Pastikan Kita Mencintai Orang-Orang yang Tepat, Bukan Mencintai Mereka yang Justru Menjauhkan Kita

0
239
 Bukan Mencintai Mereka yang Justru Menjauhkan Kita Pastikan Kita Mencintai Orang-Orang yang Tepat, Bukan Mencintai Mereka yang Justru Menjauhkan Kita
Ilustrasi Anak remaja sekarang yang meluap-luapkan jiwa dan hati mereka untuk idola                        gbr dari google
Atmosferku.com –  Pergaulan saat ini sudah begitu sangat meluap, seperti tidak ada batasnya, terus meluap melahap yang tak siap, yang siap saja tak berkutik. Bahkan Tsunami Aceh  dan Gempa Jogja pun belum mampu menyadarkan mereka belok pada jalan yang lurus. Tetep saja sebagian dari kita memilih untuk bergaul dengan arah yang tanpa tujuan, hanya hura-hura dunia semata. Atau bahkan hanya ikut-ikutan saja cuma untuk ngeksis semata. Bukan hanya sekedar ngeksis, tapi ingin kehadiran mereka dianggap ada dan lebih waow. Jika melihat kondisi tersebut, saat ini memang lingkungan menjadi pengaruh besar dalam arah tumbuh kembangnya anak, remaja, bahkan yang dewasa. Berteman dengan siapa? apa yang dia sukai? dan biasanya siapa yang dia idolai? nah….sekarang kita ngefans sama siapa?
Jason Statham atau Robert Downey Jr?
Justin Bieber atau Tayor Swift?
Raisya atau Ariel?
Cristiano Ronaldo atau David Beckham?
Mr Bean atau Cak Lontong?
Ngefans berat? atau sewajarnya?
Sungguh, kelak kita akan dikumpulkan dengan orang-orang yang kita cintai, walaupun kita belum pernah bertemu dengan orang-orang tersebut. Itu pesan guru saya.
Oleh karenanya, pastikan kita mencintai orang-orang yang tepat. Tatkala kita mencintai seseorang, maka kita akan senantiasa menyebut-nyebut namanya. Dengan senang hati pula kita menuruti kata-katanya, juga membelanya.
Dan manakala orang lain menyebut namanya, hati kita langsung bergetar! Itulah tanda-tanda cinta!
Cinta kadang tak perlu diucapkan. Namun terlihat nyata dari sikap kita. Apakah kita sering menyebut-nyebut namanya? Apakah kita menuruti kata-katanya? Begitu terdengar namanya, apakah hati kita langsung bergetar?
Sekali lagi, Pastikan Kita Mencintai Orang-Orang yang Tepat, Bukan Mencintai Mereka yang Justru Menjauhkan Kita dari-Nya. 
Nah, lagi-lagi, sudah mencintai siapa kita? idola kita? sampai kita mengikuti segala tingkah dan gerak-geriknya, dari sifat, gaya, sampai kelakuan yang buruk pun kita anggap biasa? bahkan malah mengikuti? jangan sampai lah terjadi sama kita yang demikian.
Boleh kita mengidolakan artis, tapi sewajarnya dan karena pribadinya yang santun dan menjaga iman bukan yang glamour, atau hanya sebatas keren doang. Sungguh, jika karena menyukai sebatas dunia, kita bisa nyesel nantinya. Apalagi jika sampai mengindahkan nasihat orang tua untuk jangan berlebihan, apalagi perempuan pergi menemui idola bersama kumpulan laki-laki, bahkan sampai memberontak jika tidak diperbolehkan.
“Yang ngefans secara berlebihan itu masih labil gan, maklumin aja. Mereka emang lebih sering mandang dunia sementara ini tapi ngelupain dunia akhirat yang bakal jadi tempat tinggal mereka yang abadi. Mereka ngelupain idola yang sesungguhnya yaitu Nabi Muhammad SAW. Bahkan masih banyak orang yang marah dan menghina bahkan merendahkan orang lain ketika idolanya, Justin Bieber, Super Junior, atau yang lainnya dikritik. Tapi mereka diam saja ketika idola sesungguhnya, Nabi Muhammad dihina. Ane cuma berharap kalau para ababil itu segera ngebuka hati mereka dan sadar atas perbuatan salah mereka”
Makanya, kita mencintai orang yang tepat. Bukan mereka yang justru menjauhkan kita dari-Nya. Cintai Rasulullah SAW., yang jelas-jelas teladan terbaik untuk kita, dari akhlak, perilaku, sampai tugas Beliau SAW memimpin perjuangan umat islam pun begitu mempesona. Idola diatas idola ya jelas Rasulullah SAW. Katanya ingin berjumpa dengan Rasulullah, tapi yang dikumandangan lagu ini itu, dandanan? amburadul dengan pakaian yang kurang bahan atau compang-camping.
Lagi-lagi, mencintai itu pilihan kita. Lebih mencintai yang mendekatkan kita Pada-Nya dan Rasul-Nya atau mendekatkan kita hanya pada hingar bingar dunia semata, yang jelas-jelas mereka tidak peduli dengan kondisi kita (seperti mengidolai artis, atau tokoh tertentu secara membuta).

”Pemujaan yang berlebihan itu tidak sehat..”
by Patrick star

Bijaklah memilih cinta, berarti kita telah bijak pada hidup kita

Pustaka : WA Ippho Santosa & Kaskus.co.id
Oleh Yogi Permana | IG: @permanaglobal  | Twitter: @permanaglobal

Demikianlah artikel Renungan dari atmosferku.com Berjudul Pastikan Kita Mencintai Orang-Orang yang Tepat, Bukan Mencintai Mereka yang Justru Menjauhkan Kita. Jika Anda menyukai dan bermanfaat untuk yang lain artikel ini, mohon SHARE YAA dan jangan lupa untuk like, twit atau berkomentar di bawah ini sehingga bisa menjadi referensi bagi sahabat semua di jejaring sosial Anda.
Mari menjadi pahlawan penyebar kebaikan dengan men-SHARE artikel Ini. Semoga rezeki berlimpah untuk sahabat yang sudah menjadi pahlawan penyebar kebaikan. Aamiin