Bahaya Terlalu Sering Menggunakan Powerbank Pada Smartphone

0
305

Timeslib.com – Smartphone memiliki banyak segudang “kepintaran” dibanding dengan ponsel biasa pada dasarnya (feature phone) yang biasa hanya digunakan untuk menelepon dan SMS.  Berkat kepintaran tersebut, smartphone juga lebih rakus memakan daya dari baterai. Ponsel pintar paling banter hanya bertahan satu hari dan harus di-charge kembali. Berbeda dengan ponsel dasar yang cukup di-charge seminggu sekali.  Karena intensitas pemakaian dan sering di-charge, baterai smartphone akan  bekerja lebih keras. Untuk itu, pengguna harus tepat dalam merawat baterainya agar tetap lebih tahan lama.  Salah satu kebiasaan buruk pengguna yang harus distop agar baterai ponsel tidak cepat rusak adalah dengan kecanduan mereka dalam memakai powerbank.  Perangkat baterai portabel (powerbank) memang sangat sering kali menjadi penyelamat saat baterai smartphone “sekarat”. Namun, banyak pengguna yang sering kali mengisi daya lewat powerbank itu sendiri meski tidak sedang dalam kondisi darurat dan sebenarnya memungkinkan penggunaan charger.  Hentikan kebiasaan nge-charge smartphone seperti itu.karena Keseringan menggunakan powerbank bisa membuat daya tahan baterai smartphone anda berkurang.  Tak seperti charger via listrik, powerbank tidak sepenuhnya mengalirkan daya yang stabil dan sesuai spesifikasi pada smartphone, ditambah lagi dengan banyak beredarnya powerbank dengan kualitas yang sangat rendah.  Kebiasaan buruk lain yang perlu anda distop adalah men-charge smartphone menggunakan laptop atau PC melalui kabel data. Seperti powerbank, arus listrik dari komputer tidak dirancang untuk mengisi daya baterai smartphone sesuai standar.  Jadi, mulai sekarang, hanya gunakan powerbank dan komputer jika benar-benar dalam keadaan darurat dan membutuhkanya.

Stop pakai sembarang charger  

Charger untuk smartphone dan tablet Android memiliki bentuk yang seragam dan serupa sehingga sering dipakai bergantian untuk ke semua perangkat.  Padahal, tiap perangkat memiliki charger sendiri-sendiri dengan spesifikasi khusus yang disesuaikan dengan jenis perangkat dan kapasitas baterainya jga. Charger perangkat tablet biasanya memiliki ukuran ampere yang jauh  lebih besar.  Charger yang tidak sesuai spesifikasi secara perlahan akan mengurangi kinerja baterai smartphone anda. Jadi, mulai sekarang, jangan pakai charger tablet untuk mengisi baterai ponsel.dan  Gunakan charger orisinal atau yang sesuai spesifikasi standar ponsel Anda.

Stop nge-charge semalaman  

Kondisi ekstrem berbahaya bagi kesehatan baterai smartphone.adalah dengan  Menge-charge terus smartphone yang sudah penuh dalam waktu lama sangatlah tidak baik. Yang sering dilakukan adalah menge-charge ponsel semalaman.  Smartphone terkini memang sudah dilengkapi dengan fitur khusus yaitu overharge protection yang menjaga baterai berhenti diisi saat penuh. Namun, menurut beberapa hasil riset membuktikan, baterai kualitas bisa terjaga jika diisi tidak sampai penuh hingga 100 persen, tetapi cukup 80-90 persen.  Jadi, tak ada salahnya untuk menghentikan kebiasaan nge-charge semalaman agar usia baterai anda bisa lebih panjang

Stop berharap baterai bisa hidup selamanya 

Manusia saja hidup hanya sementara, apalagi baterai smartphone. Faktanya, dalam setiap tahun ketahanan baterai bakal semakin menurun. Walau pengguna telah merawat baterai dengan cara yang benar, setiap baterai punya umur.  Untuk itu, jangan sedih. Bersedialah membeli baterai baru demi kesehatan smartphone anda. Tips yang telah dipaparkan hanya mampu memanjangkan umur baterai, bukan membuatnya abadi selamanya.

Stop kosong kelamaan  

Membiarkan baterai benar-benar kosong pun lebih tak baik lagi bagi kesehatan baterai anda. Jika sering seperti ini, maka ketahanan baterai juga akan perlahan menurun.  Alasannya, jika baterai benar-benar dalam keadaan kosong, sel baterai akan “tidur”. Jika tak cepat-cepat “dibangunkan”, kemungkinan terburuknya adalah, sel tersebut bakal kehilangan kemampuan untuk menyerap daya dari alat pengisian.  Pengisian daya terbaik, berdasarkan sejumlah hasil riset yang telah di buktikan, adalah saat baterai berada di bawah angka 40 persen, yakni pada 15-35 persen.

Memang banyak smartphone terkini yang tidak memberi opsi pengguna untuk mengganti baterai smartphonenya dengan mudah. Untuk itu, silakan hubungi teknisi atau pusat layanan terdekat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here