Ternyata ISIS Merupakan Bentukan Israel Dan Di Danai Amerika

0
361

Ternyata ISIS Merupakan Bentukan Israel Dan Di Danai Amerika

Timeslib – Organisasi radikal ISIS kini terus menjadi menjadi sebuah perbincangan dunia karena gerakannya yang tidak padang bulu dan ganas serta tidak berperikemanusiaan. Mereka rela melakukan segala cara asal tujuan utama mereka tercapai. Belum diketahui negara mana yang telah membuat organisasi radikal itu, namun kelompok yang berbasis di Irak serta Suriah itu tenyata adalah bentukan Yahudi, demikian ditulis oleh laman Pojoksatu.id, 08 January 2017. Bahkan, kabarnya ISIS juga telah  didanai oleh negara-negara barat, termasuk Amerika Serikat, Inggris, serta Israel sendiri, demikian pengakuan mantan Agen Intelijen Amerika, Edward Snowden serta mantan Menteri Luar Negeri AS, Hillary Clinton.

Selain fakta-faka diatas, dibawah ini juag terdapat beberapa fakta lainnya yang terkait dengan kelompok radikal ISIS. Simak selengkapnya:

  • Pemimpin ISIS Kerja Sama dengan AS, Inggris dan Israel

Mantan Agen Intelijen Amerika Serikat, yang bernama Edward Snowden telah mengatakan, pemimpin ISIS, Elliot alias al-Baghdadi sudah bekerja sama dengan pihak intelijen Amerika Serikat, Inggris, serta Israel. Mereka menciptakan sebuah organisasi yang sekarang ini disebut dengan ISIS yang kini mengklaim sebagai kekhalifahan Islam dengan Al-baghdadi merpuakan khalifah. Organisasi radikal ini juga dibentuk untuk menarik para teroris dari seluruh dunia.

  • Hillary Clinton Akui ISIS Bentukan Barat

Mantan menteri luar negeri Amerika Serikat Hillary Clinton juga pemah mengakui bahwa kelompok  radikal ISIS (Islamic State of Iraq and Suriah) juga merupakan buatan AS. Kelompok radikal itu  juga telah dibentuk guna memecah belah sejumlah negera anti AS di Timur Tengah. serta dalam Keterangan Hillary tersebut disiarkan berbagai media massa barat dan juga dilansir harian Mesir, Elmihwar. Harian itu juga menuliskan bahwa Hillary telah menyatakan dalam pengakuannya dalam bukunya berjudul “Hard Choice” (pilihan yang berat).

  • ISIS Serang Negara Arab

Bukti nyata bahwa ISIS juga merupakan bentukan dari negara Israel dan Amerika semakin menguat ketika organisasi radikal tersebut juga justru menyerang negara-negara Arab yang sedang kacau sekarang ini, di antaranya Irak serta Suriah. ISIS kini juga telah menguasai sebagian wilayah Suriah dan Irak. Di Suriah mereka juga telah mendirikan pusat pemerintahan di Raqqa dan berhasil menguasai kota besar Mossul di Irak.

  • ISIS Ancam Hancurkan Ka’bah

Meski mengklaim gerakannya juga benafaskan Islam, tetapi ISIS tak segan-segan untuk menghancurkan simbol-simbol Islam. Bahkan, ISIS juga telah mengancam akan menghancurkan Kabah yang merupakan kiblat umat Islam di dunia.

  • Strategi Adudomba Amerika dan Israel

Pembentukan ISIS merupakan dari strategi AS dan Israel untuk menarik beberapa para militan Islam untuk hijrah ke Irak dan Suriah. Setelah mereka terkumpul, negara-negara Barat juga nantinya akan membombardir mereka dengan bom hingga musnah. ISIS juga bertujuan untuk menghancurkan kestabilan negara-negara islam yang berbatasan dengan Israel, seperti Lebanon Selatan,Suriah, Yordan, ,serta Mesir Sinai. Hal ini dilakukan agar negara Zionis tersebut akan aman.

ISIS Didirikan Agen Rahasia Israel

Mantan Agen Intelijen Amerika Serikat, Edward Snowden menyatakan, pemimpinan ISIS, Abu Bakar Al Baghdadi berdarah Yahudi. Nama aslinya Simon Elliot. Jurnal bidang militer dan luar negeri, Veterans Today melansir pada 11 Agustus 2014 bahwa pemimpin IS/ISIS Abu Bakar al-Baghdadi adalah orang Yahudi dan merupakan agen Mossad atau dinas rahasia luar negeri Israel. Nama asli dari amir Daaesh (sebutan untuk IS/ISIS) tersebut adalah Simon Elliot alias Elliot Shimon. Dia lahir dari orang tua Yahudi. Elliot direkrut dan dilatih oleh Mossad untuk memata-matai dan melancarkan perang urat syaraf terhadap masyarakat Arab dan muslim.

  • ISIS Ingin Bentuk Israel Raya

Agen Mossad atau dinas rahasia dari luar negeri Israel juga telah menugaskan Simon Elliot alias Abu Bakar Al Baghdadi untuk masuk ke jantung militer serta sipil dari negara-negara yang dinyatakan sebagai ancaman bagi negara zionis Israel. Tujuan utamanya adalah untuk menghancurkan semua fasilitas dan kemudian negara Zionis nantinya akan mengambil alihnya sehingga terbentuklah Israel Raya atau Eretz Israel.

  • Tujuan Awal ISIS Gulingkan Presiden Muhammad Mursi

Hillary Clinton dalam bukunya “Hard Choice” juga telah menyebutkan, awalnya ISIS nantiya juga akan didirikan di Sinai Mesir untuk melawan presiden Muhammad Mursi yang sekarang menjabat. Namun, rencana itu telah berubah ketika terjadi kudeta yang digerakkan militer meletus di Mesir dan telah menggulingkan Presiden terpilih Muhammad Mursi. “Kami memasuki Irak, Libya serta Suriah, dan semua berjalan sangat baik. Namun tiba-tiba meletus revolusi 30 Juni-7 Agustus pada masa itu di Mesir. Itu membuat segala rencana berubah dalam tempo 72 jam,” ujar istri mantan presiden AS: Bill Clinton tersebut.

  • ISIS Hancurkan Makam Nabi Yunus

ISIS juga telah mengklaim sebagai organisasi militer bernafas Islam. Namun, tindakannya sangat bertentangan dengan nilai-nilai  aqidah Islam. Kelompok ini justru telah meledakan makam Nabi Yunus.

  • Militan ISIS Dirawat di RS Israel

Para militan ISIS yang terluka dirawat di RS Israel yang ada di Dataran Tinggi Golan, perbatasan Suriah. Setelah mereka sehat dikembalikan. Tak satupun peluru ISIS yang ditembakkan ke wilayah Israel. Padahal sebagian wilayah pendudukan mereka juga berbatasan dengan Golan, wilayah Suriah yang juga telah dicaplok Israel.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here