5 Jenis Makanan Yang Dapat Melemahkan Otak Sang Buah Hati

0
269
Saat ini para orang tua lebih banyak yang mencari tahu makanan apa yang paling baik untuk sang buah hati, namun melupakan makanan apa saja yang tidak baik dan bahkan melemahkan otak sang buah hati. Bunda ingin sang buah hati tumbuh sehat dan cerdas bukan? Yuk kita lihat makanan apa saja sih yang dapat melemahkan otak dan menghindarinya untuk dikonsumsi buah hati tercinta???

1. Gula

     Gula olahan yang terdapat pada makanan olahan merupakan salah satu penyebab menurunnya kemampuan otak si kecil. Berbagai makanan olahan seperti gula-gula, biskuit dan sereal yang manis hampir tidak mempunyai nilai gizi. jika makanan tersebut dikonsumsi dalam jumlah banyak akan dapat menghambat kerja otak si kecil dan berpengaruh pada kesehatan gigi serta tubuhnya.

Makanan yang mengandung gula akan meningkatkan kadar gula dalam darah si kecil dalam sekejap. Fluktuasi tersebut menyebabkan tidak stabilnya pasokan energi ke dalam otak dan berakibat menurunkan kemampuan konsentrasi, mudah tersinggung (sensitif), dan kelelahan.

       Namun bunda jangan khawatir dulu, makanan manis tetap boleh dikonsumsi oleh si kecil asalkan dikonsumsi secukupnya dengan pola makan yang seimbang. Jangan melarang si kecil memakan makanan manis, namun beri si kecil alternatif pilihan yang lebih sehat, misalnya smoothie buah, buah-buahan segar/kering, sepotong coklat bermutu tinggi dari bubuk kako, dan yoghurt buah. Makanan manis tersebut mengandung serat alami dan protein yang dapat mengurangi dampak gula olahan serta mengandung vitamin dan mineral.

2. Makanan Olahan/Cepat Saji 

Image: http://bit.ly/1CugKA9

      Makanan olahan atu cepat saji mengandung gizi yang rendah, pengawet, pewarna, penambah cita rasa, garam, dan pemanis buatan. Makanan-makan jenis ini biasanya banyak mengandung asam lemak jenuh dan asam lemak terhidrogenasi. Hal ini dapat mengakibatkan penurunan kemampuan pencernaan, sirkulasi, proses mental dan penyumbatan arteri yang meningkatkan serangan jantung dan kanker. Jadi sebisa mungkin hindari memberikan makanan olahan/cepat saji kepada si kecil ya bunda.

3. Kafein

Image: http://bit.ly/1HejKpK

       Seperti yang kita tahu bahwa kopi, teh, cokelat, dan minuman berkarbonasi memiliki kandungan kafein. Satu batang cokelat dapat mengandung kafein hingga 50 mg. Kafein ini dapat menyebabkan perubahan suasana hati yang berhubungan dengan kemampuan mengendalikan kadar gua dalam darah, karena kafein termasuk zat stimulan dan diuretika. Dari penelitian terhadap anak-anak sekolah dasar yang mengonsumsi teh setiap pagi secara teratur akan menyebabkan si anak memulai harinya dengan perasaan grogi, lelah dan lamban. Maka dari itu sebaiknya bunda memberikan si kecil yoghurt di pagi hari untuk bekal memulai aktivitasnya. Yoghurt merupakan sumber protein dan baik untuk tubuh dalam memulai hari dan serta memotivasi otak di pagi hari.

4. Minuman Berkarbonasi

Image: Everystockphoto.com

   Terkadang anak-anak sering mengonsumsi minuman manis berkarbonasi yang mudah dijumpai di pusat-pusat perbelanjaan seperti sari buah kotak. Minuman jenis ini mengandung gula yang tinggi, pengawet, pemanis buatan, pewarna, kafein dan fosfor. Semua kandungan tersebut hampir tidak ada manfaatnya bagi si anak. Fosfor merupakan zat yang dapat mengandung penyerapan kalsium, padahal kalsium sangat penting untuk produksi neurotransmitter dalam otak dan berpengaruh terhadap emosi anak.

5. Aditif dan Pengawet

Image: http://bit.ly/1Q3xqqB

     Makanan yang beredar luas saat ini banyak yang diberi sejumlah bahan yang berfungsi sebagai peningkat rasa, tekstur, tampilan serta daya tahan makanan tersebut. Sistem tubuh bayi dan anak belum matang, maka sangat rentan terhadap bahan-bahan aditif tersebut. Tidak semua bahan aditif berbahaya, tetapi beberapa diantaranya dapat menimbulkan hiperaktivitas terhadap anak-anak yang sensitif. Tidak jarang zat aditif menimbulkan reaksi alergi, daya ingat lemah, depresi dan perubahan suasana hati bagi si kecil.

Jadi sebaiknya bunda harus pintar-pintar dalam memberikan makanan kepada si kecil, karena kesehatan sang buah hati merupakan segalanya. Semoga artikel ini bermanfaat ya bunda..

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here