti itu, ingin kembali pada jalan yang diridhoi. Namun kita bingung mesti ngapain? bagaimana memulainya untuk menjadi pribadi yang bermanfaat?

Jawabannya, lakukan saja dengan empat huruf yang bisa melipatgandakan keberkahan kita dan hasil.   Cuma empat huruf, tapi bisa melipatgandakan berkah dan hasil. Ya, cuma empat huruf… Apa itu? huruf tersebut adalah

A-j-a-k

Maksudnya gimana tuh?

Mari kita lihat contoh berikut ini yaa :

– Bangun awal dan AJAK orang bangun awal.
– Berbagi dan AJAK orang berbagi.
– Berbakti dan AJAK orang berbakti.
– Sukses dan AJAK orang untuk sukses.
– Kerja keras dan AJAK orang untuk kerja k eras.

Begini kawan…

Jika kita mengajak orang pada kebaikan, bukan berarti kita ini adalah 100% orang baik-baik. Jelas sekali, itu belum tentu, ini namanya mengingatkan dalam kebaikan dan sama-sama menuju kebaikan. Jika kita mengajak diri kita dan orang lain dalam kebaikan, maka sedikit-banyak, ini akan mencegah kita jatuh dalam keburukan. Setidaknya jadi pengingat kita sendiri, masa udah nyuruh orang berbuat baik, kita malah nggak berbuat baik? ya atau iya banget?

Demikian pula dengan kesuksesan. Kita mengajak orang pada kesuksesan, bukan berarti kita ini orang yang sudah sukses ya. Jelas itu belum tentu. Ini namanya saling mengingatkan, saling menyemangati, dan sama-sama menuju kesuksesan. Jika kita mengajak diri kita dan orang lain dalam kesuksesan, maka sedikit-banyak, ini akan mencegah kita jatuh dalam kegagalan. Kita lebih termotivasi lagi.

Makanya, bagi yang memiliki follower cukup banyak dan banyak sekali, buatlah postingan yang baik-baik. Bukan hanya asal posting, yang penting dapat like, coment, dan share yang banyak. Hanya sebatas menjadi selebgram dunia saja, tapi membawa mudharat yang gede. Na’udzubillah..

Adalah egois kalau kita hanya mementingkan kebaikan dan kesuksesan kita sendiri saja. Ya, egois. Wong manusia juga merupakan makhluk sosial alias nggak bisa hidup sendiri ko. Jadi jangan belagu Lu… hehe..

Selalu untuk bisa berbagi, misalnya. Mungkin Anda cuma sanggup Rp 20 ribu. Tapi itu bisa bernilai Rp 2 juta, kalau Anda MENGAJAK 100 orang untuk ikut berbagi. Kurang-lebih yah begitu.

Sholat dhuha, misalnya. Mungkin Anda cuma sanggup 4 rakaat. Tapi itu bisa bernilai 400 rakaat, kalau Anda MENGAJAK 100 orang untuk ikut ber-dhuha. Kurang-lebih yah begitu.

Demikianlah, cuma empat huruf, tapi bisa melipatgandakan berkah dan hasil. A-J-A-K 

Dari jaman Nabi SAW, yang namanya Jama’ah itu akan menjadi kuat, mensukseskan serta kebaikannya berkali-kali lipat. Coba jika Nabi SAW nggak punya jama’ah, nggak ngajak yang lainnya menjadi hamba yang taat? kita nggak mungkin bisa merasakan nikmat islam seperti sekarang ini. Ingat ya, Rasulullah SAW saja selalu mengajak dalam kebaikan, dan sekarang giliran kita untuk meneruskan perjuangan Rasul SAW dalam mengajak sesama dalam kebaikan dan ketaatan.

Yuk, saya awali dengan mengajak pembaca membagikan artikel ini, inshaaAllah bermanfaat dan baik untuk dibaca yang lain. Dan menjadi berkah untuk kawan pembaca semua. Aamiin Yaa Rabb

 



 

Pustaka: WA Ippho Santosa

Oleh Yogi Permana

Terima kasih ya telah menyempatkan waktu untuk membaca  Cuma Empat Huruf, tapi Bisa Melipatgandakan keberkahan  dan Hasil
Mari menjadi pahlawan penyebar kebaikan dengan men-SHARE artikel Ini. Semoga rezeki berlimpah untuk sahabat yang sudah menjadi pahlawan penyebar kebaikan. Aamiin