Manfaat Menggunakan Bisnis Model Canvas Dan Penggunaan nya

0
212

Setiap perusahaan memiliki model bisnis yang berbeda. Inti dari model bisnis adalah cara perusahaan memperoleh keuntungan dari aktivitas usahanya. Walaupun secara rumusan ekonomis cukup sederhana, dimana keuntungan merupakan selisih antara pendapatan dan pengeluaran, namun dalam praktek bisnisnya, jenis “pertukaran barang dan jasa” dapat berbeda-beda modelnya.

Setiap perusahaan memiliki model bisnis yang berbeda Manfaat Menggunakan Bisnis Model Canvas Dan Penggunaan nya

Baca Juga : Manfaat Mempelajari TIK Dari Sekarang

Cara Memanfaatkan Business Model Canvas 

-> Yang paling klasik adalah jual beli sederhana, yaitu perusahaan menjual produk dan jasanya, kemudian pelanggan langsung membelinya;

-> Perusahaan memberikan layanan penyewaan terhadap produk yang dimilikinya, dimana pelanggan membayar sesuai dengan durasi lama penyewaan;

-> Pelanggan membayar produk atau jasa per pemakaian (pay-per-use);
Pemakai produk atau jasa/layanan melakukan pembayaran per periode waktu, seperti harian, mingguan, bulanan, atau tahunan;

-> Perusahaan memberikan hak lisensi kepada para pelanggan untuk melakukan sesuatu dengan harga tertentu dan berlaku untuk tenggat waktu yang telah disepakati; dan lain sebagainya.

Baca Juga : Aplikasi Pantau Penggunaan Gadget / Smartphone Pada Anak

Pemahaman Business Model Canvas

Pemahaman terhadap model bisnis ini sangat perlu dimilki oleh para pemangku kepentingan untuk mempelajari:

-> Siapa saja konsumen atau pelanggan dari sebuah perusahaan, yaitu pihak yang bersedia mengeluarkan uang untuk produk atau jasa yang ditawarkan;

-> Langkah-langkah atau proses apa yang harus dilakukan perusahaan untuk memastikan pengelolaan pendapatan dan pengeluaran yang ada;

-> Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi manajemen pendapatan dan pengeluaran, serta bagaimana mengaturnya;

-> Pihak-pihak mana yang memiliki peran dalam mendatangkan bisnis perusahaan;

Komponen pendapatan atau biaya apa saja yang harus diperhatikan dan dikelola dengan sungguh-sungguh; dan lain sebagainya.

Baca Juga : Kamu Suka Design Baca Artikel Ini : Hobi Yang Menghasilkan Uang

Komponen Bisnis Model Canvas

Secara garis besar, komponen utama dari model bisnis dapat digambarkan melalui sebuah kanvas yang dibangun dari sejumlah konsep sebagai berikut:

-> Customer Segments: merupakan target pelanggan yang menjadi fokus utama penjualan paroduk atau jasa yang ditawarkan perusahaan

-> Channels: merupakan kanal atau jalur tempat para pelanggan dapat berhubungan dengan perusahaan untuk mendapatkan produk atau jasa yang ditawarkan;

-> ustomer Relationship: merupakan strategi yang dipergunakan untuk menjalin relasi dengan pelanggan untuk memastikan loyalitas mereka kepada perusahaan;

-> Value Proposition: merupakan manfaat yang ditawarkan perusahaan kepada pelanggan melalui produk atau layanan yang diberikan;

-> Key Activiies: merupakan langkah-langkah proses yang harus dilakukan perusahaan untuk menghasilkan produk atau layanan terkait;

-> Key Resources: merupakan ragam sumber daya yang dibutuhkan untuk menghasilkan produk atau layanan yang direncang;

-> Key Partners: merupakan para mitra kunci yang menjadi pemasok bahan mentah untuk menghasilkan produk atau layanan yang ada;

-> Revenue Streams: merupakan portofolio sumber pendapatan bisnis dari para pelanggan dan ost Structure: merupakan struktur biaya yang harus dialokasikan untuk keperluan pembuatan produk atau layanan.

Dengan berpegang pada representasi holistik dari bisnis perusahaan tersebut, maka seorang perancang sistem informasi dapat mengetahui secara lengkap bagaimana bisnis dijalankan. Melalui pemahaman tersebut, hal-hal penting yang perlu diperhatikan dalam konteks pengembangan teknologi informasi adalah:

-> Memposisikan aplikasi teknologi informasi yang paling tepat diterapkan pada masing-masing komponen pada model bisnis tersebut;

-> Merancang sistem informasi yang terpadu dan terintegrasi, dimana menghubungkan seluruh komponen yang ada berdasarkan proses bisnis yang diterapkan;

-> Mempelajari tren teknologi dalam industri sejenis yang dapat diterapkan dalam perusahaan (bencmarking);

-> Mendefinisikan dan menetapkan peranan teknologi informasi pada masing-masing domain bisnis usaha; dan lain sebagainya.