Samsung Masih Belum Tahu Akibat Galaxy Note 7 Terbakar

0
269

Timeslib – Samsung telah mengambil keputusan besar terkait Galaxy Note 7. Perusahaan asal Korea  Selatan tersebut sudah menyetop produksi dan penjualan perangkat galaxy yang sejatinya akan menjadi lawan sepadan bagi iPhone 7 itu.  Meskipun begitu, keputusan penghentian tersebut menyisakan pertanyaan besar. Apa sebenarnya penyebab mendasar terbakarnya beberapa unit Galaxy Note 7 tersebut?  Beberapa teori sempat mengemuka. Akan tetapi, Samsung sendiri belum resmi menyebutkan penyebabnya secara pasti.  Mengapa? Menurut The Verge, sebagaimana  pada haru, Kamis (13/10/2016), pihak Samsung sendiri telah dikabarkan masih belum menemukan jawaban pasti di balik permasalahan tersebut.  Bahkan sekarang,  saat satu bulan setelah kasus terbakarnya Galaxy Note 7 mencuat, Samsung tidak menemukan teori resmi tentang mengapa insiden itu terjadi, meski telah menugaskan ratusan teknisi.  Bukan karena baterai  Awalnya, Samsung juga telah menduga peristiwa tersebut terjadi karena cacat produksi baterai dari anak usaha Samsung SDI.  Samsung sudah menemukan jalan keluar dengan  cara menugaskan pabrikan baterai asal China, ATL, untuk memproduksi baterai yang aman bagi Galaxy Note 7 tersebut.
Hanya saja, beberapa hari setelah merilis Galaxy Note 7 versi aman, kasus terbakar kembali terjadi pada samsung galaxy note 7.  Hal itu seperti ingin mengindikasikan bahwa baterai tidak bisa disalahkan atas kasus terbakar ini.  “Terlalu cepat untuk menyalahkan baterai,” ujar Park Chul-wan, seorang mantan petinggi Center for Advanced Batteries di Korea Electronics Technology Institute Seoul.  “Saya rasa tidak ada yang sama dengan mereka (baterai) dan bukan menjadi masalah besar terutama pada baterai,” imbuh Park.
Park sendiri menduga bahwa kompleksnya fitur yang dimiliki Galaxy Note 7 menjadi alasan utama mudah terbakarnya galaxy Note 7.  Diketahui, Galaxy Note 7 merupakan flagship teranyar dari Samsung yang dirilis pada awal Agustus lalu di New York, AS. Kemunculannya disambut berbagai pujian bertubi-tubi, namun akhirnya cuma berumur sekitar dua bulan saja di pasar.  Samsung akhirnya menarik (recall) 2,5 juta unit Galaxy Note 7  telahberedar di pasaran pada awal September lalu. Tak berselang lama, Samsung menyetok kembali sebuah Galaxy Note 7 baru yang diklaim sudah diperbaiki dan aman.  Sayangnya, lima kasus ledakan di Amerika Serikat membuktikan bahwa versi aman tersebut itu sejatinya tidak aman. Alhasil, keputusan besar diambil Samsung pada awal pekan ini. Galaxy Note 7 harus tutup usia dan di museumkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here