Pokemon Go
Timeslib.com Game terbaru produksi Nintendo, pokemon Company dan Niantic langsung menjadi game paling banyak di mainkan di seluruh dunia. Meskipun mereka belum merilis secara resmi di setiap negara, Namun APK dari Game Pokemon Go ini telah tersebar luas di internet.

Demam game Pokemon Go ini juga berlangsung di Indonesia, hingga saat ini sudah ribuan User terdaftar dari indonesia. Meskipun kita ketahui bahwa pihak Nintendo belum merilis di indonesia tapi sudah banyak yang memainkan game ini.

Bicara soal Trending game Pokemon Go ini, Beberapa waktu lalu beredar sebuah ScreenShot sebuah status yang di publikasikan oleh salah satu driver Go-Jek. Dalam statusnya tersebut ia mengungkapkan bahwa ia mendapatkan seorang penumpang yang dianggapnya ” Aneh “.

Awalnya ScreenShot tersebut dianggap Hoax oleh beberapa netizen, Namun setelah di telusuri darimana sumber ScreenShot tersebut ahirnya benar di dapat bahwa Screenshot tersebut didapat dari status yang di publikasikan oleh salah seorang driver Go-Jek. Panji, Selaku Driver Go-Jek yang mempublikasikan status pengalamanya yang mendapatkan penumpang yang dianggap “Aneh” tersebut di Grup Facebook “KORAN GOJEK KELUHAN DRIVER CUSTOMER.”

Di tulisanya tersebut Panji menjelaskan bahwa ia mendapatkan penumpang yang bikin agak kesal ungkapnya. Ia disuruh pergi kelokasi B, Namun setelah sampai ke lokasi tersebut si penumpang masih minta jalan tanpa jelas arah tujuanya.

“Customer gak jelas order gojek cuma mau nyari permainan yg di aplikasi gak tau mainan apaan emon emon (Pokemon, red.) begitu… gue berhenti di titik b, eh (customer tersebut berkata, red.) bang ayo majuan dikit lg ayo bang.. busett -_-,” ujar pengemudi Go-Jek bernama Panji Vidiantoro II di grup Facebook KORAN GOJEK KELUHAN DRIVER CUSTOMER.

Panji tampak agak kesal karena memang penumpang itu terkesan mempermainkan dirinya. Namun terlepas dari itu semua, Panji juga senang karena penumpang itu tetap membayar ongkos sebesar Rp 73 ribu.
“gak tau (si penumpang red.) nangkap apaan tp gpp dpt 73 ribu.. tuh org gua tinggal sambil nyengir2 seneng bgt P’A hahaha,” tutur Panji melanjutkan ceritanya.

Selain itu, screen capture lainnya yang juga ramai di kalangan netizen merupakan curahan hati pengemudi ojek daring UberMotor bernama Fajar Agustus Putra.

Di grup KOMUNITAS UBER MOTOR INDONESIA, ia menceritakan pengalaman serupa seperti yang diungkapkan Panji. “Gue rider Uber (Motor, red.), abis maghrib gue dapet order call. Pas gue pick up ternyata yg gue pick up orangnya masih remaja. Terus gue start trip dan di ubermap tidak ada arah tujuan. Pas gue tanya mau kemana eh tu bocah bilang mau nyari POKEMON,” kata Fajar mengawali ceritanya. Terang saja, siapa pun yang mendapati pengakuan seperti itu dari penumpang jelas akan merasa kesal. “Dalam hati gue ngomong ‘WHAT THE F*** THIS YOUNG!!!'” ujar Fajar mengungkapkan kekesalannya.

Meski demikian, Fajar bersyukur karena penumpang itu pada akhirnya tetap membayar sebesar Rp 100 ribu. “Setelah keliling nyari Pokemon di BSD City apesnya lagi batrenya abis terus gue minta maaf ama tu bocah. Alhamdulillah itu bocah ngasih uang ke gue cepe :),” kata Fajar.

Berkaca dari dua kejadian ini, pelajaran yang dapat dipetik adalah permainan Pokemon Go ternyata dapat membuat si pemain ‘kecanduan’. Sekadar informasi, Pokemon Go merupakan permainan berbasis lokasi, dimana pemain harus menjelajahi area di peta dengan GPS aktif untuk mencari dan menangkap Pokemon.

Karena itu, pemain betul-betul harus memburu Pokemon sesuai dengan lokasi yang ditampilkan di peta, sejauh apa pun itu, terlebih jika Pokemon yang sedang diburu termasuk ke dalam kategori rare, misalnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here