Review Acer PREDATOR Helios 300: Laptop Gaming TERMURAH?

0
295

Kalau kita melihat atau membaca review-review di luar negri, katanya Acer Predator Helios 300 ini merupakan laptop gaming termurah dikelasnya. Jadi saya tertarik untuk mengulas laptop ini, karena laptop ini juga mulai dipasarkan di Indonesia.

Dengan catatan harga luar dengan di Indonesia pasti berbeda.. Mari kita ulas saja dulu..

Acer Predator Helios 300

Review ini saya terjemahkan dan saya sarikan dari beberapa review luar diantaranya Matthew Moniz, Dave Lee, Linus Tech Tips, dan NotebookCheck. Karena saat ini (30 September 2017) di Indonesia laptop ini masih pre-order. Dan juga kalau beli dulu untuk review ya belum sanggup belinya.. wkwkwk.. Lagipula review kan gitu-gitu aja, yg penting tau intinya apa..

Mari kita intip dulu spesifikasi Acer Predator Helios 300 ini..

Operating System Windows 10 Home 64-bit
Prosesor Intel® CoreTM i7-7700HQ processor atau Intel® CoreTM i5-7300HQ processor
Memory Up to 16 GB of DDR4 system memory, upgradable to 32 GB menggunakan dua soDIMM modules
Graphics NVIDIA® GeForce® GTX 1060 atau NVIDIA® GeForce® GTX 1050 Ti
Storage Solid state drive
128/256/512 GB STA 6 Gb/s
Hard disk drive
1 TB
Dimension 15.6″ : 390 (W) x 266 (D) x 26.75 (H) mm
17.3″ : 432.32 (W) x 289.91 (D) x 29 (H) mm
Weight 2.7 kg (15.6inch) / 3 kg (17.3inch)
Resolution 1920 x 1080
Cooling Aeroblade™ 3D
Camera HD webcam supporting high dynamic range imaging (HDR)
Wireless 2×2 802.11 ac

Desain

Dibandingkan dengan seri Predator sebelumnya, notebook gaming ini lebih ramping dengan desain baru cooling system yang lebih ramping juga yaitu AeorBlade-3D cooling fans. Walaupun secara keseluruhan belum bisa dibilang lebih ramping dari laptop gaming merk lainnya.

Secara warna Acer Predator Helios 300 didominasi warna hitam dengan beberapa strip warna merah yang sudah menjadi ciri khas laptop gaming.

Material utama dari laptop ini merupakan plastik dengan detail aluminum di bagian atas base unit atau di belakang layar.

Sayangnya terkadang mudah terlihat jejak sidik jari pada permukaan, walaupun dapat dengan mudah dihapus dengan lap.

Overall secara desain, sangat solid, kokoh, ganeteng, dan build quality sangat baik. Tergantung selera masing-masing kalau soal bentuk.

Display

Acer Predator Helios 300 memiliki layar IPS Full HD (1280×1080) dari LG yang bekerja sangat baik dalam pendistribusian brightness dan mencapai 93%. Walaupun terlihat sedikit clouding di bagian sudut-sudutnya pada saat layar menampilkan warna hitam full.

Berita baiknya untuk Anda yang suka bermain di outdoor. Permukaan matte mampu menangkal refelksi cahaya yang mengganggu. Level brightness yang baik membuat layar mudah terlihat ketika cahaya matahari menerangi.

Jadi tidak ada masalah jika Anda mau bermain game di luar, walaupun tentu akan lebih sangat jelas jika bermain di dalam ruangan yang lebih rendah cahaya.

Dan berita buruknya kebanyakan reviewer mengatakan bahwa layar Acer Predator Helios 300 kurang bagus secara warnanya kurang akurat dan intinya kurang memukau untuk kelas IPS laptop high end, (walau begitu orang biasa seperti saya mungkin tidak akan banyak menyadarinya).

Jadi terutama untuk Anda yang nyambil editing photo/video secara serius mungkin butuh monitor eksternal untuk melakukan pekerjaan Anda.

Konektifitas

Port eksternal Acer Predator Helios 300 dibagi pada 2 sisi seperti laptop pada umumnya.

Di sisi kanan tidak ada optical drive, hanya ada lubang jack kombinasi (Mic-In/Line-Out), 2x USB 2.0, lampu indikator LED harddisk dan power, serta lubang konektor power supply.

Di sisi kiri ada lubang Keningston lock, RJ45/port LAN, USB 3.1 Type-C, HDMI, USB 3.0, dan SD-card reader.

Keyboard

Keyboard pada Acer Predator Helios 300 memiliki number pad. Semua tombol keyboard memiliki backlight merah yang bisa dinyalakan atau dimatikan. Seperti biasa tombol penting bagi para gamer (A, S, W, D) memiliki warna default yang berbeda.

Kenyamanan dalam menekan tombol keyboard pada saat mengetik dirasa cukup baik. Untuk kebanyakan orang mungkin sangat nyaman ketika mengetik banyak.

Walaupun demikian feeling orang berbeda-beda, ada beberapa reviewer yang mengatakan agak sedikit lebih keras dari umumnya.

Touchpad

Ukuran touchpad cukup besar yaitu 10.7 x 7.8 cm. Desain dari touchpad (Trackpad/ClickPad) senada dengan warna kombinasi. Permukaan halus touchpad berwarna hitam dibatasi garis merah sekelilingnya.

Trackpad nya menggunakan Windows precision driver. Navigasinya sangat mudah, Trackpad sangat reaktif, bahkan di sisi dan di pojok dimana daerah yang seringkali respons nya berkurang.

Untuk klik-nya agak sedikit keras, harus agak ditekan untuk menghasilkan klik. Ya agak sedikit lebih keras daripada laptop merk lain pada umumnya. Tapi biasanya untuk para gamers pasti lebih sering menggunakan mouse eksternal.

Overall, touchpad laptop ini cukup impresif.

Software

Laptop ini disertai software “PredatorSense“, dimana Anda dapat memonitor CPU dan GPU serta melakukan sedikit overclock pada fraphics card. Selain itu juga ada software Acer’s Care Center yang menawarkan optimasi sistem serta informasi lainnya. Juga ada The Dolby software audio yang terinstal untuk mengkonfigurasi speaker sesuai cita rasa Anda.

Performa Gaming

Acer Predator Helios 300 yang kami tes dilengkapi dengan processor yang sangat cepat Intel Core i7-7700HQ dikombinasikan dengan kartu grafis Nvidia GeForce GTX 1060 yang pastinya sangat baik untuk gaming. Dengan spek tersebut sudah over-kill pada setting high untuk game-game saat ini.

Jika Anda mencari pilihan yang lebih murah, mungkin bisa mengambil Helios 300 dengan kartu grafis Nvidia GeForce GTX 1050 Ti atau dengan Processor Intel Core i5-7300HQ. Mengenai performa GTX 1050 Ti hanya 1/3 dibawah GTX 1060 dan masih layak untuk bermain games.

Baca juga: Review Laptop Gaming HP Omen 15t 2017

Bisa dilihat pada gambar diatas bahwa beberapa games seperti OVerwatch, Battlefield 1, GTA 5, dan Withcer 3 (high) bisa dijalankan dengan framerates diatas 35, lancar jaya dan tidak lag selama enggak drop dibawah 30fps.

Tapi jika kebutuhan utama Anda untuk gaming tentu saja kami rekomendasikan untuk mengambil versi GTX 1060.

Area Panas

Disini saya hanya akan menampilkan area panas saja. Karena cukup membingungkan dari beberapa review yang saya lihat ada yang mengatakan dingin, sedang, dan disisi lain mengatakan panas.

Yang saya tangkap dari reviewer Matthew Moniz mengatakan bahwa Helios 300 ini dingin dengan suhu permukaan casing hanya sekitar 38C ketika menjalankan game dengan framerates 70fps dengan temperatur CPU dan GPU sekitar 75C.

Disisi lain, NotebookCheck melakukan stress-test yang menhasilkan suhu case pada 59C dengan kesimpulan bahwa panas GPU dan CPU tidak disalurkan keluar dengan cukup cepat oleh fan laptop ini. Serta cooling fans menjadi terlalu sering berisik ketika load.

Perbedaan ini mungkin karena pengujian yang berbeda antara bermain game dengan pengujian stress-test.

Sound System

Menurut Notebookcheck, Acer Predator Helios 300 memiliki sound system yang cukup mengecewakan. Sebuah stereo sound system tanpa subwoofer tidaklah cukup untuk laptop gaming. Apalagi speaker ditempatkan dibagian bawah laptoop, sehingga suara mudah teredam pada permukaan rata.

Walaupun musik dan suara berbicara dapat dipahami secara sempurna pada volume maksimal. Speaker terlalu kecil, suara bass hampir tak terdengar dan tidak ada yang bisa dilakukan software Dolby audio untuk mengatasi masalah tersebut.

Playback baik melalui jack audio 3.5mm, sehingga kami menyarankan Anda menggunakan sepaker eksternal atau headphone.

Upgrade RAM, Harddisk/SSD 2.5″ dan SSD M2

RAM dan HDD dapat diupgrade dengan mudah. RAM 16GB DDR4 sudah sangat cukup tapi dapat ditambah hingga 32GB.

Untuk upgrade RAM dapat dilakukan dengan mudah, hanya tinggal melepas sebuah sekrup dan Anda langsung bisa mengakses 2 buah slot RAM. Sama halnya untuk upgrade HDD/SSD 2/5″.

Sedangkan untuk upgrade SSD M2 Anda harus melakukan disassembly cover belakang yang tidak mudah dilakukan. Jadi jika Anda ingin menyimpan games lebih banyak di SSD M2, maka sebaiknya Anda membeli laptop ini dengan SSD M2 256/512GB.

Baterai

Satu hal lagi yang menjadi kekurangan menurut para reviewer, adalah baterai. Helios 300 memiliki baterai lithium-ion AC14B3K dengan kapasitas 3220mAh/48wh yang non-removalble dan seharusnya dapat bertahan hinga 7 jam menurut manufaktur.

Namun pada kenyataannya hanya didapat battery runtime sebagai berikut:

  • Rata-rata untuk penggunaan normal hanya bertahan sekitar 4 jam, 
  • sedangkan ketika full-load (max brightness) atau bermain game hanya bertahan sekitar 1 jam.
  • Hanya jika sedang idle (tanpa WLAN, minimal brightness) saja baterai dapat bertahan hingga 10 jam.

Anda bisa bermain game pada battery mode, tapi perlu diingat juga bahwa performa akan menurun jauh dibandingkan jika menggunakan power supply.

Harga Acer Predator Helios 300

Untuk di luar, harga perdana Acer Predator Helios 300 dipatok pada harga $1.100 (Rp. 14.814.000,-). Dengan spesifikasi:

  • i7-7700HQ
  • Nvidia GTX 1060 6GB
  • SSD M2 256GB
  • RAM 16GB (2x8GB) 

Tentu itu sangat murah jika dibandingkan dengan merk lain yang spesifikasinya sama. Makanya di beberapa review luar mengatakan bahwa Helios 300 merupakan laptop gaming murah.

Sedangakan untuk di Indonesia ada 2 model yang dipasarkan.

Acer Predator Helios 300 G3-572 dipatok seharga Rp. 23.999.000,- dengan spesifikasi sbb:

  • Layar 15.6″
  • i7-7700HQ
  • Nvidia GTX 1060 6GB
  • SSD M2 128GB + 1GB HDD
  • RAM 16GB (2x8GB) 

Acer Predator Helios 300 PH317-51 seharga Rp. 26.999.000,- dengan sepsifikasi sebb:

  • Layar 17.3″
  • i7-7700HQ
  • Nvidia GTX 1060 6GB
  • SSD M2 256GB + 1GB HDD
  • RAM 16GB (2x8GB) 

Perbedaan harganya cukup jauh jika dibanding harga luar. Dr. Acer, di blog resmi Acerid.com mengatakan bahwa perbedaan harga ini dikarenakan bea masuk, pajak dan hal lainnya.

Tapi.. kalau kita melihat harga pasaran di Indonesia, untuk brand lain pun memang lebih mahal dari harga luar (US/Eropa).

Jadi kalau kita bandingkan harga lokal, ya enggak bisa dibilang murah juga sih (untuk saat ini, karena masih harga launching, kedepannya mungkin akan turun). Dengan harga 27jutaan dan spesifikasi sama persis ada Asus ROG GL702VM-GC126T.

Kelebihan dan Kekurangan

Kelebihan:

  • Desain gaming
  • Cukup ringan untuk laptop gaming
  • Desain ramping untuk laptop gaming
  • GeForce GTX 1060 dengan 6GB VRAM overkill untuk games saat ini
  • Core i7-7700HQ yang cepat
  • Input device (keyboard/touchpad) yang baik
  • Matte display dengan viewing angeles yang baik
  • Performa sistem tinggi
  • Konsumsi power rendah

Kekurangan:

  • Suara speaker kurang bass
  • Baterai kurang tahan lama

Ok sekian saja, semoga membantu terjemahan dan intisari review ini.. Silahkan tambahkan di komentar jika Anda mempunyai review sendiri.. Karena mungkin setiap orang mempunyai feel berbeda..

Sumber: Matthew Moniz, Dave Lee, Linus Tech Tips, Notebookcheck.net.
Sumber http://www.elppas.com/