Ribuan Pekerja Asing Asal China Serbu Jatim

0
257

Ribuan Pekerja Asing Asal China Serbu Jatim

Timeslib – Ratusan tenaga kerja asing (TKA) asal China telah ditemukan pada sejumlah pabrik di Jawa Timur.  Salah satu adalah di perusahaan yang mempekerjakan ribuan TKA itu yakni terdapat di PT Wuhan Engineering di Gresik (pabrik Amoniak Urea II milik PT Petrokimia).  Para pekerja asing ini diduga melanggar sebuah peraturan baru tentang  ketenagakerjaan di Jatim, karena mereka tidak memiliki keahlian khusus, melainkan hanya sebagai tenaga kerja kasar.  Pemprov  jatim telah menilai kecolongan atas keberadaan tenaga kerja asing yang meresahkan ini.  Menanggapi hal itu, Kepala Disnakertransduk Jatim Sukardo tidak membantah terdapat TKA asal china di PT Wuhan tersebut. Dan jumlahnya cukup banyak. Mereka inilah yang nantinya menggarap proyek di pabrik Urea dan Amoniak milik negara BUMN PT Petrokimia Gresik.  “Sejak April hingga Desmber 2016 Terdpat 1.356 TKA asing telah bekerja. Perusahaannya tersebut ada tiga kontraktor. Pada Juni 2016 tim Disnakertransduk Jatim telah cepat dan tanggap turun tangan melakukan pengawasan kerja,” ungkap Sukardo, kamis (29/12/2016).  Dijelaskan, soal hasil pengawasan dari tim Disnakertransduk Jatim diketahui dari 1.356 orang TKA untuk izin mempekerjakan tenaga asing (IMTA) dan yang masih aktif dan berlaku hanya 32 orang TKA saja. Sedangkan sisanya TKA masih proses untuk melakukan perpanjangan alias masih diurus oleh kontraktor.  “Pada desember 2016 kemarin, juga telah dilakukanya sweepping pegawai dari pihak Imigrasi Tanjung Perak. Kemudian, pada 29 Desember 2016 juga ada somasi dari sebuah asosiasi pekerja proyek di sana kepada perusahaan setempat.
Itu merupakan sebuah informasi dari Disnaker Gresik. Langkah selanjutnya, mereka nantinya yang akan melakukan koordinasi dengan imigrasi dan kepolisian,” ujarnya.
Pihaknya juga telah mengaku akan terus melakukan sweeping serta pengawasan secara ketat dengan menurunkan tim pengawas khusu untuk melakukan pemeriksaan apakah disana terdapat kesesuaian IMTA dengan sebuah Rencana Penempatan Tenaga Kerja Asing (RPTKA).  Sementara, berdasarkan data yang telah dimiliki hingga saat ini telah masuk sebanyak 3.460 TKA yang masih aktif dan terdaftar masuk ke Jatim sebagai tenaga tetap.
Dari jumlah tersebut sebagian besar sebanyak 40 persen berasal dari  negara Tiongkok. Mereka tersebar di daerah jatim tepatnya di kawasan Industri yang ada di ring satu seperti Pasuruan,Sidoarjo,Surabaya, Gresik, dan Mojokerto.  “Pelanggaran yangpaling banyak dari TKA di Jatim merupakan masuk dengan visa kunjungan wisata, tapi  telah disalahgunakan sebagai bekerja di negara indonesia. Sedangkan yang lainya TKA yang sudah terdaftar itu masuk ke daerah Jatim atas izin perusahaan  setempat yang mempekerjakanya,” pungkasnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here