Waspada ! Pil Ekstasi Berbentuk Minion Sudah Beredar Di Pasaran Untuk Anak Kecil

Timeslib –  Kejahatan narkoba ini masih saja tak henti-hentinya dan tak ada jera-jeranya. Meskipun banyak sekali pelaku yang telah dieksekusi mati, namun ketika mati satu tumbuh lebih banyak lagi penjahat lain.   Kali ini Badan Narkotika Nasional (BNN) menyatakan, sebuah jenis ekstasi  baru yang berbentuk minion yang baru ditemukan di Psaran sangat meresahkan, sasarannya adalah anak-anak.  “Ekstasi minion ini memang sasarannya merupakan generasi anak-anak dan harusnya kita lebih hati-hati saat memilihkan jajanan buat andak dan waspadai keberadaanya,” ujar Kepala BNN Komisaris Jenderal Budi Waseso, di BNN, Cawang, Jakarta Timur, Rabu (03/01/2017)

“Ini yang perlu diwaspadai. Apabila menemukan bentuk-bentuk seperti itu karena pil ini merupakan tokoh kartun yang populer karena didalam pil ini memiliki kandungan ekstasi,” sambung dia.  Pria yang akrab disapa Buwas itu menjelaskan, eksatasi minion ini sudah dibuat sedemikian rupa, untuk menyamarkan bentuknya seolah-olah ekstasi tersebut adalah makanan dan jajanan anak.  Karena itu, kata Buwas, BNN akan bekerja sama dengan kepala Laboratorium Polri dan Badan Intelijen Negara (BIN) untuk mengungkap pembuatnya serta pengedar ekstasi minion. “Kita nantinya akan bekerja sama  dan bekerja keras dengan laboratorium untuk meneliti perkembangan ini. Kita juga bekerja sama dengan Polri dalam rangka mengungkap siapa otak jaringan narkoba ini, kita bekerja sama dengan BIN menelisik jaringan-jaringan yang ada saat ini, untuk kita cari tahu perkembangannya,” tegas Buwas

Petugas juga telah memblender 4,8 Kg Sabu kristal dan 109.700 butir ekstasi ini saat dilaksanakanya pemusnahan barang bukti narkoba di Polda Metro Jaya , Barang haram itu merupakan buah hasil dari pengungkapan kasus periode Maret-Mei 2016.

Satuan Narkoba Polresta juga telah meringkus Iswanto alias Ismed, yang telah pengedar ekstasi menyerupai tokoh kartun minion di rumahnya, tepatnya di daeraah Kampung Sawah, Cilodong, Kota Depok pada 02 januari 2017. Polisi sempat terkecoh lantaran narkoba terdebut disimpanya dalam lemari pakaian pelaku.  Polisi awalnya tidak menemukan sabu maupun ekstasi yang ada di rumah milik Iswanto. Hanya saja ada 23 butir obat seperti vitamin anak-anak yang tadinya tersimpan pada lemari pelaku.  Namun, setelah dilakukan pengujian pada laboratorium pusat, obat yang dikira vitamin itu ternyata mengandung senyawa metilen dioksi metil amphetamin alias dan senyawa MDMA yang lazim di narkotika jenis ekstasi yang belakangan ini marak.

Jadi tetap berhati hati bunda kita sebagai orang tua.untuk lebih memilah dan memilih jajanan buat anak kita

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here