Berbicara di depan umum adalah hal yang sering dilakukan oleh setiap orang. Tapi tidak sedikit orang yang bingung bahkan ngeblank ketika berbicara didepan umum. Bahkan orang yang sering dan sudah terbiasa berbicara di depan umum pun mengalami kesulitan dalam menyampaikan pesan kepada public. Hal ini terkadang yang menjadi alasan sebagian orang takut atau grogi berbicara di depan umum. Jika kita melihat realita yang terjadi, orang yang berani berbicara di depan umum lebih diuntungkan ketimbang orang yang lebih memilih berdiam diri.

Mongol
Image Source: indocheatvip.com

Bagi sobat yang menginginkan tips dan trik untuk berani tampil ketika berbicara di depan umum, saya mempunyai pengalaman untuk dishare kepada sobat Timeslib. Perlu diingat setiap orang mempunyai gaya dan tips tersendiri untuk menghilangkan grogi dan tampil berani berbicara di depan umum.

Tips Menghilangkan Rasa Grogi  Saat Berbicara di Depan Umum

1. Ingatlah. Semua orang itu sama, pada akhirnya mereka akan ‘mati’ juga

Konsep ini yang selalu saya tanamkan ketika mulai resah saat berbicara di depan umum. “nanti kalo saya salah gimana”, “nanti kalo saya ditertawakan gimana”, “nanti kalo saya keliatan bodoh gimana”, “nanti kalo saya dikeluarkan gimana”, kalo saya dipermalukan gimana”, inilah pertanyaan-pertanyaan intrapersonal yang sering merusak pikiran kita.

Konsep saya sederhana dalam menyikapi ini, meskipun sedikit nyeleneh, tapi tips tentang konsep ini yang telah mengubah saya serta memberi spirit untuk tampil berani. Siapa sih yang sempurna di dunia ini? Siapa sih yang tidak pernah diketawain? Ingat sob nabi Muhammad SAW sendiri pernah diketawain sama orang-orang jahiliyah, tapi nabi Muhammad SAW tidak pernah malu, minder, atau takut dalam menyampaikan kebenaran. Bukankah kita harus meneladani beliau??

Meskipun sobat-sobat susah mengubah fikiran akan pertanyaan-pertanyaan yang menggangu sebelum tampil, ingatlah mereka hanya manusia (audiens) yang nantinya akan ‘mati’ juga. Meskipun hal buruk terjadi, ini tidak akan bertahan lama karena mereka pada akhirnya akan ‘mati’. Hal buruk ketika kalian tampil, hanya bagaikan setitik debu di padang pasir. Jadi sobat-sobat tidak usah berfikir hal yang macam-macam ketika tampil, ketika penampilan bagus mereka akan mengingatnya sedangkan ketika buruk, penampilan sobat hanya ibarat setitik debu dipadang pasir dalam kehidupan mereka. So, kenapa harus takut??

2. Tataplah 3 titik segitiga pada wajah audiens

Saya pernah mengikuti kuliah public speaking tentang “memahami bahasa tubuh”. Ketika berbicara di depan umum, buatlah 3 titik di depan wajah audiens. 3 titik tersebut merupakan body language pembicara agar pesan yang disampaikan bisa efektif. Selain itu saya juga pernah mempraktekan tips ini untung menghilang grogi lewat bahasa tubuh. Dan ternyata tips ini cukup ampuh diterapkan saat tampil di depan umum.

  • Titik segitiga pertama: Dua titik di mata ditambah dengan satu titik di hidung. Kemudian gabungkanlah ketiga titik itu sehingga membentuk segitiga terbalik. Lakukanlah hal ini ketika sobat membicarakan hal yang serius (formil).
  • Titik segitiga kedua: satu titik di hidung, ditambah dua titik di pinggir garis bibir. Gabungkanlah titik ini sehingga membentuk segitiga. Lakukanlah hal ini ketika sobat mulai membicarakan hal yang bersifat bercanda atau menghibur audiens
  • Titik segitiga ketiga: dua titik di pinggir garis bibir, dihubungkan dengan satu titik di tenggorokan (daerah jakun pada lelaki), hal ini ketika sobat mulai membicarakan hal yang bersifat pribadi atau personal.

Perlu diingat bahwa ketiga titik ini merupakan titik koordinat secara umum dalam pandangan, bukan dilakukan secara terus menerus tanpa mengalihkan pandangan. Inget sob, ntar pada salah paham lagi. Haha.

3. Lakukanlah gerakan non verbal untuk membantu

Gerakan-gerakan non verbal sangat membantu dalam menyampaikan sebuah pesan di depan umum. Gerakan non verbal seperti mengangkat tangan dipercaya memberikan energi tersendiri dalam menyampaikan pesan di depan umum. Gerakan-gerakan non verbal juga dipercaya dapat menghilangkan grogi pada seseorang saat tampil didepan umum. Biasanya orang yang grogi atau ngeblank saat tampil di depan umum, sering menyebut dengan istilah “keringat dingin”.  Saya menyakini hal ini adalah benar, karena di saat grogi, aliran darah seseorang berjalan pelan meskipun denyut jantung bekerja lebih cepat. Bahkan aliran darah terkadang berjalan pelan saat menuju kaki dan kepala seseoran, sehingga banyak yang merasakan dingin di bagian kaki, tangan dan kepala saat grogi tampil di depan umum.

Raditya Dika
Raditya Dika – Cinta Dalam Kardus

Keadaan tubuh yang kaku serta denyut jantung yang lebih cepat, membuat seseorang pucat ketika grogi mulai melanda. Tentu gerakan non verbal dapat membatu dan memberikan energi tersendiri disaat menyampaikan pendapat di depan umum. Sehingga tak jarang kia melihat orang yang menggebu-gebu saat menyampaikan pendapat yang diiringi dengan gerakan tangan atau bagian tubuh lainnya. So, sobat bisa mencoba dan mempraktekakan tips ini saat tampil di depan umum.

4. Aturlah pernafasan saat berbicara

Saat orang grogi atau ngeblank biasanya ditandai dengan irama suara yang tidak karuan serta pola ucapan yang tidak teratur. Pengaturan pernafasan dan jeda saat berbicara di depan umum, digunakan untuk mengambil moment dan memikirkan kata-kata selanjutnya.

Ketika sobat berbicara terlalu cepat, hal ini mengakibatkan kinerja otak berfikir lebih cepat. Biasanya di saat-saat tertentu otak mengalami masa-masa mandek atau ngeblank untuk memikirkan pembicaraan selanjutnya. Ketika pernafasan tidak teratur ditambah tidak adanya waktu jeda untuk berfikir, di saat itulah sobat mulai merasakan grogi. Jadi aturlah pernafasan sedemikian baik serta waktu jeda di selang bait-bait pembicaraan.

5. Peka dikit dong

Ini adalah tips jitu untuk menambah performa sobat saat tampil. Menyatu dengan audiens adalah cara terbaik seseorang dalam menghilangkan grogi di depan umum. Ketika mulai menyatu dengan audiens, pembicara akan terasa lebih santai dan rileks, karena menganggap audiens adalah dirinya, sehingga pembicara (komunikator) seakan-akan berbicara dengan diri mereka sendiri.

Biasanya grogi atau ngeblank terjadi saat komunikator (pembicara) memikirkan sesuatu hal lain di luar konteks pembicaraan. Inget sob kalian lagi ngomong di depan umum, jadi focus aja dulu. Masalah kredit motor ntar aja dah. Haha.

Perhatikanlah tingkah laku audiens sobat-sobat semua, jika mereka mulai bosan carilah pembicaraan yang menarik. Ini bentuk proses sebab akibat, ketika sobat mulai garing audiens akan memperlihatkan gerakan-gerakan non verbal kalo mereka sudah mulai bosan. Nah disaat inilah biasanya pembicara menagkap respon audiens, yang pada akhirnya mereka ngeblank sendiri. Jadi sobat semua peka dikit ya terhadap audiensnya. Hehehe

6. Praktek

Ini adalah jurus terakhir yang ane share ke sobat-sobat Timeslib. Teori tanpa praktek ibarat pengen hape gag punya duit, sakitnya tuh dimane-mane. Hehehe. Mulailah praktek berbicara dari sekarang. Hal yang terpenting adalah sering-seringlah membaca buku atau tulisan untuk menambah referensi pengetahuan sobat-sobat semua.

Demikian tips dan trik menghilangkan rasa grogi berbicara di depan umum. Mudah-mudahan tips ini dapat membantu teman-teman dalam menghilangkan rasa grogi dalam berbicara di depan umum. Selamat mencoba J

Kiriman dari pembaca Timeslib, Rahmat Pasca Risalah
Bagi yang punya tulisan bersifat membangun, informatif dan menghibur, bisa kirim tulisan kamu ke email redaksi Timeslib ([email protected]).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here