Selamat Hari Lahir Pancasila , Ideologi Negara Yang Tercipta Dibawah Pohon Sukun

0
310
Mi Band 2
Timeslib.com  Hari ini 1 Juni 2016 kita memperingati hari ini sebagai Hari Lahirnya Pancasila. Hari Lahir pancasila ini di peringati tiap tahunya guna mengenang perjuangan pahlawan yang ikutserta dalam memperjuangkan indonesia terutama dalam pembuatan ideologi negara.

Hari Lahir Pancasila ditetapkan merujuk pada judul pidato Presiden RI pertama Soekarno dalam sidang Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI atau Dokuritsu Junbi Cosakai) pada tanggal 1 Juni Tahun 1945. Dalam pidato itulah lahir konsep dan rumusan awal Pancasila sebagai dasar negara Indonesia.

Menteri Dalam Negeri RI Tjahjo Kumolo mengatakan Hari Pancasila ini sebagai hari bersejarah yang harus diketahui oleh seluruh masyarakat Indonesia. Menurutnya, pemahaman terhadap Pancasila dapat mempererat kehidupan berbangsa.Hari Lahir Pancasila ditetapkan merujuk pada judul pidato Presiden RI pertama Soekarno dalam sidang Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI atau Dokuritsu Junbi Cosakai) pada tanggal 1 Juni Tahun 1945. Dalam pidato itulah lahir konsep dan rumusan awal Pancasila sebagai dasar negara Indonesia.

Menteri Dalam Negeri RI Tjahjo Kumolo mengatakan Hari Pancasila ini sebagai hari bersejarah yang harus diketahui oleh seluruh masyarakat Indonesia. Menurutnya, pemahaman terhadap Pancasila dapat mempererat kehidupan berbangsa.


Proses perenungan Bung Karno

Buah pemikiran Soekarno akan Pancasila tidak muncul secara tiba-tiba. Pancasila hadir sebagai hasil dari proses perenungan diri Bung Karno selama empat tahun diasingkan ke Ende, Nusa Tenggara Barat. Pada 14 Januari 1934, Bung Karno bersama sang istri, Inggit Garnasih serta ibu mertua (Ibu Amsi) dan anak angkatnya, Ratna Djuami, tiba di rumah tahanan yang terletak di Kampung Ambugaga, Ende.

Kehidupan Soekarno dan keluarga di Ende serba sederhana dan jauh dari hiruk-pikuk politik seperti di kota besar. Dibuangnya Soekarno ke daerah terpencil dengan penduduk berpendidikan rendah memang sengaja dilakukan Belanda untuk memutus hubungan Soekarno dengan para loyalisnya

Dikutip dari buku “Bung Karno dan Pancasila, Ilham dari Flores untuk Nusantara”, Soekarno jadi lebih banyak berpikir daripada sebelumnya. Dia mulai mempelajari lebih jauh soal agama Islam hingga belajar soal pluralisme dengan bergaul bersama pastor-pastor di Ende.

Sebuah tempat Soekarno untuk berkontemplasi adalah di bawah pohon sukun yang menghadap langsung ke Pantai Ende. Pohon sukun itu berjarak 700 meter dari kediaman Soekarno. Biasanya, Soekarno pergi sendiri ke tempat itu pada Jumat malam. Di tempat itulah, Soekarno mengaku buah pemikiran Pancasila tercetus.

Ketika menjadi Presiden pertama Indonesia, Bung Karno kembali mengunjungi Ende pada tahun 1950.Bung Karno tidak lupa pada pohon sukun favoritnya itu. Di sanalah Bung Karno bercerita proses pencetusan Pancasila yang kini ditetapkan sebagai dasar negara.

Sejak tahun 1980-an, pohon sukun itu kemudian dikenal menjadi Pohon Pancasila. Namun, pohon aslinya sudah mati pada tahun 1970-an. Pemerintah setempat menggantinya dengan anakan pohon yang sama di lokasi yang sama.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here