Memperingati 10 Tahun Gempa dan Tsunami Yogyakarta

0
312
10 Tahun Gempa dan Tsunami Yogyakarta


Timeslib.com 27 Mei 2006 Tepat 10 tahun yang lalu, Daerah Istimewa Yogyakarta dilanda gempa yang mengakibatkan gelombang laut naik ke permukaan.  Sekitar pukul 6 Pagi di hari Sabtu 27 Mei 2006 itu Wilayah Yogyakarta dan sekitarnya di guncang gempa dahsyat berskala 5, 9 Skala Ricter. Desa Srihardono,  Pusat Gempa terletak di Kecamatan Pundong, Kabupaten Bantul, Yogyakarta.Desa Srihardono, Kecamatan Pundong, Kabupaten Bantul, Yogyakarta.

Setelah gempa 5,9 Skala Ricter tersebet air laut menyusut dan langsung tumpah ruah ke daratan menyapu segala yang ada di depanya. Di ketahui lebih dari 6000 jiwa menjadi korban dalam kejadian 10 tahun yang lalu ini.

Masih teringat jelas di ingatan penduduk Bantul Yogyakarta, bagaimana guncangan yang dahsyat itu menggetarkan wilayah mereka, dan dalam waktu singkat merusak bangunan sekitarnya. Tidak hanya di kagetkan dengan gempa , Mereka juga harus menyelamatkan diri dari tsunami yang datang setelah gempa besar itu,

Dan untuk memperingati 10 tahun Gempa dan Tsunami Yogyakarta ini , di pusat gempa yang terletak di Dusun Potrobayan, Srihardono, Pundong, Bantul, dibangun monumen peringatan gempa bumi 27 Mei 2006 yang menewaskan ribuan orang tersebut

Monumen dengan batu adesit setinggi 1,5 meter, di samping kiri kanan dan depan terdapat batu yang berisi prasasti yang ditandatangani Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, Rektor UPN Veteran, dan Bupati Bantul Suharsono. Lokasi pembangunan berjarak sekira 300 meter dari pusat gempa yang merupakan tempuran Sungai Opak dan Oya..

Dan setelah 10 tahun Kini Yogyakarta sudah menjadi  Daerah Istimewa kembali, Pembangunan dan Infrastruktur sudah lengkap. Membuat kota pelajar ini menjadi kian Istimewa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here