Info ini saya ketahui dari om Permana Triaz, blogger kondang dari Pulau Jakarta. Om Permana mendapatkan info dari rekannya yang meng-info-kan bahwa kejadian ini dialami oleh salah satu customernya.

Suzuki Ignis yang baru saja dibeli tiba-tiba terlihat rusak parah karena cover mobil yang dipakainya seperti terbakar. Lho, kenapa?

Cover mobil terbakar

Jadi, Suzuki Ignis milik customernya yang baru saja dibeli sedang diparkir di pinggir jalan dengan ditutup menggunakan cover mobil yang terbuat dari plastik, yang biasanya dipakai untuk mengindari debu, hujan atau goresan kecil.

Kalau dilihat dari foto, sepertinya cover mobil tersebut bukan yang semacam cover kain tebal yang bisa kita beli di Ac* H*rdwa*re, tetapi yang berupa plastik tipis berwarna silver yang banyak dijual di supermarket.

Kasihan Ignis barunya…

Kejadian ini terjadi di malam hari, jadi tidak mungkin kalau cover tersebut terbakar panas matahari. Dugaan sementara, cover mobil ini terbakar akibat puntung rokok yang entah sengaja atu tidak terkena cove tersebut. Semoga saja bukan karena disengaja ya… So walaupun cover mobil bisa melindungi mobil namun bisa juga menimbulkan bahaya lainnya. Tetap hati-hati ya bro…

Jadi, dengan kejadian ini bisa kita ambil beberapa pelajaran:

  1. Usahakan parkir mobil selalu di garasi, jangan parkir di pinggir jalan. Selain lebih aman dari tindak kejahatan, juga mengindari kejadian yang tidak disengaja, seperti tergores anak-anak bermain atau tertabrak kendaraan lain.
  2. Mobil sebaiknya tidak perlu ditutup cover jika tidak ditinggalkan dalam waktu yang lama. Ditinggal satu atau 2 hari kalau di dalam garasi kan masih ok tanpa cover… 
  3. Gunakan cover mobil yang berkualitas tinggi, jangan asal cover dipakai. Karena cover yang bagus, selain tahan panas juga tidak mudah menggores cat mobil jika cover ditarik

 Sumber : PT


Sumber https://www.otovirtual.com/