Timeslib – Korlantas Polri segera meluncurkan aplikasi untuk deteksi kemacetan yang dinamakan mudik online aman nyaman (MOAN). Aplikasi ini akan terintegrasi dengan Dinas Perhubungan, rencana infrastruktur jalan, dan perencanaan lalu lintas ketika arus mudik.Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan, harus ada gebrakan baru untuk mengantisipasi kemacetan yang terjadi pada negeri Indonesia.‎ Dia mengaku banyak hal yang menjadi faktor penyumbang kemacetan tersebut.
“Seperti bangun mal baru, buat rekomendasi‎, jangan sampai akhirnya nanti pembangunan selesai dan malah tambah macet,” kata dia pada saat acara rakornis dengan 500 dirlantas seluruh Indonesia beserta jajarannya bertempat di Ancol, Jakarta Utara
Sementara itu kata Kakorlantas Polri Irjen Agung Budi Maryoto menerangkan, MOAN adalah sebuah  aplikasi yang meng-input data pada seluruh pemudik di jalan In‎donesia.  Dengan aplikasi tersebut, akan terdeteksi jenis transportasi penggunanya.
“Jadi masyarakat kita bisa entry data, misalkan Jarot rumah Cileduk, akan mudik  2017 tanggal berapa, berangkatnya berapa orang, serta tujuan, kemudian kendaraan yang digunakan untuk mudik apa. Apakah kereta api, apa angkutan umum, atau pribadi. Nah, nanti  kita akan tahu, berapa ribu orang ke Sol‎o, Semarang, Surabaya, dan sebagainya,” kata Agung.
Dalam waktu bersamaan, dengan data yang telah ada, akan ke luar prediksi informasi lalu lintas yang dilalui pemudik tersebut.
 “Misalkan  saja tujuan Yogyakarta, akan terjadi kepadatan jam sekian sampai jam sekian, kemudian bisa dibagi arus apabila mau ke Yogyakarta, mohon maaf saya mengharuskan melalui jalur selatan sehingga akan terpecah arusnya. Sehinga masyarakat tidak akan terjebak lagi,” tambah Agung.
Tak hanya itu, aplikasi ini juga bisa men jadi bahan pengembang untuk membangun sebuah infrastruktur di Indonesia. Misalnya, warga DKI Jakarta mau ke Jawa Tengah, terdapat dua juta kendaraan dalam satu hari pada hari mudik tersebut. Data ini akan menjadi gambaran kepada pengembang, apa yang harus di persiapkan dalam infrastrukturnya.
Harapannya kalau sudah di isi semua jelang Lebaran semua pihak nantinya sudah tahu situasinya seperti ini, berapa juta masyakat kita yang akan mudik dan tujuannya ke mana saja, menggunakan kendaraan apa, bagikan supaya untuk mempermudah rekayasa lalu lintasnya,” jelas dia. Agung juga mengungkapkan bahwa aplikasi MOAN akan sangat persis seperti Waze. “‎Kami buatkan aplikasi yang mendekati Waze. Tapi Waze itu hanya kondisi jalanana saja, sedangkan MOAN bisa diprediksi 10 km ke depanya situasi seperti apa,” tandas Agung

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here